Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Lopo Kopi Dotek: Ruang Sosial Serasa Ngampus

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

 

Goresan Ringan: Ludfan Nasution
Jurnalis/pengamat, tinggal di Kotasiantar, Panyabungan

 

Di banyak tempat di Mandailing dan Tapanuli bagian selatan lainnya, lopo kopi (lepau/warung kopi) bukan sekadar tempat minum kopi. Ia adalah ruang sosial kecil tempat pikiran bertemu, beradu, lalu berpisah tanpa perlu diputuskan siapa yang benar.

Di sana kopi sering disajikan dalam bentuk yang khas: kental, pekat, pahit dan manis menyatu. Sebagian orang menyebutnya kopi dotek. Bubuk kopi yang agak banyak, air tidak terlalu longgar, gula secukupnya—hasilnya segelas kopi dengan tubuh yang tebal dan rasa yang berlapis.

Kopi seperti ini jarang diminum terburu-buru. Ia diseruput perlahan, memberi waktu bagi lidah dan pikiran untuk bekerja bersamaan.

Biasanya kopi dotek hadir pada dua momen: pagi sebelum kerja dimulai dan malam setelah aktivitas selesai. Pagi hari, ia seperti mesin penggerak pikiran. Malam hari, ia berubah fungsi menjadi teman rehat, teman cerita, dan kadang teman merenung.

Ludfan Nasution

Sering terjadi sebuah adegan sederhana: sisa pedas makan malam masih terasa di lidah, lalu masuk kopi dotek panas. Jika kebetulan ada rokok kesukaan, suasana itu bagi sebagian orang terasa seperti “syurga kecil dunia”.

Namun sebenarnya yang paling menarik dari lopo kopi bukanlah kopinya, melainkan percakapannya.

Topik-topik di meja kopi sering muncul dari hal sederhana. Seseorang melempar pertanyaan atau pendapat. Kadang tentang politik daerah, kadang tentang adat, kadang tentang ekonomi kampung, kadang pula sekadar soal kehidupan sehari-hari.

Yang menarik, topik-topik itu jarang sekali benar-benar selesai.

Satu orang memancing gagasan. Yang lain menimpali. Beberapa menit kemudian muncul bantahan. Suasana sempat memanas, lalu tiba-tiba berubah arah karena ada cerita baru atau orang baru datang. Diskusi pun berpindah.

Di lopo kopi, gagasan tidak selalu dicari kesimpulannya. Ia lebih sering dilemparkan untuk menguji pikiran kawan. Seperti batu kecil yang dilempar ke kolam, riaknya menyebar ke berbagai arah.

Justru karena tidak dituntaskan, gagasan itu sering terbawa pulang oleh masing-masing orang.

Mungkin malam itu topiknya tidak selesai. Tapi keesokan hari seseorang masih memikirkannya. Di situlah lopo kopi menjalankan fungsi yang sering tidak disadari: menanam benih pikiran dalam masyarakat.

Warung kopi semacam ini bisa disebut sebagai universitas rakyat yang paling sederhana. Tidak ada kurikulum, tidak ada dosen, tidak ada jadwal resmi. Yang ada hanya kopi, percakapan, dan pengalaman hidup yang saling dipertukarkan.

Kopi dotek sendiri seolah menjadi metafora kecil dari kehidupan sosial itu: pahit dan manis hadir bersamaan, kental dan tidak tergesa-gesa.

Di meja kopi, orang tidak selalu mencari kemenangan dalam debat. Yang lebih penting adalah menjaga percakapan tetap hidup.

Dan selama kopi masih mengepul di cangkir, percakapan seperti itu tampaknya akan terus ada—dengan atau tanpa kesimpulan.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film “ Senandung Willem” Masuk Percetakan.

    Film “ Senandung Willem” Masuk Percetakan.

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Film Mandailing “Senandung Willem”, sebuah film sejarah tokoh pendidikan nasioanl Willem Iskander diperkirakan akan rilis akhir Ramadhan dalam bentuk CD. Pihak Tympanum Novem yang memproduksi film ini jika tak ada aral melintang akan menuntaskan keseluruhan proses hari ini Senin (29/7/2013) dan seterusnya masuk masuk percetakan. Film berformat DVD berdurasi dua jam […]

  • Komunitas Sahabat Muda Nilai Ivan Iskandar Batubara Layak Pimpin Madina

    Komunitas Sahabat Muda Nilai Ivan Iskandar Batubara Layak Pimpin Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jelang Pilkada Madina Tahun 2024 Nama Ivan Iskandar Batubara kian menjamur ditengah tengah masyarakat bakal maju mengisi bursa pencalonan Calon kepala daerah Mandailing Natal (Cakada) Tahun 2024. Alasan majunya sosok Ivan Iskandar ditandai dengan konsep “Patujoloon Mandailing Natal”. Hambali Evan Ketua Komunitas Sahabat Muda Ivan mengatakan Ivan Iskandar merupakan salah satu […]

  • 10,46% kosmetik di Sumut tak aman

    10,46% kosmetik di Sumut tak aman

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kaum wanita di Sumatera Utara diingatkan dalam menggunakan kosmetik. Pasalnya, kosmetik yang beredar di Sumut masih belum aman Dari hasil uji kosmetik tahun 2010 yang dilakukan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumut, sebanyak 10,46 persen kosmetik tidak memenuhi syarat kesehatan. Sebagian terbukti mengandung pewarna yang dilarang. Bahkan, masih ada yang mengandung […]

  • Pemkab Madina Bangun Ratusan Sarpras Sekolah Selama Tiga Tahun

    Pemkab Madina Bangun Ratusan Sarpras Sekolah Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak 2021, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Dinas Pendidikan telah membangun sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan berupa ratusan gedung baru di sekolah-sekolah yang ada di kabupaten ini. Termasuk gedung laboratorium komputer, UKS, ruang kelas inklusif, dan jamban. Kepala Dinas Pendidikan Madina Rahmad Hidayat mengungkapkan hal itu ketika dimintai keterangan […]

  • Bobby dan Harun Putra Madina Jadi Jagoan Gerindra Untuk Pilkada

    Bobby dan Harun Putra Madina Jadi Jagoan Gerindra Untuk Pilkada

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Dalam proses penjaringan Pemilihan Kepala Daerah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Utara (Sumut) jagokan dua putra terbaik Mandailing Natal (Madina) dalam Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 mendatang. Ketua DPC Partai Gerindra Madina, H Erwin Efendi Lubis, SH, Rabu […]

  • Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Horrific! Barbaric! Itulah kata yang pasti muncul dibenak manusia modern hari ini  jika mendengar kata “perang”. Kenapa tidak? Karena perang yang telah terjadi, baik perang dunia pertama dan kedua telah menyisakan luka mendalam dan ketakutan yang mendarah daging bagi korban yang masih hidup atau keluarga yang telah […]

expand_less