Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Hadirkan Gagasan Membangun di Pilkades Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
  • print Cetak

Oleh: Halvionata Auzora Siregar
Putra Batang Natal*

Tak lama lagi 256 desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut akan melaksanakan pesta demokrasi, tepatnya tanggal 21 Agustus tahun 2023.

Ini merupakan pemilihan kepala desa sebelum kita menyambut pesta demokrasi yang lebih besar yaitu Pemilihan Umum pada tahun 2024 yaitu pemilihan presiden, anggota DPR, DPD dan Kepala Daerah.

Kita harapkan para calon kepala desa bersaing secara politik sehat, bukan politik menjatuhkan yang berakibat dendam politik setelah pesta Pilkades ini selesai.

Sebagai masyarakat awam kita perlu melihat calon kepala desa kita, sesuai dengan visi dan misi yang dibawa demi kemajuan desa, apalagi di era pak Jokowi pembangunan desa terus digemborkan sebagai pondasi pembangunan bangsa dan negara.

Perpolitikan yang harus dibangun apalagi di antara calon kepala desa adalah politik yang bergagasan, inovatif dan membangun, karena di era sekarang tidak sedikit kita lihat para politisi yang menjatuhkan satu sama lain. Di era yang maju dan serba ada ini mari perbanyak politik yang kolaboratif artinya setelah terpilih kepada desa dalam Pilkades nanti dendam politik karena kekalahan pilkades seharusnya jangan berkelanjutan apalagi berkepanjangan, ini akan menyebabkan terhambatnya siklus pemerintah di desa.

Sebagai masyarakat awam pula kita jangan mudah diiming-imingi janji, termakan provokasi antar pendukung calon kades, apalagi seperti yang kita lihat bentrok antar keluarga ketika Pilkades juga sering terjadi. Artinya ketika melihat sosok calon kita lihat track record yang telah dicapai atau gagasan seperti apa yang ia usung demi mewujudkan kemajuan desa. Karena majunya desa kedepannya bukan hanya tergantung kepala desa saja tetapi kolaborasi antara pemerintah desa dan warga dalam mengelola serta transparansi dalam penggunaan Dana Desa.

Dalam politik seharusnya kita sudah dewasa menyikapinya yaitu bisa menang dan bisa kalah, tetapi masih banyak diantara kita ketika terjun ke politik kita hanya siap untuk menang tetapi tidak siap untuk kalah. Ketika kita tidak siap untuk kalah, maka balas dendam politik akan terus berjalan sampai bentrok antar dua kubu warga bahkan tim sukses pun bisa saja terjadi. Disinilah kita melihat kedewasaan sosok pemimpin yang sesungguhnya bukan hanya siap untuk menang tetapi siap untuk kalah.

Untuk, itu mari kita nikmati dan ikuti prosedur dalam Pilkades, menghindari pelanggaran dan juga kecurangan karena semakin banyak kecurangan yang terjadi maka semakin banyak kemudaratan yang akan kita hadapi dalam pembangunan desa.

*Penulis adalah Ketua Umum Forum Kajian dan Penulisan Hukum Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengusaha kilang sawmill berkedol IPK dari Dinas Kehutanan Madina masih merajalela melakukan aktivitasnya dihutan Aek Nabara-Mandailing Natal,escapator dan Truck logging beraksi dimusim hujan hingga jalan menuju desa tersebut,hancur berlobang dan berlumpur. Toguan Lubis warga Aek nabara Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal,kepada wartawan Selasa (23/11) mengatakan, saat musim penghujan ini aktipitas kegiatan pengusaha kilang saw […]

  • Satuan Narkoba Polres Madina Tangkap 3 Pembawa 20 Kg Ganja

    Satuan Narkoba Polres Madina Tangkap 3 Pembawa 20 Kg Ganja

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga orang membawa ganja kering 20 kg ditangkap Satuan Norkoba Polres Madina, Minggu (25/10). Ketiga tersangka yang di tangkap adalah AL (29) warga Ujung Padang, Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan, MRS (20) warga Kecamatan Padang Sidimpuan Utara dan LCPohan (22) warga Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan. Mereka tertangkap di simpang perumahan Cemara, Desa […]

  • Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBUHUAN – Sekda Kabupaten Padanglawas (Palas), Gusnar Hasibuan, nyaris menganiaya salah seorang wartawan di ruang kerjanya. Namun hal tersebut sempat dihindari wartawan. “Kalau tidak menghindar dan menjauh saat diserang, kemungkinan saya sudah babak belur ditinju oknum sekda itu,” ujar Sunardy, oknum wartawan, tadi malam. Dikatakan, kejadian tersebut berawal dari berita yang berjudul “Anggaran Pembinaan Keagamaan […]

  • Bupati Madina Berkeinginan Ada Produk Film Sibaroar

    Bupati Madina Berkeinginan Ada Produk Film Sibaroar

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina menyampaikan keinginan adanya penggarapan kisah Sibaroar dalam bentuk film. Itu dicuatkan bupati usai menonton pementasan drama musikal “Sibaroar Raja Nasakti” di Gedung Serba Guna, Panyabungan, Sabtu (30/9/2017) oleh Jeges Art yang disutradarai Askolani Nasution. Bupati menyatakan menyambut baik pementasan itu, sehingga jika difilmkan tariknya semakin memikat. Pengambilan gambar katanya […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 32)

    MARSIDAO-DAO (episode 32)

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Biarku nga ipatola guru i ioban ko ia tu bagasan ni kalas,” ning Si Bujing Manis. “Tu kantin ni etek Manna i do gari ami pajagohon,” ning Si Poso. “Oh..olo, keta ma so ita sapai etek Manna,” ning Si Taing. Ipaudur alai Si Pikek dohot Si Poso tu parjagalan […]

  • Kasus Bhatoegana pelajaran bagi Demokrat

    Kasus Bhatoegana pelajaran bagi Demokrat

    • calendar_month Minggu, 2 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    DEPOK, (MO) – Peneliti Kajian Budaya dan Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menilai kasus Sutan Bhatoegana merupakan pembelajaran politik Partai Demokrat. “Partai Demokrat partai baru, ini pembelajaran, bukan partai kalau tanpa pendukung, harus mampu merebut kasih dari publik. Ini malah jadi bumerang,” tegasnya kepada wartawan, hari ini. Kedepannya lanjut Devie, partai harus buat […]

expand_less