Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

Dana Desa Kampung Padang di Madina 2025: Pagu Rp965 Juta, Realisasi Baru Rp661 Juta

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • print Cetak

Gambaran alokasi anggaran Desa Kampung Padang di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( ist )

Panyabungan|| Mandailing Online – Realisasi Dana Desa Kampung Padang,Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal tahun 2025 baru mencapai Rp661.673.400 dari total pagu Rp965.871.000. Artinya masih ada sisa Rp304.197.600 atau 31,5% yang belum disalurkan hingga akhir tahun anggaran.

Data ini terungkap dari laporan penyaluran dana desa tahap 1 dan 2.

Dari total realisasi, Tahap Satu tersalur Rp478.123.400 atau 72,26%. Sementara Tahap Dua baru Rp183.550.000 atau 27,74%.

Porsi Terbesar Bukan Infrastruktur

Alih-alih fokus ke infrastruktur dasar, anggaran terbesar justru masuk ke pos non-fisik.

Pos “Keadaan Mendesak”menyedot anggaran paling besar, yakni Rp144.000.000. Disusul Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, dan Keagamaan sebesar Rp125.680.000.

Pos lain yang nilainya cukup besar adalah Pembangunan Sarana dan Prasarana Energi Alternatif dengan Rp127.250.000 dan Pelatihan Hukum dan Perlindungan Masyarakat senilai Rp56.655.000.

Berbanding terbalik, anggaran untuk kebutuhan dasar warga terbilang kecil.

Pembangunan Jalan Usaha Tani hanya Rp40.126.500 Rehabilitasi Jembatan Desa Rp35.323.000. Sanitasi Permukiman seperti gorong-gorong dan parit Rp17.497.000.

Untuk Pemeliharaan Fasilitas Sampah dialokasikan Rp12.000.000.

Sektor kesehatan dan pendidikan juga tidak terlalu besar. Penyelenggaraan Posyandu Rp27.100.000 dan PAUD/TK/TPQ Rp24.000.000.

Sementara untuk transparansi informasi ke publik seperti pembuatan baliho LPJ APBDes hanya Rp3.000.000. Pemutakhiran Peta Desa Rp3.600.000. Dan Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp3.068.000.

Pos lainnya yakni Pembinaan PKK Rp30.373.900, Pelatihan Lembaga Kemasyarakatan Rp7.000.000, dan Pelatihan UMKM/Koperasi Rp5.000.000.

Dengan realisasi baru 68,5%, publik Kampung Padang kini menanti kejelasan. Rp304 juta sisa pagu akan digunakan untuk program apa?

Khususnya pos “Keadaan Mendesak” Rp144 juta juga perlu dirinci. Mendesak untuk apa? Apakah sudah sesuai kebutuhan warga?

Dana desa adalah uang negara. Keterbukaan dan ketepatan sasaran menjadi kunci agar tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.( nap )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Massa Demo ke DPRD Madina, Menyegel 3 Ruangan Fraksi

    Massa Demo ke DPRD Madina, Menyegel 3 Ruangan Fraksi

    • calendar_month Kamis, 27 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Madina berunjukrasa ke DPRD Madina, Rabu (27/9), menuntut agar segera mungkin lembaga wakil rakyat menghentikan kisruh politik karena sudah membahayakan daerah. Aksi demo ini berlangsung disaat belum mulainya rapat paripurna DPRD Madina akibat belum cukup quorum. Kelompok 18 terdiri […]

  • Tuntas Enam Bulan, Investor Tawarkan PLTS

    Tuntas Enam Bulan, Investor Tawarkan PLTS

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Investor gabungan asal Kanada-Indonesia menawarkan solusi krisis listrik di Sumut dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS yang diproyeksikan terbangun dalam enam bulan itu akan menyuplai daya listrik hingga 60 Megawatt. Proyek pembangkit ini diharapkan menjadi solusi atas ketidakberdayaan PT PLN (Persero) Sumut memenuhi listrik masyarakat Sumut. Penawaran ini disampaikan Raed Arab […]

  • Warga Tapus Minta Cabut Izin PT.M3

    Warga Tapus Minta Cabut Izin PT.M3

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perwakilan Masyarakat Tapus Kecamatan Lingga Bayu kembali mendatangi Dinas Pertambangan dan Energi Mandailing Natal (Madina) minta menghentikan dan mencabut izin aktivitas PT. Madinah Madani Mining (PT.M3) sebelum masyarakat bertindak anarkis. Pasalnya, keberadaan PT.M3 hingga saat ini hanya menjadi masalah bagi warga di Kelurahan Tapus. “Hingga saat ini perusahaan tersebut hanya menimbulkan […]

  • ATAS NAMA GALUNDUNG

    ATAS NAMA GALUNDUNG

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ada banyak kata ternyata yang mati, zaman melupakannya. Tapi ada juga banyak kata yang kembali terpilih, karena zaman tak melupakannya. Sebutlah “galundung” sebuah idiom yang tiba-tiba meneror pola perhatian kita. Ia bukan sekedar alat pemecah batu. Kalau hanya itu, ia tidak akan lebih hebat dari palu, martil, “indalu” atau “batu panggilingan”, meskipun dalam konteks fungsi […]

  • Warga Mompang Julu Blokir Jalinsum

    Warga Mompang Julu Blokir Jalinsum

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah ban terbakar membara di atas aspal jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Senin (29/6/2020). Ratusan warga Desa Mompang Julu, Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumut memblokir jalan negara itu sebagai protes kebijakan kepala desa dalam pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa. Jalinsum pun lumpuh akibat aksi warga itu. Warga meneriakkan desakan agar bupati memberhentikan kepala […]

  • PNS protes kebijakan Wabup

    PNS protes kebijakan Wabup

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LIMAPULUH – Aksi demo PNS di gedung DPRD Kabupaten Batubara memprotes kebijakan Wabup Gong Matua Siregar, berbuntut panjang. Kerana hal itu mengarah penghinaan kepada Wabup sesuai isi poster yang dibawa massa pada aksi tersebut. ”Ini merupakan penghinaan terhadap diri saya,” tukas Wakil Bupati (Wabup), Gong Matua Siregar, pagi ini, seraya mengaku telah memanggil Sekda, sekaligus […]

expand_less