Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode

Atika Minta BKKBN Sumut Koreksi Data Stunting di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution BKKBN Provinsi Sumut mengoreksi data BKKBN tentang Stunting di Mandailing Natal (Madina).

Permintaan itu disampaikan Atika dalam pertemuan Rembuk Stunting di aula kantor bupati Madina, Selasa (19/4/2022).

Rembuk itu dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Muhammad Irzal; Asisten II Setdakab Madina Erman Gaffar; Asisten III Setdakab Madina Sahnan Batubara; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Adnan Harahap, camat se-Kabupaten Madina, dan pimpinan OPD lainnya.

Dalam kesempatan itu, Atika Azmi Utammi Nasution membantah data stunting 47,7 persen yang dirilis BKKN Sumut. Atika meminta data tersebut harus dikoreksi.

“Kami telah sepakat dengan OPD bahwa masalah data yang harus dikoreksi. Jadi 47,7 persen (angka stunting) dari Mandailing Natal, hari ini dengan tegas perlu dikoreksi, karena kami berani turun ke lapangan. Kita bandingkan apa yang ada di kertas dengan apa yang ada di lapangan. Jadi, mohon arahannya untuk bagaimana kami mengoreksi data ini,” kata Atika.

Atika juga mempertanyakan mengapa hanya stunting yang disorot di Mandailing Natal. Untuk itu, dia berharap adanya kerja sama yang baik antara Pemkab Madina, Pemprov Sumut, dan kementerian agar data stunting tersebut dapat dikoreksi.

“Kami mohon arahan untuk itu. Kemudian, jika kita melihat data SSJBI tahun 2019, posisi kita seharusnya 4 terbawah. Saya meragukan dari 2019 itu semakin banyak orang yang stunting di Mandailing Natal,” katanya.

Padahal, menurut Atika, Madina termasuk salah satu kabupaten  yang agresif melakukan upaya penurunan stunting. Hal ini sudah dibuktikan oleh Pemprov Sumut.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Muhammad Irzal mengatakan Madina masuk kategori kabupaten mengkhawatirkan di Sumut dalam penanganan masalah stunting. Angka stunting di Kabupaten Madina mencapai 47,7 persen.

Muhammad Irzal

Masalah stunting itu dilaporkan kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Senin (7/2/2022).

Muhammad Irzal mengatakan saat ini BKKBN ditugaskan oleh Presiden berdasarkan Kepres No. 72/2021 tentang Koordinator Pengentasan Stunting. Dia mengatakan untuk keseluruhan, stunting di Sumut berada di angka 25 persen dan masih di bawah angka nasional.

“Namun, ada 12 kabupaten/kota di Sumut angka stuntingnya di atas 38 persen, Pak. Dan yang mengkhawatirkan itu di Mandailing Natal, angka stuntingnya 47,7 persen,” ujar Irzal kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Kedepan, menurur Irzal, beberapa program kegiatan dibutuhkan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga hamil, calon pengantin, dan  ibu yang sedang menyusui terkait percepatan pengentasan stunting tersebut.

Di kesempatan itu, Atika  mengatakan pihaknya akan membentuk dua tim untuk menangani masalah stunting di Madina.

Dua tim yang dibentuk akan bekerja dua arah, tetapi satu tujuan.

“Dua arah satu tujuan itu, menyiapkan tim koreksi (data) dan tim penurunan stunting. Kemudian update, aksi kompetensi di lapangan,” katanya.

Sebelumnya, pada tanggal 9 Pebruari 2022, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Madina, dr. Nondang Eflita menjawab wartawan di Panyabungan, menyatakan angka 47,7 persen yang dirilis BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Sumut jauh panggang dari api.

Sebab, justru data ril di Madina pada tahun 2021 hanya 8,0. Menurun dari tahun 2020 yang berada di angka 9.65 persen.

“Bahkan, pada akhir tahun 2022 prosentase itu ditargetkan bisa turun menjadi 6-7 prosen,” ungkap

Berdasar data terakhir yang mereka miliki, jumlah anak balita (bawah lima tahun) di Madina 28.831 jiwa, sebanyak 8,0 persen atau 1.618 jiwa di antaranya menderita stunting.

“Secara keseluruhan angka stunting di Madina belum mengkhawatirkan. Bahkan kami optimis angka 8.0 prosen masih bisa ditekan pada akhir tahun ini,” katanya.

Nondang tidak menyalahkan data BKKBN, namun pihaknya perlu memberi penjelasan agar masyarakat paham kondisi riil penderita stunting di Madina.

“Data BKKBN yang menyebutkan angka stunting di Madina 47,7 persen tidak akurat. Dengan kata lain, margin error-nya tinggi,” ujar Nondang.

Sumber data yang dipegang BKKBN Sumut berasal dari SSGI (Survey Status Gizi Indonesia) yang hanya dilakukan secara random terhadap 22 desa dari 377 jumlah total desa di Madina dari 404 jumlah total desa/kelurahan di Madina.

Informasi yang diperoleh wartawan, sewaktu petugas SSGI mereka tidak koordinasi dengan Dinas Kesehatan Madina. Saat itu, petugas survey yang turun ke desa berpenampilan seperti mahasiswa. Setelah mengambil sampel, langsung entry secara online ke pusat.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang Pemprovsu Ke Madina 37 Milyar Lebih

    Utang Pemprovsu Ke Madina 37 Milyar Lebih

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemerintah Provinsi Sumatra Utara masih memiliki utang kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencapai 37 milyar rupiah lebih. Hutang itu berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) sejak tahun 2013 hingga 2014. Itu belum termasuk untuk tahun 2015. Demikian disampaikan Kabid Anggaran Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Madina, Navrizal […]

  • USU Tak Masuk 10 Besar di Indonesia Versi Webometrics

    USU Tak Masuk 10 Besar di Indonesia Versi Webometrics

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Berdasarkan data Webometrics pada Januari 2015, Universitas Sumatera Utara (USU) tidak masuk dalam peringkat 10 besar perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Versi Webometrics, USU berada di peringkat 34. Tidak hanya kalah dengan perguruan tinggi di Jawa, USU peringkat USU juga lebih rendah dibanding sejumlah PT lainnya di Sumatera. Sementara untuk peringkat dunia, USU yang beralamat […]

  • Pelantun “Widuri” Meninggal Dunia

    Pelantun “Widuri” Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pelantun hit “Widuri” Bob Tupoli dikabarkan meninggal dunia. Penyanyi populer era 70-80 ini menghembuskan napas terakhir pada Selasa (5/7) dini hari di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta. Kabar duka ini pertama kali diunggah komposer musik Addie MS melalui aku Twitter @addiems yang kemudian disusul oleh sejumlah sahabat, politikus, dan musisi lain. Kondisi […]

  • Sampuraga Ditampilkan Versi Berbeda

    Sampuraga Ditampilkan Versi Berbeda

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bisa jadi Sampuraga itu bukan pemuda yang durhaka. Justru sosok berbudi baik. Sosok Sampuraga versi ini ditampilkan dalam drama “Sampuraga Jatuh Cinta”. Drama itu dipentaskan Sanggar Samisara di Siabu, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (31/8/2024) dan menjadi puncak kegiatan Fasilitasi Kebahasaan dan Kesastraan dimotori Badan Bahasa Kemendikbudristek tahun 2024. Naskah drama […]

  • DPR sahkan UU Ormas

    DPR sahkan UU Ormas

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Rapat paripurna DPR akhirnya mengesahkan RUU Ormas menjadi Undang-undang pada Selasa (02/07) siang, yang ditandai dukungan mayoritas fraksi-fraksi di DPR, kecuali F-PAN, Gerindra dan Hanura. “Enam fraksi, termasuk Demokrat, Golkar dan PDI-P, mendukung, tetapi tiga fraksi yakni F-PAN, Gerindra dan Hanura menolak,” kata wartawan BBC Indonesia, Arti Ekawati, yang melaporkan dari Gedung DPR, Selasa siang. […]

  • KPU Madina Tak Terima Berkas Pasangan Ali Mutiara-Safron

    KPU Madina Tak Terima Berkas Pasangan Ali Mutiara-Safron

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) tidak menerima pendaftaran pasangan calon bupati/wakil bupati Madina dari gabungan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Kedua partai ini mengusung nama Ir. Ali Mutiara Rangkuti dan Shafron,S.Psi yang datang mendaftarkan diri ke KPU Madina, Selasa (28/7). Demikian […]

expand_less