Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Tempe Tahu Madina Dikecilkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Jul 2012
  • print Cetak

Terkait Melonjaknya Harga Kedelai

foto pengrajin tahuPANYABUNGAN (MO) – Lonjakan harga kedelai secara nasional juga berimbas di Mandailing Natal (Madina). Pengrajin tahu dan tempa terpaksa mengecilkan ukuran tahu dan tempe yang diproduksi.

“Meski untung tipis, kami harus tetap harus memproduksinya, tapi takarannya dikurangi,” ungkap Paijo, pengrajin tahu tempe di Desa Aek Galoga, Panyabungan menjawab artawan, Jum’at (27/7).

Dia mengatakan, harga kacang kedelai dalam beberapa bulan ini sudah tiga kali naik dari Rp. 4.000 naik menjadi Rp. 5.500 dan melonjak lagi menjadi Rp. 8.000 per kilogramnya. Sehingga para pengrajin tahu tempe di daerah mencari solusi seperti mengurangi ukuran ketebalan tahu dan tempe.

“Inilah mungkin salah satu cara dalam menyiasati melonjaknya harga kedela. Kalau untuk menaikan harga jual per biji rasanya tidak mungkin lagi. Sebab, harga 400 rupiah per biji tahu sudah merupakan harga maksimal untuk saat ini,” katanya.

Pengrajin tahu tempe lain bernama Jagadang juga mengungkapkan hal serupa. Gejolak harga kedelai sangat berdampak pada produksi.

Menurutnya, pabrik miliknya biasa memakai bahan baku 5 kilo gram kacang kedelai untuk sekali produksi. Namun, setelah harga kedelai naik, bahan kedelai harus dikurangi menjadi 4,5 kilo gram dengan catatan jumlah biji tahu dan tempe yang diproduksi tetap serupa dengan yang berbahan baku 5 kilo gram.

“Ini kita lakukan agar tidak merugi. Sementara permintaan oleh konsumen tetap berlangsung. Biarpun labanya sedikit, kita tetep memproduksi,” ujarnya.

“Untuk mogok produksi seperti yang dilakukan pengrajin di daerah lain rasanya tidaklah, sebab kita ini berada di daerah, tidak ada nanti yang memperhatikan, yang perlu itu pemerintah melakukan evaluasi terhadap harga kacang kedelai agar kembali normal,” imbuhnya.

Dan, menurut Jagadang, jika saja harga kedelai terus bertahan tak turun beberapa minggu lagi, bukan tidak mungkin banyak para pedagang yang gulung tikar alias tutup.

“Saya melihat jika saja harga kedelai tidak bisa diantisipasi kedepannya, akan banyak pengrajin tahu tempe yang merugi berujung pada penutupan produksi,” pungkasnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Gotong Royong Bersama Warga Bangun Rambin

    Bupati Madina Gotong Royong Bersama Warga Bangun Rambin

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan bersama warga melakukan gotong royong pengambilan material batu pembangunan jembatan gantung di Sungai Muara Parlampungan, Sulang Aling, Kecamatan Muara Batang Gadis. Gotong royong yang juga diikuti sejumlah anggota DPRD, para pejabat SKPD ini berlangung hari Minggu (25/10). Anggota DPRD Madina yang ikut adalah M […]

  • Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam tampak berkumpul di Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Belum diketahui secara pasti apa maksud kedatangan puluhan massa berseragam serba putih ini. Pantauan Tribun, beberapa perwakilan massa tampak masuk ke gedung Polresta Medan. Sementara itu, beberapa massa lainnya tampak berjaga di halaman kantor polisi ini, seakan hendak mengepung gedung […]

  • SK Penugasan Tengku Erry jadi Plt Gubernur Sudah Diteken Mendagri

    SK Penugasan Tengku Erry jadi Plt Gubernur Sudah Diteken Mendagri

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menandatangani surat penugasan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, menjalankan tugas gubernur, pascapenahanan Gatot Pudjo Nugroho yang berstatus tersangka kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. “Setelah menerima pemberitahuan dari KPK, surat sudah kami siapkan. Prinsipnya juga sudah disiapkan. Hari ini […]

  • IMMAN Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

    IMMAN Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desakan terus mengalir agar Pemkab Madina mengaktifkan kembali beasiswa miskin  berprestasi yang sempat dihentikan dalam beberapa tahun terakhir. Kali ini desakan datang dari DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN). Ketua Umum DPP IMMAN, Hapsin Nasution kepada Mandailing Online, Sabtu (14/9/2019) menyatakan Mandailing Natal (Madina) membutuhkan SDM yang cerdas memasuki era […]

  • Djoko Susilo Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

    Djoko Susilo Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

    • calendar_month Jumat, 24 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- (MO), Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Pol Djoko Susilo akhirnya pada Jumat (24/8) pagi memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Jenderal bintang dua itu hadir sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan uji simulator di Korlantas Mabes Polri. Djoko yang mengenakan safari abu-abu itu tiba di Gedung […]

  • Guru TKS Minta Kejaksaan Panggil Oknum Dinas Pendidikan

    Guru TKS Minta Kejaksaan Panggil Oknum Dinas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN , Ulah yang di lakukan oknum dinas Pendidikan di Kabupaten Mandailing natal, guru Tenaga suka Rela (TKS) cuma mendapat kontrak kerja hanya empat bulan saja dan di berikan honorer Rp.280.000, namun hingga setelah berahirnya perjanjian kontrak kerja belum pernah menerima honorer dari Dinas Pendidikan yang di tangani oleh oknum JML. Ketika hal ini di […]

expand_less