Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Wabendum HMI SUMUT Desak Kejatisu Usut Dana Pemekaran Pantai Barat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak


PANYABUNGAN:
Wabendum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatra Utara mendesak Kejaksaan Negeri Sumatra Utara (Kejatisu) menyusut tuntas Dana Pemekaran Pantai Barat yang di duga merugikan Negara Miliaran Rupiah demikina di sampaikan Sekretaris Wabendum HMI Sumut Iswadi Batubara kepada wartawan, Sabtu (12/2) di Panyabungan.

Kejaksaan Negeri Sumatra Utara (Kejatisu) harus menuntaskan kasus-kasus yang ada di Mnadailing natal yang di duga merugikan Negara dan memperkaya diri dari uang Negara seperti dana pemekaran pantai barat terkesan di tutup-tutupi dan menjadi tanda tanyak bagi masyarakat luas.

“Nah aneh nya lagi Dana yang mengahabiskan 2 Miliar untuk Pemekaran pantai barat belum juga tuntas dan ini sudah layak nya Pekerjaan Rumah (PR) bagi kejatisu untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi yang juga merugikan Negara yang ada di Madina, jangan hanya panggil, dan perisak, kalau perlu tangkap Ketua pantia Pantai Barat.”Ungkap Iswadi dengan nada kesal.

Menurut dia” mulai dari tahun 2008 Dana Pemekaran Pantai Barat belum juga tuntas kasus ini cukup besar bukan kasus biasa jangan seolah-olah di diamkan,apabila kasus ini belum juga tuntas kami dari mahasiswa menggodok kekuatan untuk Demontrasi sampai kasus ini bener-benar tuntas”kata iswadi yang juga aktivis mahasiswa Madina.

Eronis nya setiap kasus-kasus yang ada kabupaten mandaling natal seakan-akan Kejatisu tutup mata dan tidak mau tahu dan hanya 2P(Panggil dan Periksa) dan seolah-olah pejabat pun tidak takut dengan hokum yang ada di Indonesia dan terkesan kebal hukum.

Dana Pemekaran Pantai barat yang menghabiskan Miliaran Rupaih hanya Sosialisai dan menghambur-hamburkan uang rakyat dan tidak ada titik temunya sama sekali yang jelas di Madina yang kaya semangkin kaya yang miskin menjerit.

Iswadi Sekretaris Wabendum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumut yang juga aktivis Mahasiswa Mandaling Natal mengharapkan kepada Kejatisu dan penegak hokum kira untuk mengaudit dan menuntaskan kasus angaraan 2 Miliar tahun 2008 untuk Pemekaran Pantai Barat kabupaten
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Pasangan Kandidat Bupati Madina Mendaftar, 1 Bermasalah

    4 Pasangan Kandidat Bupati Madina Mendaftar, 1 Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga Selasa (28/7) sudah 4 pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina) yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina. Keempat pasagan itu adalah, Yusuf Nasution-Imron Lubis, Dahlan Hasan Nasution-Jakfar Suhairi Nasution, Syafaruddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay, Ali Mutiara Rangkuti-Safron. Pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis mendaftar pada hari Minggu (26/7) lalu […]

  • Tragedi SMGP, Bola Ada di Tangan Pemerintah Pusat

    Tragedi SMGP, Bola Ada di Tangan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musibah demi musibah tiada henti dari dampak aktivitas pengeboran panas bumi oleh PT SMGP di Sibanggor, Mandailing Natal, Sumut. Musibah hari ini, Minggu (24/4/2022) adalah peristiwa besar kali ketiga sejak perusahaan itu mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi di Mandailing Natal. Sekitar 21 warga dan kru perusahaan dilarikan ke RSU Panyabungan menyusul semburan lumpur dan […]

  • Penggeledahan Rumah Pelaku Bom di Palembang

    Penggeledahan Rumah Pelaku Bom di Palembang

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siang ini sekitar pukul 12 an siang saya mendapatkan kabar mengejutkan dari Si Bengal Liar (Cheptie), Kompasianer dari Palembang yang mendadak hari ini tidak bisa beraktivitas keluar rumah baik untuk Kuliah atau belajar menyetir mobil hadiah oprangtuanya. Saya fikir hanya masalah kemalasan biasa ala mahasiswa yang lagi kebanyakan tugas atau di desak Tugas Akhir. Tapi […]

  • Tanggapi Kantor Desa Tak Berfungsi. Kadis PMD Madina : Rumah Kades Jadi Kantor Desa Tidak Masalah

    Tanggapi Kantor Desa Tak Berfungsi. Kadis PMD Madina : Rumah Kades Jadi Kantor Desa Tidak Masalah

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Terkait tidak difungsikannya kantor desa di Desa Tanjung Julu, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Irsal Pariadi menanggapinya biasa biasa saja. Ia mengaku tidak ada masalah selagi urusan administrasi desa berjalan. “Kondisi kantor yang rusak, kades dipersilahkan melaporkan ke pemkab dan menggunakan fasilitas lain milik desa […]

  • INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online)– Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung menilai tantangan Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru tidak hanya menyangkut luas wilayah provinsi ini, tetapi lebih kepada masalah peredaran narkoba, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang makin masif. Budi Tanjung menyampaikan hal itu merespon pengakuan […]

  • 500 Ha Pengembangan Kacang Kedelai

    500 Ha Pengembangan Kacang Kedelai

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Pengembangan kacang kedelai di Kabupaten Mandailing Natal untuk tahun 2015 mencapai 500 hektar. Pengembangan itu melibatkan 50 kelompok tani  tersebar di berbagai desa dan kecamatan. Untuk Kecamatan Kotanopoan digarap 12 kelompok tani. Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal, Taufik Zulhendra Ritonga, kemarin, menyatakan program ini dilaksanakan dalam rangka menyahuti Program Gerakan Tanam PAT-PIT, […]

expand_less