Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Sejumlah Daerah Laporkan Kelangkaan BBM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
  • print Cetak


P. Sidimpuan,

Sejumlah daerah di Sumatera Utara menjerit. Soalnya, sepekan terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium mengalami kelangkaan di sejumlah Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Beberapa daerah di antaranya Kota Padangsidimpuan, Kabanjahe, Serdang Bedagai, dan Sidikalang. Di Sidimpuan, setiap menjelang sore ratusan kenderaan roda dua dan empat harus rela antre berjam-jam di SPBU yang masih menyediakan BBM.

Pantauan Analisa, Senin (4/7) antrian panjang pengendara terjadi sejak siang pukul 15.00 WIB hingga malam pukul 00.00 WIB. Hal ini dikarenakan, di waktu pagi hampir seluruh SPBU selalu kehabisan stok dan baru kembali ada setelah menjelang sore tiba.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, puluhan personil Polisi Lalulintas (Polantas) Polres P. Sidimpuan selalu berjaga-jaga di SPBU tersebut.

Kehadiaran anggota Polantas ini selain untuk mengatur arus lalu lintas karena antrean pengendara yang ingin mengisi BBM juga sekaligus mencegah adanya insiden-insiden yang dapat memperkeruh suasana.

Sementara untuk tingkat pengecer, BBM jenis solar dan premium mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi dari Rp 5500 menjadi Rp 9000 per liternya.

“Setiap hari, saya harus antre berjam-jam hanya untuk mendapatkan beberapa liter solar. Kalau beli ditingkat pengecer harganya mencekik leher,” ujar Agus (38) salah seorang supir angkutan umum (angkot) kepada Analisa.

Hal senada juga dikatakan, Basid (30) pemilik kendaraan pribadi yang mengaku, harus bersabar mengantre untuk mendapatkan premium di SPBU. Jangankan SPBU, ditingkat eceran saja, minyak langka, kalaupun ada harganya naik hingga dua kali lipat, “keluhnya.

Sidikalang

Kasus serupa juga terjadi di SPBU Sidikalang. Dari pantauan lapangan, Minggu (3/7) pasokan tersedia tidak mampu bertahan hingga satu hari. Antrean pun beralih dari satu galon ke galon lainnya. Beberapa mobil asal luar kota sempat menanti beberapa jam menunggu ketibaan BBM itu.

Salah satu rombongan menuju Kabupaten Kutacane Aceh Tenggara tampak cemas saat kendaraan mereka kehabisan minyak. Sopir menelepon rekan guna mendapatkan solusi.

Pengendara sepeda motor dan angkutan kota terpaksa membeli ke pengecer. Pedagang dalam partai literan tersebut terkesan mendadak muncul di tengah krisis. Harga ditawarkan bervariasi semisal premium antara Rp 5000 hingga 6000 per liter.

Harry Napitupulu anggota Komisi B fraksi partai Demokrat DPRD Dairi mendesak Pertamina merespons keluhan warga. Jika dibiarkan berlarut-larut, persoalan itu berpotensi mengganggu sektor perekonomian. Aktivitas masyarakat akan terganggu. oknum-oknum yang terbukti melakukan penimbunan BBM,” imbuhnya.

Kabanjahe

Krisis serupa juga terjadi di Kabanjahe. Di Kabupaten Karo berdiri 11 SPBU yang tersebar di beberapa kecamatan, bahkan di ibukota kabupaten ada 5 SPBU, namun pasokan BBM untuk masyarakat masih langka dan susah dicari.

Keberaan solar maupun bensin dalam satu bulan terakhir ini di Tanah Karo langka dan susah untuk mendapatkannya. Dari informasi diperoleh, hal ini ditenggarai ada pengurangan pasokan dari pihak Pertamina pada awal Juni lalu.

Kelangkaan BBM di Karo bukan saja disebabkan kebijakan baru yang dikeluarkan pihak Pertamina, tetapi diduga kuat disebabkan karena pendistribusian BBM oleh pihak SPBU yang tidak tepat sasaran.

Seperti terjadi, Sabtu (2/7), polisi dari Satuan Intelkam Polres Karo mengamankan pembeli BBM premium yang akan dibawa ke Dairi. Tersangka KS dan JS berikut barang bukti mobil serta 13 jerigen premium diserahkan Sat Intelkam ke Satuan Reskrim Polres Karo untuk ditindak lanjuti.

Kapolres Karo melalui Kabag Humas AKP Sayuti mengatakan, kedua tersangka penduduk Desa Silalahi, Kecamatan Silalahi, Kabupaten Dairi, membeli minyak di SPBU Jalan Pematang Siantar Simpang Tiga Lau Dah Kabanjahe.

“Mereka diamankan, Sabtu (2/7) pukul 22.00 WIB. Kedua tersangka yang mungkin masih saudara sudah diamankan di Mako Polres Karo dan masih dalam pemeriksaan guna tindak lanjutnya,”ujar Sayuti.

Tanjung Beringin

Sulitnya mendapat bahan bakar minyak (BBM) khususnya minyak solar dalam dua minggu belakangan ini membuat para nelayan berbagai jenis alat tangkap banyak yang tidak melaut. Mereka terpaksa menambatkan sampan atau kapal motornya di tangkahan masing-masing.

Selain langkanya BBM para nelayan di daerah ini juga tidak pergi melaut karena minimnya hasil laut sekarang dan tidak sebanding dengan pengeluaran sekali melaut.

Beberapa pengusaha nelayan di daerah ini ketika dihubungi membenarkan hal itu. Mereka mengaku sulit mendapatkan minyak solar, kalaupun ada harga mencapai Rp7.000 per liter, itupun rebutan untuk mendapatkannya dari para pengecer.

Terkecuali itu, ucap mereka, sudah beberapa bulan didaerah ini hasil tangkapan cukup memperihatinkan dan menyedihkan, karena pulang melaut terkadang hanya membawa 5-10 Kg ikan bagi nelayan tradisional dan 50-100 Kg bagi nelayan pukat langgar. Jika seperti itu hasilnya, maka nelayan tidak untung. Bahkan pulang modal saja pun tidak. Soalnya, kalau pukat sekali melaut akan mengeluarkan biasa Rp750 ribu sampai Rp 1 juta.

Sedangkan untuk pukat langgar mencapai Rp2 juta lebih, sedangkan hasil yang dibawa pulang untuk ABK saja tidak mencukupi, keluh mereka.(hih/ssr/ps/bah)
Sumber : analisadaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bencana Asap Riau, Mahasiswa Minta Tanggung Jawab SBY

    Bencana Asap Riau, Mahasiswa Minta Tanggung Jawab SBY

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Asap Riau (Gempar) menggelar aksi solidaritas di Bundaran HI Jakarta, Minggu (16/3). Aksi ini mereka lakukan atas keprihatinan terhadap kabut asap yang menyelimuti Riau sebulan terakhir. Dalam aksinya, mahasiswa yang sebagian besar berasal dari Riau ini menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menteri Kehutanan, Menteri […]

  • Kuota Haji Bertambah 52.200 Calhaj, Jokowi Berterimakasih Kepada Raja Saudi

    Kuota Haji Bertambah 52.200 Calhaj, Jokowi Berterimakasih Kepada Raja Saudi

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih umat Islam Indonesia kepada Raja Saudi Arabia, Salman bin Abdul Aziz Al Saud atas penambahan kuota jema’ah haji Indonesia. Penambahan itu telah mengurangi masa tunggu calon jemaah haji Indonesia. Itu dikatakan Jokowi saat peresmian pembangunan asrama haji di pelataran Mesjid Agung Nur Alan Nur, Panyabungan, […]

  • Menang di Hari Kemenangan

    Menang di Hari Kemenangan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ummu Taqiyya   Sebulan penuh Allah beri kesempatan bagi ummat muslim untuk sayembara memperoleh limpahan berkah, rahmat dan ampunan di bulan suci Ramadhan. Di penghujung ramadhan mencapai garis finish kemenangan, semakin banyak rintangan, godaan dari hawa nafsu untuk lengah, hampir menyerah dan kembali berleha-leha dalam ibadah. Tak mudah untuk menang melawan hawa nafsu […]

  • Mula Kata “Indonesia” Diperkenalkan James Richardson Tahun 1869

    Mula Kata “Indonesia” Diperkenalkan James Richardson Tahun 1869

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada tahun 1869, kata “Indonesia” kali pertama muncul dalam tulisan James Richardson Logan. Kata “Indonesia” ini menunjukkan keberadaan kepulauan di lautan Hindia Pasifik. “Inde” yang artinya Hindia dan “nesos” artinya pulau. Demikian dikutip dari Swantara, majalah Triwulan Lemhanas RI No.03 Tahun I/Desember 2012. James Richardson Logan merupakan seorang pengacara. Lahir di Berwickshire-Skotlandia pada 10 April 1819. Dia […]

  • Warga Aek Mata Keluhkan Jalan Berlumpur. Kadis PUPR Madina Pastikan Perbaikan 2024 Masuk di Dana DAK

    Warga Aek Mata Keluhkan Jalan Berlumpur. Kadis PUPR Madina Pastikan Perbaikan 2024 Masuk di Dana DAK

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Warga Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) keluhkan jalan ke desa mereka yang tak kunjung dapat perhatian Pemerintah Daerah. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses satu satunya warga menunu Ibu kota Kabupaten yakni Panyabungan. Kondisi jalan menuju desa tersebut tergolong parah, jalan yang masih tanah dilapis batuan […]

  • Bupati: PPNI Punya Tanggungjawab Kemanusiaan di Sektor Kesehatan

    Bupati: PPNI Punya Tanggungjawab Kemanusiaan di Sektor Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai organisasi perawat, PPNI memiliki sisi beban tanggungawab kemanusiaan. Selaku salah satu pihak yang berada di garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, tentunya perawat akan selalu menghadapi persolan-persolan kesehatan masyarakat. Hal itu dikatakan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution di hadapan delegasi Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Madina saat […]

expand_less