Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Sudah Mulai Sejak 2012 Apakah Pengunjukrasa Pura-pura Tidak Tahu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Jan 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aliansi yang berunjukrasa menurunkan bupati ke DPRD Madina, tadi siang, Kamis (17/1) dinilai kurang mengetahui program pendidikan gratis dan kesehatan gratis yang sudah dimulai Pemkab Madina sejak tahun 2012 lalu sebagai implementasi visi misi Hidayat-Dahlan.

“Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratsi di Madina sudah digulirkan bupati Madina sejak tahun 2012, kok pengunjukrasa masih belum tahu, sebagai mahasiswa harusnya tahu, bukan pura-pura tidak tahu,” kata pengamat politik dan pembangunan Madina, Abdul Muis Pulungan menilai poin-poin pernyataan sikap pengunjukrasa.

Dirincikannya, tahun anggaran 2012 pendidikan gratis untuk seluruh murid SMA dan SMK nilainya sebesar 50.000 per murid. Untuk murid SD dan SMP tak perlu lagi karena sudah ada program BOS dari APBN.

Selain itu, beasiswa sebesar 5.000.000 rupiah persiswa untuk 185 mahasiswa di perguruan tinggi negeri yang berasal dari Madina juga sudah disalurkan pada tanggal 3 Januari 2013 lalu. Dengan dana total 900.000.000 rupiah.

Sementara sektor kesehatan gratis juga sudah digulirkan tahun 2012 di RSU Panyabungan dan RSU Natal. Di RSU Panyabungan, pasien miskin yang menyerap dana kesehatan gratis sebesar 2,8 Milyar. Sementara di RSU Natal pasien miskin yang menyerap dana 500.000.000 rupiah.

Diungkapkannya, payung hukum pendidikan gratis dan kesehatan gratis tersebut adalah Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang ditetapkan oleh DPRD Madina dalam satu Peraturan Daerah sebagai implementasi visi misi Hidayat-Dahlan.

Untuk tahun 2013 ini, pendidikan gratis dan kesehatan gratis semakin ditingkatkan dananya pada APBD. Untuk seluruh SMA,SMK,SMP dan SD sudah dianggarkan sebesar 7.600.000.000 yang diperuntukkan sebagai pengganti biaya komite sekolah yang selama ini dibebankan kepada seluruh orang tua murid. Ditambah lagi sebesar 3.200.000.000 untuk pembelian seragam murid seluruh SMA,SMK,SMP, dan SD.

Untuk dana beasiswa sudah bertambah juga di tahun 2013 ini menjadi 1,5 milyar. Dengan demikian akan makin banyak jumlah siswa yang mendapat beasiswa dari program pendidikan gratis tersebut.

Sementara kesehatan gratis juga ditingkatkan di tahun 2013 ini, yakni sebesar 4.000.000.000. Dimana dana ini akan dibagi pada Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkeskin) sebesar 2 milyar rupiah, dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sebesar 2 milyar rupiah.

Menurut Muis, yang bertanggungjawab memantau dan mengawasai pelaksnaan pendidikan gratis dan kesehatan gratis tersebut adalah Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah. Bukan lagi bupati, sebab bupati berada diwilayah kebijakan. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Kepala Kemenag Madina Ditahan Kejatisu

    Mantan Kepala Kemenag Madina Ditahan Kejatisu

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan mantan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumut, Iwan Zulhami (IZ) dan Zainal Arifin (ZA), mantan Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mandailing Natal. Penahanan keduanya dilakukan Selasa (23/2/2021) petang, dalam kasus dugaan suap jabatan di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara (Sumut). Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar […]

  • Honorer yang Dirumahkan Dipanggil Kembali

    Honorer yang Dirumahkan Dipanggil Kembali

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Setelah mendapat kecaman dan kritikan dari berbagai elemen masyarakat, akhirnya Pemkab Mandailing Natal (Madina) memanggil kembali seluruh tenaga honorer yang dirumahkan. Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina, HM Haposan Nasution kepada MedanBisnis, di ruang kerjanya, Senin (9/1), di Panyabungan, menjelaskan, pemanggilan kembali para tenaga honorer itu merupakan hasil rapat seluruh pimpinan SKPD yang dipimpin […]

  • Pemda Diminta Seriusi Teror Harimau di Ranto Panjang

    Pemda Diminta Seriusi Teror Harimau di Ranto Panjang

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diminta lebih serius menangani teror harimau di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis. Tahun ini tercatat 2 penduduk jadi korban. Yakni, Karman Lubis (32) penderes karet, tewas diterkam harimau pada Maret 2013. Kemudian Torkis Lubis (30) penderes karet, diterkam harimau pada 22 Juni 2013. Keduanya merupakan […]

  • Masyarakat Minta Kafe di Jalan STAIM Ditertibkan

    Masyarakat Minta Kafe di Jalan STAIM Ditertibkan

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan kafe di sekitar Jalan Sekolah Tinggi Agama Islam Madina (STAIM), membuat resah masyarakat Desa Hutabaringin, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Masyarakat berharap Satpol PP segera melakukan penertiban terhadap kafe tersebut. Apalagi di kawasan itu juga sering terjadi keributan. Demikian disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Madina Arminsyah Batubara setelah mendapat surat tembusan laporan […]

  • Parpol Diminta Jangan Usung Caleg Danga-Danga

    Parpol Diminta Jangan Usung Caleg Danga-Danga

    • calendar_month Sabtu, 14 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai politik di Mandailing Natal (Madina) harus menyuguhkan calon legislatif yang bermutu di Pemilu 2019. Jangan figur danga-danga alias bloon yang tak memiliki kapasitas keilmuan dan ahlak yang rendah. Berkualitas dari sisi ilmu pengetahuan, ideologi serta ahlak yang baik, juga memiliki karakter yang kuat. Agar kelak DPRD Madina tak diisi oleh […]

  • DPRD Minta Tunta Penerbitan HGU Kepada PT Randy

    DPRD Minta Tunta Penerbitan HGU Kepada PT Randy

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    foto gedung DPRD Madina PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ilyas Siswadi meminta pemkab menunda penerbitan HGU kepada PT. Rendy Permata Raya sebelum status lahan tuntas. Pasalnya, kondisi di lapangan diduga terjadi tumpang tindih lahan antara yang diklaim perusahaan itu dengan lahan Trans Singkuang di Kecamatan Muara Batang Gadis. […]

expand_less