Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

Isu Mutasi bergulir di Akhir Bulan Desember tahun 2012

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2012
  • print Cetak

Pejabat di Paluta Kasak Kusuk

Paluta,(MO). Mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) bakal bergulir dalam waktu dekat ini. Sejumlah pejabat mulai kasak-kusuk mengamankan dan mencari posisi empuk. Beberapa di antaranya, sudah bolak-balik ke rumah Bupati Paluta baik di Padangsidimpuan maupun di rumah dinas Bupati Paluta, Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak. Ada juga menggunakan jalur birokrasi, mendekati pejabat atau orang-orang sekitar Bupati dan pembisik Bupati Paluta Drs H Bachrum Harahap.
Informasi dihimpun, para pejabat yang akan di mutasi tersebut sulit didapatkan. Namun isu ini cukup membuat penasaran sejumlah pejabat se-Paluta khususnya di level eselon II, III dan IV atau setara kepala dinas maupun kepala bagian serta badan.

Namun yang mencuat perbincangan ditengah-tengah PNS dan para pemerhati Paluta dan para LSM dan Pers di Paluta, para pejabat bakal yang bakal Nonjob alias dimutasi oleh Bupati Paluta dan Wakil Bupati Paluta Drs H Bachrum Harahap dan H Riskon Hasibuan.

Di antaranya, Plt Kakan Kesbanlinmas, Plt Kepala Dinas Kesehatan Paluta, Kepala Dinas Kehutanan dan perkebunan Paluta, Plt Kadis PU dan sejumlah Camat dan Kabag dilingkungan Sekretariat Pemda Paluta.

Kendati jumlahnya belum diketahui. Pelaksanaan mutasi itu, sepertinya cukup tertutup untuk bisa diungkap ke publik yang membuat pejabat tersebut harap-harap cemas. Diprediksi mutasi itu akan “diledakkan” di akhir bulan Desember tahun 2012 mendatang.

Plt Sekdakab Kabupaten Padang Lawas Utara Husni Afgani Hutasuhut ketika dikonfirmasi Analisa tidak ada jawaban.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua Forum Pemuda Peduli Paluta Seri Harahap, menyikapi kembali mencuatnya isu mutasi belakangan ini, ia menilai hal itu sebagai suatu yang wajar. Yang terpenting adalah, jika Bupati Paluta benar-benar mau melakukan mutasi, itu harus dimaksudkan untuk memperbaiki yang ada saat ini. “Mutasi jangan hanya sebagai rutinitas dan persoalan like or dislike. Jangan juga karena tekanan dari siapapun,” tegasnya.

Ia pun menambahkan,mutasi harus benar-benar sebagai sebuah penyegaran dan optimalisasi kinerja para pejabat SKPD. Bupati juga harus melakukan mutasi berdasarkan evaluasi objektif dari sistem birokrasi yang ada saat ini.

“Yang terpenting adalah, isu mutasi ini jangan dijadikan sebagai alat untuk memecah konsentrasi birokrasi yang saat ini sedang dibangun Bupati Paluta,” ungkapnya. (analisa/ong)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abdur Rahim Siregar Reses, Bagikan Nasi  ke Rumah Warga

    Abdur Rahim Siregar Reses, Bagikan Nasi ke Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut dari PKS, Abdur Rahim Siregar melaksanakan reses di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (13/5/2020). Reses kali ini berbeda dengan sebelum sebelumnya karena situasi Covid-19. Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan pembagian nasi kotak juga dilakukan ke rumah rumah warga secara langsung. Abdur Rahim Siregar kepada wartawan mengatakan bahwa pembagian […]

  • Inspektur Madina Akui Inspektorat Lamban, ini Penyebabnya 

    Inspektur Madina Akui Inspektorat Lamban, ini Penyebabnya 

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektur akui lambannya kinerja Inspektorat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sebab masih kekurangan fungsional auditor, kekurangan anggaran, ruang pemeriksaan khusus serta hal lainnya guna mencapai tugas kantornya. Inspektur Rahmad Daulay, ST. mengatakan jumlah kebutuhan fungsional Auditor idealnya 79 orang dengan rincian 1 orang Auditor Ahli Utama, 6 orang Auditor Ahli Madya, […]

  • Konflik Antar Petani Akibat Irigasi Batang Gadis Kurang Urus (1)

    Konflik Antar Petani Akibat Irigasi Batang Gadis Kurang Urus (1)

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Jurnalis/Petani di Gunung Tua Jae Selain jurnalis, saya juga aktif bertani. Mengelola sawah seluas sekitar 1/3 hektar. Pun mengelola ladang bayam dan sawi seluas sekitar 2 rante. Posisi saya menulis artikel ini bukan saja dari sisi jurnalis, juga dari sisi petani. Sawah yang saya kelola terletak di hamparan persawahan Sialang, kawasan […]

  • Dahlan-Sukhairi Menang di Madina

    Dahlan-Sukhairi Menang di Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hasil perhitungan sementara Pilkada Mandailing Natal tingkat TPS di beberapa kecamatan, menunjukkan pasangan Dahlan-Sukhairi masih unggul. Rahmad Riski Daulay, salah seorang tim pemenangan Dahlan-Sukhairi di Posko Pemenangan Kotanopan, Rabu (9/12) menyatakan pasanga nomor urut 2 itu mengungguli pasangan lain di mayoritas TPS (tempat pemungutan suara) di Mandailing Natal (Madina). Begitu juga […]

  • Khofifah: BKKBN Harus Miliki Manajemen Kependudukan

    Khofifah: BKKBN Harus Miliki Manajemen Kependudukan

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara harus memiliki manajemen kependudukan dan membahasnya secara komprehensif. Hal ini bertujuan dalam mengantisipasi terjadinya ledakan penduduk di Indonesia. “Ledakan penduduk tidak bisa dianggap main-main, karena jumlah penduduk sudah tidak seimbang dengan lapangan pekerjaan yang ada. Harus ada manajemen kependudukan dan dibahas secara komprehensif,” ungkap Ketua […]

  • Memanggul Perigi Air Nira

    Memanggul Perigi Air Nira

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LELAH BERJALAN PULANG MENUAI AIR NIRA – Seorang ibu berjalan lelah memanggul perigi berisi air nira hasil sadapan dari pohon aren di hutan Desa Aek Banir Panyabungan. Di Mandailing Natal banyak ditemukan pohon aren yang tumbuh liar dan disadap penduduk untuk bahan baku pembuatan gula aren. Hanya saja pendapatan para pengrajin gula aren masih […]

expand_less