Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Prof. Todung: SMGP Jangan Abaikan Hak Madina, Harus Tunduk pada Aturan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
  • print Cetak

Prof. Todung Mulia Lubis (baju batik). Bupati Madina Jafar Sukhairi Nasution (baju putih) dalam pertemuan informal di Jakarta, Rabu (5/10/2022).

JAKARTA (Mandailing Online) – Prof. Todung Mulia Lubis menyatakan PT SMGP jangan mengabaikan penduduk sekitar. Pun juga harus tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di sisi lain, Todung berpendapat bahwa keberadaan perusahaan SMGP di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang transisi energi melalui Energi Baru Terbarukan (EBT).

Itu dikatakan Todung di Jakarta, Rabu (5/10/2022) usai bertemu dengan Bupati Madina Jakfar Sukhairi Nasution dalam pertemuan informal yang dihadiri beberapa pejabat Pekab Madina dan tokoh Madina.

Dikatakan, selaku perusahaan yang mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP), SMGP harus tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SMGP harus memenuhi kewajibannya kepada rakyat Madina dan Pemerintahan Madina, karena perusahaan akan langgeng atau sustanable jika mendapatkan dukungan publik.

“Jadi masyarakat setempat itu jangan dibiarkan atau jangan ditelantarkan, karena masyarakat setempat itu merupakan bagian dari penyangga keberlangsungan perusahaan”, kata pria ahli hukum yang saat ini menjabat Duta Besar Indonesia di Norwegia.

Duduk di kiri, Ali Mutiara Rangkuti (pemimpin umum Madina Pos)

Todung juga berpendapat bahwa kontribusi perusahaan kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal saat ini belum memadai atau belum signifikan sama sekali jika dibandingkan dengan kondisi perusahaan yang dinilai punya pendapatan cukup besar setiap bulannya.

“Mereka (perusahaan) kan hidup dari kekayaan alam kita (Madina) maka mereka harus ihklas dong berbagi dengan masyarakat dan pemerintah daerah. Jika baru sekitar 0,5 % dari pendapatan pertahunnya tentunya belumlah memadai, kan ada tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitarnya”, tutupnya.

Sumber: Madina Pos

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak gampang menguasai saham PT Inalum

    Tak gampang menguasai saham PT Inalum

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi D DPRD Sumut, Tunggul Siagian. mengatakan, kalau memang rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) serius untuk membeli 58,88 persen saham PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), ini merupakan sebuah prestasi bagi Pemprov Sumut. Pernyataan ini diutarakan Tunggul terkait pernyataan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, yang menyatakan, Pemprov […]

  • Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah, S.Pd Guru dan Pemerhati Masyarakat Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan […]

  • Kaki Santri Yang Terancam Diamputasi Itu, Ternyata Sedang Program Tahfizul Qur’an

    Kaki Santri Yang Terancam Diamputasi Itu, Ternyata Sedang Program Tahfizul Qur’an

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabungan yang kakinya terancam diamputasi ternyata sedang mengikuti program Tahfizul Qur’an.  “Aldi santri yang cerdas. Mendapat juara II II ketika semester I, dan sekarang masuk program Tahfizul Qur’an,” kata salah seorang pengajar Pesantren Darul Ikhlas, Damratua Siregar, SHI kepada Mandailing Online, Jum’at (16/9). […]

  • Generasi Bangsa Aset Yang tiada terharga Nilainya

    Generasi Bangsa Aset Yang tiada terharga Nilainya

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siswa Sekolah Dasar SD Negeri No.126 Gunung Baringin Antusias mengerjakan tugas yang diberikan guru. Mereka yakin bahwa hari esok pasti gemilnag. (MOL)

  • Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

    Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Poldasu, Jumat (19/7), akhirnya melakukan penahanan terhadap lima tersangka dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). “Sekarang tersangkanya masih dalam perjalanan, dijemput anggota kita dari sana (Labusel, red). Kelimanya akan langsung kita tahan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol […]

  • Mantan Kadis KPAD Sibolga Diperiksa Poldasu

    Mantan Kadis KPAD Sibolga Diperiksa Poldasu

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Kadis Keuangan Pendapatan Anggaran Daerah (KPAD) Pemko Sibolga, Hasibuan, diperiksa penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu terkait dugaan korupsi pengadaan lahan seluas tiga hektare untuk pembangunan terminal truk di Huta Toruan, Sibolga Utara, Kota Sibolga, dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Sebelum diperiksa pada Rabu (18/3/2015), Hasibuan selaku pengguna anggaran dalam proyek yang dananya […]

expand_less