Senin, 20 Jul 2026
light_mode

Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • print Cetak

(Tanggapan Terhadap Pidato Wakil Bupati Mandailing Natal di Peringatan ke-33 Hari Keluarga Nasional di Panyabungan, Senin, 29 Juni 2026)

Oleh: Supardi S.H.I
Founder Business Owners Community-Panyabungan

 

 

​Setiap kali kita bicara tentang “Ketahanan Keluarga” narasi yang muncul sering kali terlalu domestik dan teoritis.

Kita bicara tentang pola asuh, komunikasi antar anggota keluarga, hingga keharmonisan psikologis.

Namun, sebagai seorang sociopreneur yang sehari-hari berhadapan dengan realitas sosial di lapangan, saya melihat ada satu fondasi yang sering kali retak sebelum bangunan itu sempat berdiri kokoh: ekonomi.

​Mari jujur pada realitas hari ini. Kita berada di era di mana biaya hidup melesat, lapangan kerja formal makin kompetitif, dan tidak semua orangtua memiliki jaminan hari tua atau kesehatan yang memadai. Menuntut sebuah keluarga untuk tetap harmonis dan tangguh di bawah bayang-bayang utang atau kecemasan “besok makan apa” adalah sebuah kenaifan.

​Di sinilah lanskap ketahanan keluarga harus digeser. Beban finansial tidak bisa lagi seratus persen ditumpangkan di pundak orang tua.

Anak-anak muda yang berani mengambil risiko membuka usaha—bukan lagi sekadar pencari nafkah tambahan, melainkan penyangga utama (the ultimate buffer) ketahanan keluarga.

Dari Konsumen Menjadi Produsen: Mengubah Beban Menjadi Tiang Penopang

​Dalam struktur keluarga tradisional, anak muda sering diposisikan sebagai “biaya” atau konsumen hingga mereka lulus kuliah dan mendapat pekerjaan kantoran. Namun, sociopreneurship mengajarkan kita untuk melihat potensi, bukan beban.

​Ketika seorang anak muda memutuskan untuk melek finansial dan membangun bisnis—bahkan dari skala mikro digital seperti reseller, agensi kreatif, atau kuliner rumahan—terjadi pergeseran peta kekuatan ekonomi di dalam rumah:

Menghentikan “Sandwich Generation” Sejak Dini: Anak muda yang mandiri secara finansial tidak perlu membebani orang tua mereka yang mulai menua untuk biaya gaya hidup atau kebutuhan kuliah.

Katup Penyelamat Krisis: Ketika orang tua mengalami PHK atau penurunan kesehatan, bisnis yang dirintis anak muda sering kali menjadi sekoci penyelamat yang menjaga dapur tetap mengepul.

Transfer Mindset: Pemuda yang berbisnis akan membawa atmosfer produktif ke dalam rumah. Mereka menularkan literasi keuangan kepada adik, kakak, bahkan orang tua mereka sendiri.

Memutus Rantai Kemiskinan dengan Nilai Keekonomian Baru

​Kemiskinan struktural sering kali diwariskan bukan karena malas, melainkan karena replikasi cara berpikir yang terbatas dari generasi ke generasi. Seorang pebisnis muda akan memutusnya dengan paksa melalui inovasi.

Siklus Kerentanan Versus Siklus Ketangguhan

Siklus Rentan: orang tua yang kesulitan ekonomi bisa membuat anak tidak mandiri, stres finansial, stres sosial, jatuh ke judionline, game online, narkoba, perceraian.

Siklus Tangguh: Anak muda berbisnis, pendapatan masuk, ruang napas ekonomi longgar, keluarga stabil dan harmonis.

​Ketika kebutuhan dasar sebuah keluarga terpenuhi secara bermartabat, angka stres di dalam rumah tangga menurun drastis.

Anak-anak bisa bersekolah dengan tenang, dan orang tua bisa menua dengan layak.

Dari sinilah keharmonisan yang hakiki itu lahir—bukan dari jargon seremonial, melainkan dari rasa aman secara finansial.

​Pebisnis muda bahkan bisa
me​libatkan keluarga menjadikan bisnis sebagai ekosistem gotong-royong di rumah. Ibu bisa membantu produksi, adik membantu packing, dan sebagian fokus pada pemasaran digital.

Ketahanan Nasional Dimulai dari Kamar Anak Muda

​Ketahanan keluarga nasional tidak akan pernah tercapai jika kita terus membiarkan anak-anak muda kita menjadi penonton di era digital ini.

Kita perlu mencetak lebih banyak pebisnis muda, bukan hanya demi pertumbuhan PDB negara, melainkan demi menyelamatkan jutaan unit keluarga di Indonesia dari ambang kerapuhan ekonomi.

Pebisnis muda bisa menjadi pahlawan ketahanan keluarga yang sesungguhnya. ***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslim Madina Unjukrasa Desak Penghentian Kekejaman Terhadap Rohingya

    Muslim Madina Unjukrasa Desak Penghentian Kekejaman Terhadap Rohingya

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seribuan kaum muslim Mandailing Natal melakukan unjukrasa, Rabu (6/9/2017), menentang kekejaman pemerintah Myanmar terhadap kaum Muslim Rohingya. Aksi dimulai dari pelataran parkir masjid agung Nur Ala Nur dan berjalan kaki menuju gedung DPRD Mandailing Natal. Aksi dengan tema Solidaritas Kemanusian Untuk Rohingya ini merupakan massa gabungan 5 organisasi, yakni Laskar […]

  • Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

    Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski APBD Madina telah disahkan DPRD pada Desember lalu, pihak KPU Madina masih ngotot ada perubahan dana untuk Pilkada 2020. Di APBD 2020 itu ditetapkan pagu dana hibah untuk KPU sebesar 37 milyar rupiah biaya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pihak DPRD Madina tetap pada pendirian bahwa dana hibah […]

  • Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Ternyata Punya Perhatian Serius pada Petani di Madina. Ini buktinya

    Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Ternyata Punya Perhatian Serius pada Petani di Madina. Ini buktinya

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) : Ternyata tahun anggaran 2024 ini ada 11 yunit hand traktor yang diserahkan ke kelompok tani buah dari perjuangan Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution. 11 yunit itu diperjuangkan nya pada saat masih menjabat sebagai pimpinan DPRD Sumatera Utara. Dari data yang diperoleh ke 11 yunit alat mesin […]

  • Tak Berkategori

    Harga Kakao Naik, Produksi Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga biji kakao di tingkat petani mengalami kenaiakan dalam seminggu terakhir. Tetapi produksi justru menurun akibat curah hujan yang tinggi. Saat ini harganya sudah di level 17.500 hingga 18.000 rupiah per kilo gram. Pekan lalu sempat di kisaran 15.000 per kilo gram. Tingginya curah hujan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam […]

  • Teroris RI bukan jaringan Osama

    Teroris RI bukan jaringan Osama

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Selama ini, aksi teror yang terjadi di Indonesia selalu dikaitkan dengan Al Qaidah miliknya Osama Bin Laden. Bahkan kematian Osama pun dikhawatirkan akan membuat jaringan teror di Indonesia kembali marak sebagai aksi balas dendam. Ketakutan ini dibantah mantan . “Tidak ada efek besar dari tewasnya Osama Bin Laden terhadap teroris di Indonesia,” kata […]

  • Aneh! Ruang Baca Perpustakaan Pemkab Madina Full Musik

    Aneh! Ruang Baca Perpustakaan Pemkab Madina Full Musik

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – bagai mana pengunjung mau konsentrasi baca kalau ruang perpustakaan sendiri kerap diisi dengan suara musik. Ini lah yang terjadi di perpustakaan Madina yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Berdasarkan penelusuran Mandailing Online Kondisi perpustakaan sendiri sepi. Tak ada yang berubah dari tahun ke tahun. Bahkan ada ditemukan hal aneh seperti […]

expand_less