Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Tempe Tahu Madina Dikecilkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Jul 2012
  • print Cetak

Terkait Melonjaknya Harga Kedelai

foto pengrajin tahuPANYABUNGAN (MO) – Lonjakan harga kedelai secara nasional juga berimbas di Mandailing Natal (Madina). Pengrajin tahu dan tempa terpaksa mengecilkan ukuran tahu dan tempe yang diproduksi.

“Meski untung tipis, kami harus tetap harus memproduksinya, tapi takarannya dikurangi,” ungkap Paijo, pengrajin tahu tempe di Desa Aek Galoga, Panyabungan menjawab artawan, Jum’at (27/7).

Dia mengatakan, harga kacang kedelai dalam beberapa bulan ini sudah tiga kali naik dari Rp. 4.000 naik menjadi Rp. 5.500 dan melonjak lagi menjadi Rp. 8.000 per kilogramnya. Sehingga para pengrajin tahu tempe di daerah mencari solusi seperti mengurangi ukuran ketebalan tahu dan tempe.

“Inilah mungkin salah satu cara dalam menyiasati melonjaknya harga kedela. Kalau untuk menaikan harga jual per biji rasanya tidak mungkin lagi. Sebab, harga 400 rupiah per biji tahu sudah merupakan harga maksimal untuk saat ini,” katanya.

Pengrajin tahu tempe lain bernama Jagadang juga mengungkapkan hal serupa. Gejolak harga kedelai sangat berdampak pada produksi.

Menurutnya, pabrik miliknya biasa memakai bahan baku 5 kilo gram kacang kedelai untuk sekali produksi. Namun, setelah harga kedelai naik, bahan kedelai harus dikurangi menjadi 4,5 kilo gram dengan catatan jumlah biji tahu dan tempe yang diproduksi tetap serupa dengan yang berbahan baku 5 kilo gram.

“Ini kita lakukan agar tidak merugi. Sementara permintaan oleh konsumen tetap berlangsung. Biarpun labanya sedikit, kita tetep memproduksi,” ujarnya.

“Untuk mogok produksi seperti yang dilakukan pengrajin di daerah lain rasanya tidaklah, sebab kita ini berada di daerah, tidak ada nanti yang memperhatikan, yang perlu itu pemerintah melakukan evaluasi terhadap harga kacang kedelai agar kembali normal,” imbuhnya.

Dan, menurut Jagadang, jika saja harga kedelai terus bertahan tak turun beberapa minggu lagi, bukan tidak mungkin banyak para pedagang yang gulung tikar alias tutup.

“Saya melihat jika saja harga kedelai tidak bisa diantisipasi kedepannya, akan banyak pengrajin tahu tempe yang merugi berujung pada penutupan produksi,” pungkasnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Sere Kembali Telan Korban, 5 Tewas, 1 Kritis

    Tambang Sere Kembali Telan Korban, 5 Tewas, 1 Kritis

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Tambang sere atau tambang emas di Mandailing Natal (Madina) kembali memakan korban jiwa. Kali ini terjadi di areal Dusun Tambang Ubi, Desa Aek Botung Kecamatan Muara Sipongi, Senin (1/8/2014). Sebanyak 5 orang tewas dan 1 orang kritis. Mereka diduga menghirup gas beracun saat berada di dalam lobang tambang yang mereka […]

  • Wakil Bupati: Pendirian Kabupaten Pantai Barat Mandailing Solusi Terbaik

    Wakil Bupati: Pendirian Kabupaten Pantai Barat Mandailing Solusi Terbaik

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Terkait mulai bergulirnya pembahasan pendirian Kabupaten Pantai Barat Mandailing, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution juga mendesak percepatan pemekaran kabupaten tersebut. Disebutkannya, pemekaran salah satu solusi untuk mengatasi ketertinggalan Pantai Barat Mandailing. Itu diungkapkan Dahlan Hasan saat mendampingi kunjungan kerja para anggota DPD RI meninjau langsung keberadaan calon kabupaten […]

  • Petani Batal Nginap di Simpang Jalan Napa

    Petani Batal Nginap di Simpang Jalan Napa

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tunggu Pertemuan Dimediasi Polres TAPSEL- Ratusan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Andalan Napa (KTAN), Angkola Selatan yang menggelar aksi demo dengan bertahan di pinggir jalan Simpang Jalan Napa, akhirnya membatalkan niatnya. Ini setelah adanya janji Polres Tapsel yang akan memediasi warga dengan pihak perusahaan dan pemerintah. Bendahara KTAN Baginda Harahap menuturkan mereka bersedia tidak […]

  • Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak dapat disangkal, bahwa Mandailing Natal (Madina) saat ini berada dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Pragmatisme terlihat begitu kuat  mencengkram menghujam. Mengalahkan kearifan, kecerdasan, keikhlasan. Itu tentu membutuhkan penanganan serius. Dan, Pilkada Madina 2024 dianggap menjadi harapan menghasilkan figur yang pas dan tepat menyelamatkan serta membawa Madina ke arah yang lebih baik, terutama di sektor […]

  • Dibutuhkan Konsorsium Pengusaha Daerah untuk Percepatan Ekonomi

    Dibutuhkan Konsorsium Pengusaha Daerah untuk Percepatan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Untuk percepatan pemulihan ekonomi di daerah, para kepala daerah di Indonesia perlu membentuk wadah berkumpulnya para pengusaha daerah. “Wadahnya bisa sejenis konsorsium” ujar Irwan Hamdani Daulay, pelaku usaha di Madina, dalam satu keterangan pers diterima Mandailing Online, Ahad (5/4/2023). Konsorsium ini diharapkan mampu memberikan sumbang saran, bantuan pembangunan, sumber daya manusia […]

  • Paskibraka Madina Dikukuhkan

    Paskibraka Madina Dikukuhkan

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah dikukuhkan, Senin (15/8). Pengukuhan yang berlangsung di Parkir Timut BKD, Kompleks Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, disaksikan langsung oleh Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Kapolres AKBP HM Reza CAS, Ketua TP-PKK Eli Mahrani, Kesubdenpom Kapten CPM […]

expand_less