Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode

Gran Max Terjun ke Sungai di Kotanopan, 8 Orang Tewas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (14/03/2011) dini hari. Sebuah mobil Daihatsu Gran Max Nopol BK 1380 KO, terjun ke sungai. Gran Max yang terjun ke sungai dengan ketinggian 20 meter dari badan jalan mengakibatkan 8 orang tewas.

Korban tewas yakni Darmawati (40) warga Pulo Brayan, Kota Medan, Rosdiana (30) warga Jalan Denai, Kota Medan, Aldi (10) warga Jalan Denai, Kota Medan, Fadil (8), Farel (8 bulan) dan Julnellis (30) ketiganya warga Desa Padang Koto Gadang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Sementara dua korban tewas yang ditaksir berumur 3 tahun dan 40 tahun belum deketahui identitasnya. Sedangkan tiga orang selamat dalam kecelakaan maut tersebut yakni Heri (sopir), Afrizal (suami Rosdiana) warga Jalan Denai No 32, Kota Medan dan Safrizal warga Aceh.

Kasatlantas Polres Madina AKP Trang Gono yang dikonfirmasi di kantornya, membenarkan kejadian lakalantas yang menewaskan 8 orang tersebut.

Dikatakannya, begitu mengetahui adanya lakalantas, pihaknya langsung terjun ke lokasi kejadian. Data sementara yang diperoleh dari TKP, di dalam mobil terdapat 10 orang penumpang dan 1 sopir. Namun saat polisi tiba di TKP, sopir sudah melarikan diri.

Kronologis kejadian, Mobil Gran Max datang dari arah Sumbar menuju Medan. Tepat di Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanapan Kilometer 52-53, mobil tersebut itu masuk ke sungai yang kedalamannya diperkirakan 20 meter dari badan jalan. Pada malam kejadian, kondisi di TKP cukup gelap dan turun hujan.

Lanjut Trang, sampai saat ini pihaknya belum dapat memastikan kronologis sebenarnya, karena sopir mobil bernama Heri keburu kabur sebelum polisi tiba di TKP. Polisi hingga kini masih memburu sopir maut tersebut.

Polisi mengetahui terjadi kecelakaan dari warga Desa Usor Tolang. Sebelumnya, salah seorang penumpang selamat mendatangi warga ke kampung sekitar jam 2 dini hari. Warga yang mengetahui kejadian langsung melaporkannya ke polisi. Malam itu juga Satlantas Polres Madina langsung datang ke TKP.

Setelah di TKP, petugas melihat Mobil Gran Max sudah tenggelam. Polisi dan warga tidak langsung mengevakuasi korban karena malam itu turun hujan deras serta arus sungai juga cukup deras.

Evakuasi korban baru dilakukan setelah pukul 06.00 WIB. Saat itu yang ditemukan di dalam mobil hanya satu orang korban. Sementara korban lainnya sudah hanyut. Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian menelusuri sungai. Para korban akhirnya ditemukan. Ada yang jaraknya 500 meter, ada juga yang sudah 2 km hanyut dari TKP, jelasnya.

Masih kata Trang Gono, pihaknya sudah menghubungi keluarga korban yang sudah diketahui identitasnya. Sedangkan dua lagi belum bisa dikontak keluarganya. Jenazah kedua korban masih berada di Kotanopan. Namun demikan, kalau keluarganya belum datang sampai malam, jenazah kedua korban akan dipindah ke RSU Panyabungan untuk menunggu keluarga yang menjemput, karena Puskemas Kotanopan tidak memiliki ruang mayat. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS dapil 2 GOLKAR

    DCS dapil 2 GOLKAR

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 GOLKAR

  • PACARAN BERUJUNG TRAGIS

    PACARAN BERUJUNG TRAGIS

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Anita Safitri, S.Pd Aktivis dakwah & anggota Komunitas Madina Menulis Bunuh diri dijadikan jalan terakhir oleh mahasiswi cantik berinisial NWR yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya (UB) Malang. NWR ditemukan warga dalam kondisi tewas di sebelah makam ayahnya pada Kamis (2/12/2021) dengan menenggak racun. Polisi menemukan sisa cairan dalam botol plastik di lokasi […]

  • 700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

    700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sebanyak 700-an guru yang sudah bersertifikasi di Kabupaten Mandailing Natal diminta suoaya dievaluasi. Sebab dinilai guru-guru yang bersertifikasi tidak memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Madina. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPC PKB madina Abdul waris Rangkuty kepada Analisa, di Panyabungan, Sabtu (4/12). Dia mengatakan, sampai sejauh ini tidak diketahui tolok […]

  • PBB Terkejut Atas Kondisi Muslim Myanmar

    PBB Terkejut Atas Kondisi Muslim Myanmar

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NEW YORK, (MO) – Pejabat kemanusiaan PBB Valerie Amos mengatakan ia sangat terkejut melihat kondisi warga Muslim Rohingya yang mengungsi akibat konflik di Myanmar barat. Lebih dari 135.000 orang tinggal di kamp-kamp sementara di negara bagian Rakhine, sebagian besar adalah pengungsi Rohingya. Wartawan BBC Jonah Fisher yang melakukan perjalanan bersama Amos ke Rakhine mengatakan ribuan […]

  • Wafat Setelah Hanyut di Sungai Batang Gadis

    Wafat Setelah Hanyut di Sungai Batang Gadis

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) –  Seorang gadis remaja ditemukan wafat di Sungai Batang Gadis, Kelurahan Laru Lombang, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis petang (15/9/2022). Sebelumnya, ia hanyut terbawa arus sungai saat mandi bersama rekan-rekannya. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Almarhumah bernama Syari Nabila Rangkuti (13), siswi SMP Negeri 1 Tambangan, Mandailing Natal. Sebelum ditemukan […]

  • Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

    Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    P Sidimpuan, – Kota Padangsidimpuan akan mendatangkan hewan ternak untuk kebutuhan warga saat hari Raya Idul Adha 1434 H. Soalnya, sesuai data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan, untuk tahun 2013 tercatat jumlah sapi ternak warga yang ada di Padangsidimpuan hanya 966 ekor. Kepala BPS Kota Padangsidimpuan melalui Kasi IPDS, Joel Roy Peranginangin […]

expand_less