Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Atika: Jadikan 1 Muharram Momen Gerakan Evaluasi Merubah Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
  • print Cetak

Tahun baru Hijriah harus maknai sebagai evaluasi dan membuat pijakan baru. Momentum berpindah atau bergerak ke arah yang lebih baik untuk mencapai Madina yang Madani.

Itu ditekankan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, diunggah pada akun pribadinya di facebook, Selasa (10/8/2021)

Tahun baru bukan sebatas perayaan, euforia atau penanda hari libur. Melainkan harus dipandang sebagai satu momentum untuk melakukan evaluasi dan membuat pijakan baru dalam melangkah ke depan.

“Kemajuan Madina tidak akan bisa terjadi kalau kita — pemerintah dan masyarakat  –masih betah dengan cara-cara lama yang membuat kita tertinggal,” kata Atika.

Peristiwa hijrah dianggap sebagai momentum besar bagi Islam yang merupakan simbol perpindahan masa jahiliah ke masyarakat madani.

Disebutkannya, ketiadaan penanggalan dan penulisan tahun pada masa Rasulullah dan Abu Bakar Ash-Shiddiq menyulitkan beberapa gubernur Islam yang bertugas di wilayah yang jauh dari pusat kekuasaan Islam saat itu, Makkah dan Madinah. Baru di masa Umar bin Khattab kesulitan ini diurai dengan membuat penanggalan Islam. Ali bin Abi Thalib mengusulkan peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Mekkah ke Yatsrib.

“Mari jadikan tahun baru 1 Muharram 1443 H sebagai momentum hijrah. Berpindah atau bergerak ke arah yang lebih baik untuk mencapai Madina yang Madani,” katanya.

“Selamat tahun baru Islam 1 Muharram 1443 H. Mari songsong perubahan, tingkatkan solidaritas dan kuatkan toleransi untuk sama-sama berjuang melewati pandemi ini,” imbuhnya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fitnah Dalam Politik

    Fitnah Dalam Politik

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

                                                                                                   Oleh:Pambudi Mahasiswa STAIM Jend AH. Nasution sambil terisak-isak dalam sambutan terakhirnya menyebutkan fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan – ketika melepaskan para jenderal AD yang tewas dibantai G 30 S/ PKI dalam satu upacara penghormatan militer. Berulang kali kata fitnah itu terucap dari bibirnya. Inilah ingatan sejarah kita sebagai bangsa yang pernah didera […]

  • TS Calon Bupati Diminta Turunkan Baliho Liar

    TS Calon Bupati Diminta Turunkan Baliho Liar

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Madina meminta semua tim kampanye pasangan calon bupati menurunkan alat peraga kampanye liar. Sebab, alat peraga kampanye liar seperti baliho, spanduk dan poster yang dipasang para TS masing-masing calon telah melanggar aturan yang berlaku, yakni alat peraga kampanye (APK) di luar yang dicetak oleh KPU Madina. Berdasar Peraturan KPU nomor […]

  • Helmi Nasution belum diserahkan ke Jaksa

    Helmi Nasution belum diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penyidik Kepolisian Daerah Sumut gagal, atau belum dapat menyerahkan Ketua Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Helmi Nasution dan Rektor Chairul Mursin ke Kejaksaan, karena keduanya berada di luar kota. Helmi dan Chairul diperiksa sebagai tersangka karena menjalankan akademik tanpa izin pemerintah. “Semestinya keduanya diserahkan ke Jaksa kemarin. Tetapi karena alasan mengikuti kegiatan […]

  • Menelisik Asal Nama ‘Sumatra’ dalam Catatan Penjelajah Barat dan Islam

    Menelisik Asal Nama ‘Sumatra’ dalam Catatan Penjelajah Barat dan Islam

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak selamanya Pulau Sumatra bernama Sumatra. Nama ‘Sumatra’ sejatinya tidak diketahui oleh penduduk di pulau itu. Berbagai nama dibubuhkan untuk pulau terbesar keenam di dunia ini oleh para penjelajah asing. Nama yang dikenal justru adalah Pulau Perca (atau Pritcho dalam dialek Melayu selatan) dan Indalas berdasarkan karya sastra Melayu yang merujuk pada pulau-pulau sekitar semenanjung […]

  • Warga Sipolu Polu Keluhkan Paret Tersumbat

    Warga Sipolu Polu Keluhkan Paret Tersumbat

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  ( Mandailing Online) –  Warga masyarakat Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan yang bermukim disepanjang jalan Willem Iskander  keluhkan paret yang tersumbat dan dangkal. Akibatnya setiap musim penghujan datang kawasan   jalan Willem Iskander mulai dari depan Bank BNI sampai simpang jalan Bermula selalu menjadi langganan banjir. M Jafar Nasution salah satu warga Kelurahan Sipolu-polu kepada Mandailing Online, […]

  • Pengusaha Ternak Sapi di Madina Prediksi Harga Daging Sapi Naik Jelang Ramadhan 1445 H

    Pengusaha Ternak Sapi di Madina Prediksi Harga Daging Sapi Naik Jelang Ramadhan 1445 H

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tri Utomo salah satu penjual sapi di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) memprediksi harga sapi kurban akan naik tahun ini baik harga daging kiloan maupung harga per ekor nya. Seperti biasa memang, satu hari jelang ramadhan, mengkonsumsi daging sapi atau diistilahkan “poken bante” menjadi tradisi di Kabupaten ini. […]

expand_less