Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Membangun Pendidikan Harus Melalui Hati Tulus

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan Ulang Tahun PGRI Ke-65 di Kabupaten Mandailing Natal Kadis Pendidikan Drs Musaddad Daulay MM berpesan dalam membangun pendidikan guru harus melalui hati yang tulus dan ikhlas.

“Profesi (guru-red) yang harus mempunyai kesabaran dan keuletan yang luar biasa dalam upaya mencerdaskan anak bangsa agar dapat meraih prestasi yang gemilang di masa depan juga yang akan menjadi tumpuan dan harapan para orangtua serta Kabupaten Mandailing Natal guru dengan lika-liku kehidupan mempunyai tugas yang sangat berat,” sebutnya di Lapangan Perkantoran Bupati Lama se usai melakukan upacara,” Kamis (25/11).

Dikatakannya, pahlawan tanpa tanda jasa ini mungkin sekarang hanya sebuah kalimat yang tidak ada nilainya. Walau pahlawan ini tidak di ingat siapapun dan kapanpun. Padahal jika dikenang masa lalu ketika menduduki pendidikan sekolah dasar dengan mengucapkan sebuah kata dan angka yang ditotorkan oleh guru tersebut membuat sebuah makna dan arti hidup yang luas bisa dimanfaatkan sekarang ini.

“Kita akui masih banyak kekurangan dalam memberikan pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal ini. Namun kita juga telah membuat yang terbaik demi untuk mencerdaskan anak didik yang akan menjadi generasi pemimpin bangsa ini,” sebutnya.

Sementara Kapolres Mandailing Natal Hirbak Wajyu Setiawan SIK yang bertindak sebagai inspektur upacara yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional menyampaikan.

Selamat hari guru kepada para guru seluruh Indonesia yang saya banggakan sekaligus selamat HUT Ke-65 Persatuan Guru Republik Indonesia yang jatuh pada 26 Nopember 2010, mudah mudahan para guru dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara.

“Ada tiga hal penting yang harus di petik dalam rangka memperingati hari guru nasional yakni, merupakan momentum penting yang tepat untuk merenungkan atau merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah panjang yang telah di lalui, ini berkaitan dengan cita-cita awal yang mendorong lahirnya Hari Guru Nasional,” sebutnya.

Sebuah cita-cita yang saat ini dicirikan dengan semangat kesedian diri untuk memberikan lebih dari kewajiban dan menerima kurang dari hak-haknya, disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang kurang itu dijadikan sebagai investasi kemasyarakatan, yang insa Allah pada saatnya akan memperoleh kemamfaatan lebih.

“Kedua, bersamaan dengan upaya reflektif tersebut, adalah upaya untuk instropeksi terhadap perjalanan yang selama ini telah dilakukan demi untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan,” sebutnya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprovsu Diminta Bangun Jembatan Pulopadang

    Pemprovsu Diminta Bangun Jembatan Pulopadang

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jembatan Pulopadang yang menghubungkan Kecamatan Linggabayu dengan Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diharapkan dibangun. Lantai jembatan yang terbuat dari papan ini sangat memperihatinkan, padahal kendaraan yang melintas cukup padat mulai dari truk dan kendaraan roda dua.(Mo)

  • Mahasiswa Desak Agar Pemkab Madina Bersih dari KKN

    Mahasiswa Desak Agar Pemkab Madina Bersih dari KKN

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar tiga puluh mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) berunjukrasa mendesak penegakan pemberantasan korupsi di Madina. Unjukrasa hari Selasa (16/2) itu dimulai dari kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi, lalu ke kantor bupati Mandailing Natal (Madina) dan diteruskan ke DPRD Madina. Pengunjukrasa mendesak penghapusan […]

  • Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

    Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecurangan di Pilkada Mandaiiling Natal tahun 2020 dinilai lebih dahsyat dari kecurangan Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010. Mantan Ketua Umum Ima Tabagsel priode 2010-2012, Misron Saidi Batubara,ST menyatakan itu kepada Mandailing Online, Senin (21/12/2020) di Panyabungan. Menurutnya, fakta-fakta memberikan indikasi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif di Pilkada Mandailing Natal […]

  • Wabup Jakfar Sukhairi : 40 % Dana Desa Harus Uang Tunai Untuk Warga

    Wabup Jakfar Sukhairi : 40 % Dana Desa Harus Uang Tunai Untuk Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, H.M Ja’far Sukhairi Nasution menghimbau agar 40 persen pagu Dana Desa (DD) dialihkan ke dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga yang kian berat secara ekonomi dampak pandemi Corona (Covid-19). Dia juga meminta dukungan semua pihak agar pengalihan 40 persen itu mampu diaplikasikan para kepala desa. “Ini […]

  • Atika : Pebukaan Jalan ke Perkebunan Rakyat Satu Solusi Penting

    Atika : Pebukaan Jalan ke Perkebunan Rakyat Satu Solusi Penting

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan rakyat merupakan salah satu lapangan usaha rakyat yang terbesar dalam struktur ekonomi Madina di sektor pertanian. Bahkan, secara kalkulasi, perkebunan jauh lebih rill memakmurkan petani ketimbang sawah. Sebab, standar kepemilikan luas lahan sawah sejatinya adalah 2 hingga 3 hektar per kepala keluarga. Tetapi luas sawah itu tak bisa tercapai per […]

  • Nila Sari Mengaku Terharu Saat Memproduksi Film “Si Bisuk Naoto”

    Nila Sari Mengaku Terharu Saat Memproduksi Film “Si Bisuk Naoto”

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDEMPUAN (Mandailing Online) – Nila Sari yang memerankan tokoh Lia di Film “Si Bisuk Naoto” mengaku terharu kala pihaknya dari Nila Sari Pro bekerjasama dengan tim kreatif Tympanum Novem Multimedia dari Siabu, Mandailing Natal dalam memproduksi film tersebut. “Saya terharu karena di tangan Tympanum, yang tidak bisa akting pun menjadi bisa,” katanya kepada Mandailing […]

expand_less