Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN : Nurjani, Guru Agama di Sekolah Dasar (SD) 146281 di Desa Sayur Manincat, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal telah Lima belas tahun mengabdi jadi Guru Honor, berharap bisa diangkat jadi PNS.

Saat ditemui berita di tempat mengajarnya, Nurjani menceritakan awal dia jadi Guru Honor di SD 14682 ini. sejak menammatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah Negeri satu Padang Sidimpuan Tahun 1993 lalu, Nurjanah saya langusng mengajar di Sekolah ini saya menjadi Guru Honor di sekolah ini sudah lama kurang lebih 15 tahun. Pertama menjadi guru honor memang sangat sulit karena gaji yang di terimanya pertama menjadi guru sebesara Rp 30.000, tahun demi tahun gaji aku juga naik, sekarang gaji saya sebesar Rp 300.000 perbulannya.

Lanjut Nurjani, memang gaji yang saya terima belum cukup untuk menghidupi keluaraga saya, untuk menambah penghasilan saya mengajar sore di sekolah mengaji yang berada di Desanya. Nurjanah juga mengatakan sudah sering mengajukan supaya bisa menjadi PNS, namun tak kunjung tembus.

Nurjani yang di karunia dua orang anak ini hidup memprihatinkan terpaksa dijalaninya, karena gaji yang di terimanya sangatlah minim untuk menghidupi keluarganya. Untuk meringankan bebanya Nurjannah ia harus rela tinggal dirumah Dinas Sekolah yang sudah usang dan bocor

Namun kondisi ini tidak membuat guru honor spesialis kelas satu ini patah semangat dengan serba kekurangannya itu. Pekerjaan mulia dan mengabdi bagi negara yang membuatnya terus bertahan untuk bertahan walapun tak kunjung jadi PNS.

Nurjannah menambahkan, memang mungkin nasip seperti ini tidak hanya saya saja yang seperti ini yang telah menjadi Honor tetapi tidak kunjung PNS, dan pendapatnya tidak mencukupi untuk keluarga. Jadi Harapan Nurjannah kepada pemerintah Kabupaten, Provinsi, Pusat supaya memperhatikan dan mengakat Guru-guru Honor yang telah mengabdi kepada Negara berpuluh-puluh tahun menjadi PNS.

Gambaran kehidupan Nurjani hampir mirip dengan kehidupan sekitar 500 guru honor di Kabupaten Mandailing Natal, rata rata guru honor didaerah ini hanya berpenghasilan dibawah rp 500 ribu per bulan meski sudah mengabdi selama belasan tahun.

Sementara Kadis Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Musaddad Daulay yang dikonfirmasi Wartawan, Jum’at (19/11) di ruang kerjanya mengatakan setiap tahunnya tetap berusaha membantu para guru honornya agar diterima menjadi pegawai negeri sipil.

Musaddan mengaku hanya mengajukan data para pegawai honor ke badan Inspektorat agar dilakukan perivikasi data untuk keperluan pengankatan PNS. Karena prosedur pengangkatan guru honor menjadi PNS merupak wewenang inspektorat dan badan kepegawaian dan kepala daerah kemudian diajukan ke Menpan di pusat.

Lanjut Musaddad, saat ini sedang memproses lebih dari 300 guru honor 72 orang diantaranya sudah lolos dari inspektorat 211 orang sedang diproses di inspektorat dan 70 orang lainnya sedang diperivikasi di Dinas Pendidikan. (tin)
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SBY korbankan rakyat sendiri

    SBY korbankan rakyat sendiri

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aboe Bakar Al Habsyi berpendapat pemberian pembebasan bersyarat kepada terpidana kasus narkoba asal Australia, Schapelle Leigh Corby, sama seperti mengorbankan rakyat sendiri. Corby merupakan salah satu terpidana kasus narkoba jaringan internasional yang berpotensi merusak masa depan rakyat Indonesia. “Ini tidak memberikan efek jera terhadap para pengedar narkoba, padahal Corby adalah Ratu Marijuana yang […]

  • Sengketa lahan di Paluta ricuh

    Sengketa lahan di Paluta ricuh

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    GUNUNGTUA – Terkait sengketa lahan yang terjadi antara warga dengan PT Wonorejo Perdana di Ujung Gading, Kecamatan Simangambat Kabupaten Padanglawas Utara yang tak kunjung tuntas berujung kemarahan massa. Satu unit alat berat milik perusahaan PT Wonorejo Perdana dibakar massa, setelah buldozer tersebut melakukan perusakan lahan sawit masyarakat sehingga warga mengamuk. Dari peristiwa itu, empat warga […]

  • Seto Mulyadi Hadiri Sidang Kasus Sandal Jepit

    Seto Mulyadi Hadiri Sidang Kasus Sandal Jepit

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KASUS PENCURIAN SANDAL : Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi (kanan) berbincang dengan terdakwa kasus pencurian sandal AAL (15) sebelum berlangsungnya sidang kasus tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/1). AAL didakwa melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 362 KUHP terkait aksi pencurian sandal jepit bekas milik Briptu Ahmad […]

  • Silangitkoi Pilihan Tepat untuk Buka Bersama

    Silangitkoi Pilihan Tepat untuk Buka Bersama

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wisata sawah tiga dimensi Silangitkoi Hutasiantar bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda dan keluarga atau kolega untuk tempat berbuka puasa bersama. Tempat wisata yang belakangan viral di Mandailing Natal ini menawarkan berbagai makanan dan minuman yang tentunya menggugah selera, seperti asam padeh, ikan mas bakar, rendang belut, dan berbagai masakan khan […]

  • BKD Madina Belum Terima Salinan Pengumuman CPNS

    BKD Madina Belum Terima Salinan Pengumuman CPNS

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum memperoleh daftar nama-nama yang lolos hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2013. “Hingga kini kita belum memperolehnya dari Jakarta,” kata Sekretaris BKD Madina, Kaspan Usman Nasution di ruang kerjanya kepada Mandailing Online, Selasa petang (24/12/2013). Menurunya, jika salinannya sudah mereka dapatkan, akan […]

  • SMA 1 Kotanopan Juara Umum Marching Band se-Sumatera

    SMA 1 Kotanopan Juara Umum Marching Band se-Sumatera

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – SMA Negeri 1 Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) berhasil meraih juara umum  dalam kejuraan Marching Band Raja Majestic Champhionship III se-Sumatera yang  berlangsung tanggal 5-6 September 2015 lalu di Universitas Negeri Medan. Ini perolehan luar biasa, karena grup SMA Negeri 1 Kotanopan ini harus menyisihkan grup-grup dari berbagai daerah di pulau Sumatera. […]

expand_less