Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Dana Perjalanan Dinas di Kesbangpol Madina capai 841 Jutaan Termasuk Kunker ke IKN

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • print Cetak

Kantor Badan Kesbangpol Pemkab Madina ( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2025 ini dana perjalanan dinas di badan kesatuan bangsa dan politik ( kesbangpol ) pemkab madina mencapai Rp.841.284.000 termasuk kunjungan kerja ke Ibukota Nusantara ( IKN ) di Provinsi Kalimantan Timur.

Dari data yang didapat Mandailing Online diantara Rp. 841.284.000 itu ada biaya uang harian perjalanan dinas ke Kalimantan Timur. Total pagu Senilai Rp. 43.430.000. Lalu biaya uang harian Perjalanan Dinas ke D.K.I Jakarta dengan angaran Rp. 53.530.000. Seterusnya biaya taksi Perjalanan Dinas Luar Daerah di DKI Jakarta senilai Rp. 10.240.000.

Kepala Badan Kesbangpol DR.Kapsan Usman Nasution melalui Bendaharanya membenarkan alokasi anggaran tersebut.

” sejatinya paket perjalanan dinas tersebut telah include (termasuk) dengan uang harian, tiket pesawat, makan dan minum, biaya hotel dan lainnya,” kata Bendahara Kesbangpol Senin 2/6/2025.

Lebih spesifik ia menjelaskan, realisasi perjalanan dinas ke Kalimantan Timur merupakan kunjungan kerja ke kantor Ibukota Nusantara (IKN). Sub dari total pagu ada uang harian, untuk hotel, tiket pesawat dan lainnya.

Dana lainnya juga Ia benarkan, yakni biaya uang harian perjalanan Dinas ke D.K.I Jakarta Rp. 53.530.000. Uang perjalanan dinas itu untuk 5 sampai 7 orang.

Sumber dana keseluruhan perjalanan dinas  sepanjang tahun 2025 di Kesbangpol senilai Rp. 841.284.000 itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun tahun 2025.

Dijelaskan dalam data itu realisasi digunakan untuk berbagai kegiatan. Seperti dilakukan untuk kepentingan dinas, Administrasi Umum Perangkat Daerah, menghadiri rapat, melakukan kunjungan kerja, serta lainnya.

Selain perjalanan dinas ke IKN dan DKI jakarta ada juga dana perjalanan dinas dalam kota untuk kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah senilai Rp. 59.550.000. Tak hanya itu ada juga biaya uang harian perjalanan dinas lain, yakni ke Sumatera Barat senilai Rp.45.600.000. sumber dana APBD. Serta berbagai kegiatan lainnya.

Pekan lalu seperti diberitakan ada juga alokasi anggaran senilai Rp.1000.000.000 untuk pengadaan mobiler yang diposkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemkab Madina. Setelah ditelusuri karena janggal ternyata anggaran 1 miliar itu hibah untuk TNI dalam hal ini Kodim sesuai pernyataan Kaban Kesbangpol Kapsan Usman Nasution.( fikri )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina: Penting Kerjasama BUMDes – Koperasi Merah Putih 

    Bupati Madina: Penting Kerjasama BUMDes – Koperasi Merah Putih 

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution menekankan pentingnya kerja sama antara BUMDes dengan Koperasi Merah Putih. Saipullah mendorong agar kedua lembaga ini bersama-sama mengembangkan enam gerai penting di desa, yaitu gerai sembako, LPG, pupuk, apotek/klinik, cold storage, dan gudang penyimpanan. Cold storage, kata Saipullah, menjadi kunci untuk menjaga kualitas hasil pertanian […]

  • Kajari Madina Akan Rancang Festival UMKM di Madina

    Kajari Madina Akan Rancang Festival UMKM di Madina

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kajari Madina), Muhammad Iqbal S.H, M.H akan membuat festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini diungkapkan Iqbal dalam kunjungannya ke Cabang Kejaksaan Negeri Natal, Kamis (6/2/2025) lalu. Dalam sambutannya Kajari menilai UMKM di Madina harus dibangkitkan kembali. Dia melihat […]

  • Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurasiah Lubis, S.Pd Ibu rumah tangga, tinggal di Tapsel Cahaya menerangi kegelapan, penunjuk jalan di kala gelap. Kita sangat membutuhkan cahaya untuk melihat segala sesuatu, begitulah perumpamaan seorang guru bak pelita penerang di dalam gulita. Menurut Imam al~Ghazali Guru merupakan Siraj (pelita) segala zaman, orang yang hidup semasa dengannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya. […]

  • Tiga Situs Di Madina Diusul Menjadi Cagar Budaya

    Tiga Situs Di Madina Diusul Menjadi Cagar Budaya

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Tympanum Novem Multimedia mengusulkan tiga titik peninggalan sejarah di Mandailing Natal (Madina) dijadikan cagar budaya. Ketiga titik itu adalah Candi Siwa di Simangambat, Bagas Godang di Huta Godang Ulu Pungkut dan Situs Padang Mardia di Huta Siantar Panyabungan. Usulan itu diajukan pihak Tympanum menyusul permohonan pertimbangan pilahan dari Dinas […]

  • Misang Natorangan Ari

    Misang Natorangan Ari

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madung salaluma tarjadi di masyarakatta ise-ise halak namanjadi pahlawan kesiangan gorarna hasidunganna pasdo songon misang natorangan-ari, panaili rambon-rambon, pamikirna lange-lange, mabiar muse dope ona umban arena marreok-reok manuk ditonga borngin dipelosia. Pala marpili katua adong mei antong sijajang-jajangonna markaok-kaok tu jae tujulu mangajak-ajak halak anso idukung calon nia, arena calon katua natangkangnai ningia gorarna. Angke […]

  • Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

    Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta penegak hukum agar berupaya maksimal menangkap otak pelaku terjadinya konflik di Kecamatan Muara Batang Gadis antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM). Kasus ini terjadi sebenarnya suatu kekurangan komunikasi antara warga dengan perusahaan dan dinilai sangat mudah untuk […]

expand_less