Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Pemkab Harus Jago Lobi Dana Pusat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Bangun Jalan dan Bandara
MADINA;

Anggota DPRD Mandailing Natal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj Riadoh Rangkuti menilai, banyak pembangunan di kabupaten tersebut terkendala oleh ketiadaan anggaran. Oleh sebab itu Pemkab Madina diimbau untuk terus melobi dana ke pemerintah pusat.
”Kalau dilihat kondisi Jalinsum terutama di Bukit Malintang, itu sangat memprihatinkan. Lihat saja, jalan sepanjang 7 kilometer dipenuhi lubang besar sehingga tak sedikit yang menjadi korban lakalantas. Jadi sudah sepantasnyalah Pemkab jago melobi dana ke pusat mengingat jumlah APBD yang minim dan tidak memungkinkan untuk menampung dana perbaikan apalagi untuk membangunnya,” kata Hj Riadoh kepada METRO, Jumat (11/2).
Diutarakan Riadoh, salah satu bukti bahwa daerah tersebut maju ditunjukkan dengan bagusnya jalur transportasi dalam hal ini infrastruktur jalan raya, serta yang menyangkut fasilitas umum. Sementara di Kabupaten Madina masih jauh, karena banyak kendala dalam pembangunannya.
Saat disinggung rencana pembangunan bandara di Kecamatan Bukit Malintang, sehingga pesawat Merpati dengan penumpang 35 orang nantinya bisa mendarat, Riadoh sangat mendukungnya. Sebab, menurutnya, bandara saat ini sangat dibutuhkan warga Madina, apalagi ada beberapa perusahaan besar yang beroperasi di Madina. Namun, Riadoh mengeluhkan pembangunan bandara yang sampai sekarang masih hanya pembangunan jalan hotmix sepanjang satu kilometer.
Oleh karena itu, untuk mewujudkan pembangunan seperti bandara dan jalan tersebut, Pemkab harus mampu melobi pemerintah pusat agar ditampung di dana alokasi khusus (DAK) atau dana alokasi umum (DAU). Karena, jika hanya berharap dari anggaran daerah saja, pembangunan bandara diyakini tak akan selesai.”Kalaupun bisa selesai itu dalam waktu yang panjang, dan APBD tahun ini saja tak ada yang dialokasikan untuk dana pembangunan bandara itu,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Bappeda Madina, Drs H Imran Nasution MM didampingi Kabid Fisik, Jufri Antoni kepada METRO belum lama ini menjelaskan, pembangunan bandara di Madina merupakan suatu hal yang cukup penting bagi kemudahan transportasi baik bagi pemerintah ataupun masyarakat. Namun, rencana pembangunan bandara masih mengalami kendala di bidang alokasi anggaran.
Di mana anggaran yang telah dikucurkan Pemkab Madina sejak tahun 2007 hingga saat ini mencapai sekitar Rp1,3 miliar. Dana tersebut dibagi kedalam dua kegiatan yakni Rp495 juta untuk rencana induk atau master plant, sedangkan untuk biaya studi kelayakan menelan biaya kurang lebih Rp800 juta.
”Rencana pembangunan bandara ini sejak tahun 2007. Saat itu kita lakukan studi kelayakan dan hasilnya kita ajukan ke Departemen Perhubungan. Kemudian tahun 2008 masuk ke tahap ekspos provinsi atau kajian provinsi atas rencana pembangunan bandara. Tahun 2009, kita memeroleh persetujuan izin lokasi, di mana lokasi yang kita pakai adalah lahan milik Disbun Sumut, dan saat ini masih ditanami karet oleh warga. Itupun karena kita belum memasuki Detail Enginering Design (DED),” terang Imran.
Dijelaskannya, kendala yang ada saat ini adalah belum tertampungnya anggaran untuk DED, di mana untuk memastikan berapa besaran biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan fisik harus mengacu kepada DED tersebut. Untuk menyelesaikan DED, dikatakan Imran, biaya yang harus dipenuhi sekitar Rp1 miliar. ”Kendala saat ini belum tertampung anggaran untuk DED,” sebut Imran.
Lokasi bandara direncanakan seluas kurang lebih 45 hektare. Dari jumlah luas ini masih ada sebagian milik masyarakat sekitar. Rencananya, run way atau landasan pacu seluas 900 meter hingga 1 kilometer. Kapasitas pesawat yang bisa diakomodasi di bandara ini yakni pesawat jenis M 50 atau sejenis Merpati dengan muatan kurang lebih 35 orang.
”Direncanakan pesawat yang ditampung adalah jenis M 50. Namun, untuk awalnya mungkin sejenis Susi Air itu atau dengan kapasitas 12 orang,“ pungkasnya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidik: "Ibu dan Anak Tewas di Tangan Perampok"

    Sidik: "Ibu dan Anak Tewas di Tangan Perampok"

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kasus perampokan berujung maut terjadi di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Seorang Ibu dan Anak ditemukan tewas mengenaskan pada minggu petang di rumahnya dalam kondisi bersimbah darah. Jenazah Sakinah Rangkuti (81) dan Anaknya Halimun (54) langsung di bawa ke kamar Jenazah RSUD Panyabungan untuk diotopsi. Hasil otopsi menunjukkan kedua korban tewas akibat senjata tajam. Pembunuhan ini […]

  • Kemeriahan HUTRI di Madina: Bupati dan Kapolres Ikut Tarik Tambang

    Kemeriahan HUTRI di Madina: Bupati dan Kapolres Ikut Tarik Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PARBANGUNAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution dan Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar Sidik turut berpartisipasi menjadi anggota tim tarik tambang dalam meriahkan rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (17/8). Berbagai […]

  • Pemkab Madina Minta Perbaikan Puluhan Jaringan Irigasi

    Pemkab Madina Minta Perbaikan Puluhan Jaringan Irigasi

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta pemerintah membantu perbaikan dan pembangunan 58 jaringan irigasi di Madina. Itu dicuatkan Atika kala menghadiri rapat koordinasi bidang pangan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa (21/1/2025). Rapat bertajuk Pelaksanaan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Program Swasembada […]

  • MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) memerintahkan pemerintah mencabut aturan yang membolehkan hutan lindung diubah menjadi perkebunan. Itu putusan MA yang mengabulkan permohonan judicial review yang diajukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 104 Tahun 2015. Putusan MA sebagaimana dikutip dari website MA, Selasa (31/12/2019). PP yang dimaksud adalah […]

  • Solusi Komprehensif Menangani Banjir agar Tak Berulang

    Solusi Komprehensif Menangani Banjir agar Tak Berulang

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nelly, M.Pd Akademisi dan Aktivis Peduli Negeri Banjir kembali melanda Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Deli Serdang, Jumat (4/12/2020). Di sejumlah titik, air belum juga surut, masih ada rumah yang terendam hingga atap rumah. Khususnya yang ada di bantaran sungai. Informasi yang dihimpun, ada enam warga yang dinyatakan hilang di kawasan sunggai. Tiga orang […]

  • Ketua GP Ansor Puji Sikap Taat Hukum Ketua KPU Madina

    Ketua GP Ansor Puji Sikap Taat Hukum Ketua KPU Madina

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Langkah Ketua KPU Madina Agussalam Nasution yang melaporkan hadiah uang dan barang di pesta pernikahannya ke KPK mendapat pujian dari Gerakan Pemuda Ansor. Ketua GP Ansor Mandailing Natal (Madina) Ahmad Rijal Lubis mengapresiasi dan merasa bangga, sebab sangat jarang petugas penyelenggara negara begitu juga pemerintah pemerintah yang “ogah” melakukan tindakan itu, […]

expand_less