Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Sinabung Aman, Jangan Terprovokasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
  • print Cetak

Tanah Karo, – Masyarakat Tanah Karo, khususnya yang berdomisili di kawasan kaki perbukitan Gunung Sinabung sekitarnya, dan para wisatawan diimbau tidak terpengaruh provokasi isu miring yang menyatakan gunung yang berada di ketinggian 2.460 m dpl itu, meningkat statusnya.
“Sesuai laporan bulanan pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pos Pengamatan Gunung Berapi Sinabung, tertanggal 1 Agustus 2013 lalu, Sinabung masih tetap berada di level II (waspada), “ ujar Kabid Humas Pemkab Karo, Jhonson Tarigan kepada MedanBisnis, Selasa (13/8).

Lebih lanjut ia mengatakan, status waspada atau yang lazim juga dikenal dengan sebutan level II yang diberlakukan terhadap Gunung Api Sinabung, jangan disalah pahami oleh masyarakat dan turis. Karena sejak kepulangan masyarakat pada akhir bulan September Tahun 2010 lalu, status gunung api yang sebelumnya menyandang tipe B (aktif dan belum tercatat letusannya) itu, tetap di level II.

“Disini dibutuhkan pemahaman agar tidak salah mengartikan status Gunung Sinabung yang dari tipe B berubah menjadi tipe A pasca letusan, hari Minggu 29 Agustus dini hari, Tahun 2010 lalu. Jadi kita jelaskan, bahwa hingga saat ini tidak ada peningkatan status Gunung Sinabung,” papar Jhonson Tarigan didampingi stafnya, Toni Eden Tarigan.

Hanya saja, ungkap Jhonson lebih jauh, sehubungan aktivitas gunung api yang berada di Kecamatan Naman Teran itu, sesuai laporan pihak PVMBG pada awal bulan ini, berdasarkan data pengamatan secara instrumental (seismik) dan secara visual, ada mengalami sedikit peningkatan gempa vulkanik dalam (VA) dari bulan sebelumnya (Juni dan Juli 2013).

“Sekali lagi kita himbau agar jangan panik, khusus kepada warga yang beraktivitas di radius 2 Km dari kawah, apabila mencium bau belerang yang menyengat, disarankan menggunakan penutup mulut/masker. Apapun isu yang berkembang di lapangan, warga diminta berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan setempat atau langsung bertanya ke Pos Pengamatan Gunung Sinabung di kawasan Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat,” kata Jhonson.

Kadis Pariwisata Seni dan Budaya (Parsenbud) Pemkab Karo, Dinasti Sitepu S Sos ditempat terpisah menyatakan status Gunung Api Sinabung saat ini, tidak perlu di provokasi apalagi dipolitisir. Karena pada kenyataannya sesuai catatan dan laporan PVMBG, Pos Pengamatan Gunung Berapi Sinabung, pada bulan Juni dan Juli 2013, tidak terekam adanya Tremor (getaran ditubuh gunung).

“Jangan salah artikan status gunung. Bukan menuduh, tetapi mungkin saja adanya isu peningkatan status Gunung Api Sinabung, dari ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab, yang ingin merusak perekonomian warga, khususnya yang bergerak dibidang jasa wisata dan pertanian. Apabila status gunung api naik, tentunya pemerintah tidak akan tinggal diam,” kata Dinasti. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Nisel dan Asisten I ditahan Poldasu

    Sekda Nisel dan Asisten I ditahan Poldasu

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Didampingi penasehat hukumnya, Sehati Halewa (Sekda) Nias Selatan, Asa’aro Laia bersama Asisten I, Feriaman Sarumaha keluar dari ruangan Subdit III Tipikor  Direktorat Reserse Kriminal Khusus tadi malam. Usut punya usut, Asa’aro Laia bersama Feriaman Sarumaha, baru saja usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 8 jam. Informasi menyebutkan hari ini, diperiksanya kedua pejabat tersebut, […]

  • MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Langkat : Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat meminta pihak berwenang dan terkait untuk merumuskan sikap konkrit berupa kebijakan mengatasi berbagai bentuk kemaksiatan yang semakin memprihatinkan di daerah setempat. “Perlu sikap konkrit atas kemaksiatan yang selain telah melanggar norma agama, juga menciderai Langkat sebagai bumi religius,” kata H Saleh Hamid, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat […]

  • APDESI Diminta Netral Pada Pemilu Kada Tahun 2024 ini

    APDESI Diminta Netral Pada Pemilu Kada Tahun 2024 ini

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) diminta netral dalam perhelatan Pilkada tahun ini, hal ini dikatakan Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution melalui Asisten II dr.Syarifuddin Nasution saat Silaturahmi Daerah ( Silatda ) Kerja Desa se Kabupaten Madina Kamis 30/5/2024 di Gedung Serba Guna Aek Godang Panyabungan. “Saya […]

  • Ketua IMAM Diminta Maju Calon Bupati Madina

    Ketua IMAM Diminta Maju Calon Bupati Madina

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rahmad Lubis diusulkan untuk maju mencalonkan diri sebagai kandidat bupati Mandailing Natal (Madina) pada pilkada Madina yang akan dilangsungkan pada Desember 2015. Rahmad Lubis adalah ketua Ikatan Masyarakat Asal Mandailing (IMAM) kota Balikpapan, Kalimatan Timur, berasal dari Mandailing Julu, Madina. Desakan itu berdatangan dari berbagai penjuru, baik yang berada di […]

  • Kuasa Hukum : Foto di Medsos bukan lokasi PT. TBS

    Kuasa Hukum : Foto di Medsos bukan lokasi PT. TBS

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Tri Bahtera Srikandi (TBS) sejauh ini tak pernah merusak hutan bakau (mangrove) di Pantai Barat Mandailing Natal dalam aktvitas perkebunan sawit. Itu diungkapkan kuasa hukum PT.TBS, H Ridwan Rangkuti, SH.MH dalam konferensi pers di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Kamis (15/8/2019). Penjelasan itu disampaikan Ridwan Rangkuti menyusul munculnya tuduhan perusakan […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 1)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution PRAKATA Mengidentifikasi tipikal Mandailing membutuhkan kajian yang komprehensif. Amat naif jika hanya menggeneralisir begitu saja bahwa Mandailing hanya sebatas teritorial saja, tanpa acuan-acuan yang signifikan. Apalagi kita meyakini bahwa filsafat, norma, dan budaya—yang sering digunakan untuk pengelompokan sosial—bukanlah satuan-satuan yang berdiri sendiri tanpa pengaruh dari identitas suku lain. Studi sastra banyak […]

expand_less