Kamis, 17 Sep 2026
light_mode

Arus Balik Lebaran, Kipang dan “Alame” Laris Manis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Agt 2012
  • print Cetak

kipang 290812
PANYABUNGAN (MO) – Gelombang arus balik lebaran dari Mandailing Natal (Madina) tidak saja meramaikan terminal angkutan darat dan badan jalan oleh kenderraan-kenderaan pribadi, namun juga mendongkrak penjualan kipang dan dodol Mandailing alias “alame”.

Para pedagang kipang dan dodol di pasar Panyabungan, Rabu (29/8) mengungkapkan banyak para perantau yang hendak balik memesan dan membeli kipang dan dodol untuk dibawa ke tanah rantau sebagai oleh-oleh.

Peningkatan ini berdampak pada melambungnya pendapatan musiman masyarakat, baik industri hulu maupun hilir. Kipang dan alame adalah pengananan ciri khas Mandailing yang terbuat dari beras pulut. Kipang penganan jenis kering dan renyah dengan rasa manis, sementara alame penganan jenis kue lembut dan basah.

Bahkan pesanan untuk kipang pulut ini sudah sejak hari pertama lebaran dipesan konsumen, sehingga bagi yang terlambat melakukan permintaan akan kesulitan mencarinya din kios-kios pasar di Mandailing.

Seperti pengakuan Juliani, dia sangat sulit mencari kipang pulut di pasar Panyabungan, karena banyaknya pembeli sejak beberapa hari terakhir.

“Memang kipang ini sudah menjadi oleh-oleh bagi kita setiap pulang lebaran Idul Fitri, namun apa mau kita buat berhubung kita terlambat untuk melakukan pemesan terlebih dahulu akhirnya tidak dapat lagi, ada memang katanya tapi harus menunggu untuk keesokan harinya, sementara kita hari ini harus pulang,” ujarnya.

Lain hal dengan pemudik lainnya David Lubis yang sudah beberapa hari yang lewat sudah terlebih dahulu melakukan pemesanan kepada pedagang.

“Saya bersama keluarga bisa memeperoleh kipang yang masih baru, karena terlebih dahulu memesan kepada pembuat kipang yang merupakan industri rumah tangga itu,” ujarnya.

Selain kipang, diakui David, dia juga memesan dodol Mandailing, karena dodol dan kipang merupakan andalan sebagai oleh-oleh dan selalu ditunggu keluarga maupun tetangganya yang ada di rantau.

“Ya kipang dan alame ini sesampinya dirumah, tetangga dan kerabat akan datang menanyakan oleh-oleh kedua jenis penganan dari Mandailing ini, bahkan sudah ada yang memesan sebelum kita mudik ke Panyabungan,” ujarnya yang hendak balik ke Bali tersebut.

Butet Nasution, pembuat kipang sekaligus aleme mengakui, memasuki hari Raya Idul Fitri tahun ini permintaan untuk dua jenis makanan ini sangat meningkat jika dibandingkan dengan lebaran tahun lalu.

“Untuk lebaran tahun ini, permintaan meningkat tajam jika kita lihat dari lebaran tahun-tahun kemarin, karena kita lihatpun pemudik cukup banyak untuk tahun ini, makanya permintaan biasa untuk oleh-oleh itu meningkat, sehingga kita juga harus bekerja siang malam untuk membuat aleme dan kipang,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Medan Minta Amnesti Internasional Tangani Penembakan di Sorikmas Mining Madina

    LBH Medan Minta Amnesti Internasional Tangani Penembakan di Sorikmas Mining Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan terus melawan kebijakan kepolisian dalam menyelesaikan konflik di PT Sorik Merapi Mas,Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina). Setelah melaporkan kasus ini kepada presiden, kapolri dan pimpinan lembaga tinggi negara,LBH Medan kini meminta bantuan dari lembaga HAM internasional. ”Ya, amnesti Internasional yang mendukung tentang Hak Asasi Manusia (HAM),” ucap Direktur LBH […]

  • Desa Kumpulan Setia Hutabargot Masih Jalan Tanah

    Desa Kumpulan Setia Hutabargot Masih Jalan Tanah

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTA BARGOT (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing sudah berusia 15 tahun lebih, namun masih banyak desa-desa yang masih minim infrastruktur jalan, termasuk Desa Kumpulan Setia Kecamatan Huta Bargot yang hanya berjarak beberapa kilo meter dari ibukota kabupaten, Panyabungan. Desa ini juga berada di kecamatan yang terkenal dengan tambang batuan emasnya. ”Jalan masih tanah, apabila dalam […]

  • Lamban Layanan, BRI Kotanopan Akan Evaluasi Teller

    Lamban Layanan, BRI Kotanopan Akan Evaluasi Teller

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Terkait kekecewanya para nasabah  Bank BRI Unit Kotanopan akibat kelambanan pelayanan di bank ini, pihak BRI akan melaksanakan evaluasi dan tak tertutup kemungkinan akan melakukan penambahan teller. Itu dikatakan Kepala BRI Unit Kotanopan, Teguh Himawa kepada wartawan, Rabu (12/8) lalu di Kotanopan.  “Bukan itu saja, kita juga akan mengevaluasi seringnya […]

  • Gas LPG 3 Kg Langka, Pemkab Madina Gelar Operasi Pasar

    Gas LPG 3 Kg Langka, Pemkab Madina Gelar Operasi Pasar

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal melakukan operasi pasar terkait kelangkaan gas LPG 3Kg beberapa pekan terakhir. Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Madina Jhon Amriadi, Senin (25/4) menyatakan operasi pasar ini berlangsung sejak tanggal 22 hingga 30 April 2016. Operasi pasar dilakukan  di beberapa lokasi yang mengalami kelangkaan seperti kota Panyabungan dan Siabu. Kelangkaan gas […]

  • Pastikan Kenaikan BOS Rp 16,8 Triliun

    Pastikan Kenaikan BOS Rp 16,8 Triliun

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mulai merealisasikan rencana kenaikan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS). Mulai awal 2011 mendatang, dana BOS yang sebelumnya berjumlah Rp 12 triliun naik sebesar 12 persen menjadi Rp 16,8 triliun. Kemendiknas kini merancang mekanisme anyar untuk mengubah penyaluran dana bantuan kepada masyarakat. “Ini telah dirancang sejak lama dan kini sudah […]

  • Anggota DPRD Madina Jadi Saksi di Pengadilan, Robinson: “Itu Jefry Bunuh….Bunuh”

    Anggota DPRD Madina Jadi Saksi di Pengadilan, Robinson: “Itu Jefry Bunuh….Bunuh”

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengadilan Negeri Panyabungan kembali menggelar sidang lanjutan atas kasus pemukulan dan pengeroyokan wartawan Andalas Biro Madina, Jeffry Barata Lubis dengan agenda mendengar keterangan Ir. Ali Makmur Nasution alias Jaganding anggota DPRD Madina selaku saksi, Kamis (7/8/2014). Sidang dipimpin Hakim Ketua Majelis, Dodi Hendra Sakti, SH; anggota Ahmad Rijal, SH dan Gali […]

expand_less