Jumat, 24 Apr 2026
light_mode

Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Peduli Batubara Unjukrasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
  • print Cetak


Limapuluh, Ratusan massa tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Batubara menggelar unjukrasa damai di Kantor DPRD Jalan Perintis Kemerdekaan Limapuluh Selasa (1/2).

Sebagian besar massa berasal dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), di antaranya Pemuda Pancasila (PP), Generasi Muda FKPPI, Ikatan Pemuda Karya dan masyarakat lainnya.

Massa menyampaikan tuntutan melalui orasi yang disampaikan secara bergantian oleh juru bicara (jubir) Abdul Rozak Simorangkir, Ali Hatta dan Hendri Matondang, agar DPRD Batubara segera mengeluarkan rekomendasi, minta Menteri Dalam Negeri mengeluarkan izin pemeriksaan kepada Kepolisian untuk memeriksa dugaan kasus tindak pidana hukum yang dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) HGMS.

Dugaan tindak pidana hukum oleh Wabup HGMS di antaranya masalah pribadi. Demikian juga kebijakannya selama Bupati Batubara H OK Arya Zulkarnain SH MM cuti melaksanakan ibadah haji, memberhentikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ahmad Ilham SH M AP. Kemudian membatalkan kerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) prihal seleksi ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010.

Padahal kerjasama sudah lebih dahulu ditandatangani Bupati OK Arya dan Rektor UI. Lalu HGMS melakukan kerjasama dengan Universitas Pajajaran (Unpad) Bandung. Selanjutnya kasus ‘maling teriak maling’ dengan menggelindingkan issu adanya kecurangan seleksi ujian CPNS.

Massa juga meminta dan mengingatkan DPRD Batubara tetap solid mendukung program-program pemerintahan dan pembangunan yang dilakukan Bupati H OK Arya. Selain itu dewan juga diminta tidak terlibat dengan petualangan politik Wabup HGMS yang dapat memperkeruh suasana kondusifitas yang selama ini terjadi di Batubara.

Menaggapi pernyataan sikap massa, DPRD melalui panitia angket yang dipimpin Sahari Zakaria SH, Hamonangan Simatupang dan Sarianto Damanik tersebut berjanji menindaklanjuti dengan berkonsultasi lebih dahulu kepada Menteri Dalam Negeri dan Mahkamah Agung serta pihak terekait lainnya.

Mendengar jawaban anggota dewan, massa bubar. Selain tiga pimpinan panitia angket , anggota dewan yang hadir menerima pengunjukrasa itu, H Dazanul Fadli M Ag, Buyung, Ahmad Muktas, Suriyono, Suharto BA, H Sutan Sitompul, Efendi Tanjung, Usman, Syahroni dan Ahmad Badri. (al)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2022

    Ini Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2022

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Capaian kinerja pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tahun 2022 merupakan potret atas apa-apa saja yang sudah dilakukan selama tahun 2022 sehingga dapat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Secara moral pemerintah Kabupaten Mandailing Natal merasa perlu menyampaikan hal ini, agar seluruh masyarakat bisa mengetahui perbaikan yang dilakukan di berbagai sektor dengan cara yang […]

  • Harun – Ichwan Resmi Diusung Partai Gerindra Pada Pemilukada Madina 2024

    Harun – Ichwan Resmi Diusung Partai Gerindra Pada Pemilukada Madina 2024

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan- Mandailing Online : Partai Gerindra resmi mengusung H. Harun Mustafa Nasution dan H. Muhammad Ichwan Husein sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), Sumut. Keputusan itu ditandai dengan diterimanya dokumen ( B. 1- KWK) yang diserahkan oleh Wakil Ketua Gerindra Sumut Ade Jona Prasetyo didampingi Sekretaris H. Sugiat Santoso kepada […]

  • Ketua IMPT: Mahasiswa Jangan Jadi Pemecah Belah Masyarakat Tabuyung

    Ketua IMPT: Mahasiswa Jangan Jadi Pemecah Belah Masyarakat Tabuyung

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Unjuk rasa gabungan mahasiswa yakni HMI, GMNI dan SEMMI ke kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Senin (5/8/2024) ditengarai tidak satupun warga Desa Tabuyung. “Berdasarkan pantauan kami, tidak satupun mahasiswa atau masyarakat di massa demo yang berasal dari Desa Tabuyung ataupun yang pernah […]

  • Hutan Malintang Julu Digunduli Orang Kaya

    Hutan Malintang Julu Digunduli Orang Kaya

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Wilayah hutan Desa Malintang Julu Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina) dikhawatirkan semakin gundul dan kian hilangnya daya serap air yang dibutuhkan sungai Pata Botung. Aktivitas penggundulan ini akibat ulah segelintir warga melibatkan Kepala Desa, Hottop Nasution yang diduga secara membabibuta menjual kawasan-kawasa hutan desa kepada orang-orang kaya bagi pembukaan perkebunan berskala […]

  • Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA- Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras. "Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu," kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5). […]

  • Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

    Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani S.Pd.I Guru tinggal di Medan Kran investasi asing kian terbuka lebar, agaknya memberi peluang baru dunia perekonomian Indonesia, namun tentu perlu ditelisik ulang, karena investasi asing bisa jadi dua bilah mata pisau. Butuh siaga ketat dalam menerima investasi asing, jangan sampai rakyat dirugikan, karena sejatinya semua kebijakan negara harus ditujukan untuk kepentingan rakyat. […]

expand_less