Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
  • print Cetak


Jakarta, Penegak hukum harus bersih dari korupsi. Jangan sampai sebagai pihak yang bertugas melakukan perang terhadap korupsi justru malah tidak beres. Upaya pemberantasan korupsi tidak akan maksimal.

“Cegah dan berantas korupsi di lingkungan penegak hukum. Sebagai yang menghunus pedang, penegak hukum harus yang berdiri paling depan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan di acara Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2010 yang digelar KPK di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (1/12). Acara ini dihadiri oleh para menteri dan pejabat negara.

Pemberantasan korupsi itu pun akan efektif kalau penegak hukum bersih. “Kalau ingin menyapu lantai yang kotor pastikan menggunakan sapu yang bersih,” tambahnya.
Presiden menuturkan, iklim takut korupsi makin menguat dan makin terbangun di Indonesia. Namun tetap saja ada oknum yang nekat melakukan korupsi.

“Masih ada yang mencuri-curi, siapa tahu nggak ketahuan. Tapi kita rasakan tidak semerdeka dahulu. Korupsi penyimpangan atau fraud masih terjadi, korupsi di daerah masih terbuka, pejabat daerah yang diperiksa masih banyak,” tutupnya.

Awasi Ketat BC, Pajak dan BUMN

Upaya pemberantasan korupsi dilakukan di segala bidang. Tidak terkecuali di institusi yang memberikan penerimaan bagi negara. Di institusi seperti itu justru pengawasan harus diawasi ekstra ketat. “Berikan atensi pada Pajak dan Bea Cukai, dan BUMN apalagi yang besar. Mereka punya dividen dan pajak bagi negara,” kata SBY.

Lembaga-lembaga itu, termasuk kementerian yang memberikan kontribusi bagi penerimaan negara harus bersih dari praktek tercela korupsi. “Berikan atensi yang lebih besar bagi yang mengelola aset dan keuangan negara,” tambahnya.

Pemberantasan korupsi di Indonesia, lanjut SBY diharapkan terus dapat lebih baik lagi. Semua jajaran pemerintah baik pusat maupun daerah harus benar-benar mendukung upaya pencegahan korupsi.

“Saya sungguh ingin prakarsa yang baik ini dapat mencegah terjadinya korupsi dan penyimpangan dari semua jajaran pemerintah pusat maupun daerah, unsur eksekutif, legislatif maupun yudikatif, negara maupun swasta,” tutupnya.

Terbesar di Pengadaan Barang

Sementara itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan data bahwa praktek rawan korupsi di instansi publik banyak terjadi di pengadaan barang. Praktek pengadaan barang yang rawan korupsi itu yakni pada pembesaran anggaran. “Berdasarkan data yang masuk di KPK, motif terjadinya korupsi tersebut kebanyakan terjadi pada pengadaan barang yakni praktek-praktek pembesaran anggaran,” ujar Wakil Ketua KPK M Jasin.

Menurut Jasin, korupsi di pengadaan barang sudah meluas terjadi dan dilakukan secara sistemik. Oleh karenanya korupsi itu digolongkan sebagai kejahatan luar biasa, bukan hanya lokal saja namun juga internasional. Jasin menambahkan, berdasarkan survei yang dilakukan KPK selama ini seperti survei integritas yang dilakukan beberapa saat yang lalu angka transparansi di instansi publik tergolong masih rendah.

Karena itu, pihaknya meminta instansi publik seperti kementerian dan pemda untuk lebih meningkatkan sisi transparansi.”Meskipun juga ada beberapa instansi yang kita nilai cukup baik berdasarkan survei tersebut,” imbuh dia. Dalam kesempatan ini, Jasin mengungkapkan KPK sudah memiliki KPK whistle blower system (KWS) yakni pengaduan online di situs KPK dan juga dapat diakses masyarakat secara luas.

Pada tahun ini, lanjut Jasin, KPK juga telah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mengawasi pembangunan-pembangunan infrastruktur yang rawan terjadinya korupsi. “Kerjasama tersebut telah terjalin dengan kerjasama dengan Pak Djoko Kirmanto sehingga transparansi dapat dikedepankan,” tutup dia. (dtc)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika Hadiri Pramuktamar ke-48 Muhammadiyah

    Wabup Atika Hadiri Pramuktamar ke-48 Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Pengajian Akbar Gebyar Pramuktamar ke-48 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Madina di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Panyabungan, Minggu (26/6). Gebyar Pramuktamar memiliki berbagai rangkaian acara yaitu, Milad Aisyiyah ke-105 dan pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Muhammadiyah Madina (PC IMM Madina). Ketua […]

  • Reinventing Government: Saatnya Pemkab Madina Menjadi Motor Kebangkitan Ekonomi Daerah

    Reinventing Government: Saatnya Pemkab Madina Menjadi Motor Kebangkitan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Ekonomi nasional tengah mengalami kelesuan yang serius. Dalam situasi seperti ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) harus lebih sigap membaca kondisi perekonomian warganya, kelesuan ekonomi harus segera diantisipasi. Solusi tercepat tidak sekedar menunggu uluran tangan dari pemerintah pusat, melainkan dengan menciptakan produktivitas dan ekspansi pasar baru di tingkat lokal […]

  • Aisha Roberson: Islam Bukan Milik Bangsa Arab

    Aisha Roberson: Islam Bukan Milik Bangsa Arab

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musim panas tahun 1991, Aisha Roberson menemukan ajaran Kristen di dalam Alquran. Ini dilakukannya selama dua tahun, sebelum akhirnya ia memutuskan menjadi Muslim. Alhamdulillah. “Aku menemukan kebenaran dalam Alquran. Aku baca surat Al-Maidah ayat 82-85. Ini menguatkan kerinduanku menjadi Muslim,” kenang dia seperti dilansir onislam.net, Rabu (20/11). Aisha mengalami perubahan drastis dalam hidupnya selama menjalani […]

  • Saatnya Mobil Pemadan Disediakan di Pantai Barat

    Saatnya Mobil Pemadan Disediakan di Pantai Barat

    • calendar_month Senin, 16 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    4 Unit Rumah Tak Terselematkan di Natal NATAL (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) didesak menempatkan mobil pemadam kebakaran di wilayah Pantai Barat. Sebab, hingga kini satu unit pun belum ada mobil pemadam di kawasan yang memiliki 6 kecamatan itu. Dan selama ini, jika ada kebakaran, kehadiran mobil pemadam tepat waktu masih jauh dari […]

  • Harapan Parbetor untuk Paslon SAHATA

    Harapan Parbetor untuk Paslon SAHATA

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) Saipullah-Atika (SAHATA) tidak hanya didukung kaum elite. Rakyat akar rumput (grassroots) pun bergerak untuk mendukung dan memilih SAHATA agar menjadi bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030. Kali ini dukungan akar rumput itu disuarakan oleh para pejuang nafkah keluarga dari kalangan pengemudi becak motor (Parbetor). Mereka […]

  • Menghitung Detak Jantung Bandara Madina

    Menghitung Detak Jantung Bandara Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Apakah ATR Wings Air bakal menggeser Capung Susi Air? Jawabannya, tergantung pada siapa yang menjadi penumpangnya – pelanggan, dan berapa lama jantung JBAH Nasution berdetak dan memberi ruang lega bagi moda darat – tak jadi korban euforia aviasi semusim? Kabar bahwa Lion Air Group melalui Wings Air akan membuka […]

expand_less