Kamis, 11 Jun 2026
light_mode

Perang Narkoba di Madina Masuk Radar Mabes Polri: Jangan Main-main (Lagi?)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • print Cetak
Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*

 

Ada yang berubah dari denyut operasi narkoba di Mandailing Natal beberapa pekan terakhir. Intensitasnya meningkat, pola geraknya lebih sistematis, dan bahasa resmi aparat mulai terdengar seperti “operasi sapu bersih”, bukan lagi sekadar penindakan rutin.

Di permukaan, publik hanya melihat penggerebekan, pembakaran barak, dan parade tersangka. Tapi di balik itu, ada sinyal yang lebih besar: Madina tampaknya sudah masuk dalam radar serius pemberantasan narkoba tingkat pusat.

Polda Sumut dalam operasi 13–17 Mei 2026 membongkar ratusan kasus narkoba, menangkap 342 tersangka, serta menggempur puluhan sarang narkoba di berbagai daerah Sumut. (Radar Medan)

Yang menarik, nama Polres Mandailing Natal muncul sebagai salah satu titik pengungkapan menonjol dengan sitaan sabu dan ganja dalam jumlah signifikan. (Radarindo.co.id)

Ini bukan sekadar statistik kriminal biasa.

Di lingkungan kepolisian, ketika sebuah wilayah terus-menerus disebut dalam laporan operasi regional, maka wilayah itu sedang dipetakan sebagai simpul penting. Artinya, Madina bukan lagi dianggap titik lewat peredaran narkoba, melainkan diduga telah berkembang menjadi ekosistem yang punya rantai pasok, jaringan distribusi, bahkan perlindungan sosial tertentu.

Dan Mabes Polri biasanya tidak tinggal diam terhadap pola seperti itu.

Apalagi Sumatera Utara sendiri sejak lama dipandang sebagai salah satu medan perang narkotika paling rumit di Indonesia. DPR RI bahkan pernah memberi sorotan khusus terhadap intensitas pemberantasan narkoba di Sumut karena tingginya jaringan dan keterlibatan lintas wilayah. (Karosatuklik.com)

Di Madina, persoalannya menjadi lebih kompleks karena faktor geografis. Jalur perbukitan, konektivitas antarwilayah yang panjang, serta adanya kantong-kantong terpencil membuat pengawasan tidak mudah. Dalam konteks seperti ini, sarang narkoba bukan hanya tempat transaksi, melainkan sering menjadi titik konsolidasi sosial-ekonomi informal.

Karena itu, pembakaran barak narkoba sebenarnya mengandung pesan simbolik: negara ingin menunjukkan bahwa tidak boleh ada “wilayah otonom” narkoba di tengah masyarakat.

Namun pertanyaannya: apakah perang ini hanya berhenti pada pembakaran barak dan penangkapan lapangan?

Di sinilah publik mulai berbisik.

Sebab perang narkoba paling sulit bukan menangkap pengguna kecil, melainkan membongkar mata rantai pelindungnya. Setiap daerah yang peredaran narkobanya bertahan lama hampir selalu memiliki tiga lapis kekuatan:

  • jaringan ekonomi,
  • jaringan sosial, dan
  • jaringan backing.

Kalau salah satu masih hidup, maka barak yang dibakar hari ini bisa tumbuh lagi bulan depan.

Karena itu, operasi besar Polda Sumut sekarang terasa seperti fase awal pemetaan yang lebih luas. Bahasa “seluruh jajaran bergerak” yang berulang dalam rilis resmi kepolisian biasanya menjadi tanda adanya tekanan komando yang serius dari atas. (Humas Polri)

Madina sendiri kini sedang berada di titik sangat-sangat kritis. Maka, jika perang narkoba dilakukan konsisten, menyentuh bandar besar, aliran uang, dan dugaan pelindungnya, maka ini bisa menjadi momentum penyelamatan sosial daerah.

Tapi, jika hanya berhenti pada operasi periodik dan seremoni pembakaran barak atau pemusnahan barang bukti, maka publik akan membaca semuanya sebagai siklus lama: gaduh sesaat, lalu senyap kembali.

Dan justru di titik itulah radar Mabes Polri sedang diuji: Apakah benar-benar ingin memutus akar, atau sekadar mengguncang permukaan.***

*Wadah pemikiran, gerakan kritis dan motivasi untuk sinergi yang energik.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Hadir Saat Sertijab Kades, Camat Panyabungan Timur Akan Panggil Pj Kades

    Tak Hadir Saat Sertijab Kades, Camat Panyabungan Timur Akan Panggil Pj Kades

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR( Mandailing Online )- Camat Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina) Rahmad Riski Ramadhan terlihat kecewa karena minimnya kehadiran Pj Kepala Desa saat pelaksanaan serah terima jabatan( Sertijab ) dari Pj Kades kepada Kepala Desa terpilih yang berlangsung di Aula Beringin Kantor Camat Panyabungan Timur, Selasa 7/11/2023. “saya kecewa, minimnya kehadiran para PJ Kepala […]

  • OTK Aniaya Empat Warga Tabuyung

    OTK Aniaya Empat Warga Tabuyung

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sekelompok orang tak dikenal (OTK) menganiaya empat orang warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (07/04/2011) dinihari sekira pukul 02.00 WIB. Akibatnya, 1 orang kritis, 2 luka berat, 1 luka ringan. Korban pengeroyokan yakni Zarubaton (50), Istri Zarubaton, Nur Asmi (60) dan Zulham (25), harus dirawat di RS Panyabungan. […]

  • Tema Infrastruktur Jalan, SAHATA Pilih Optimalisasi APBD dengan Skala Prioritas

    Tema Infrastruktur Jalan, SAHATA Pilih Optimalisasi APBD dengan Skala Prioritas

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS UTARA (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi (Paslon SAHATA) memilih optimalisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan skala prioritas untuk meningkatkan ruas jalan daerah. Hal itu, kata Saipullah, karena kondisi APBD Madina saat ini hanya memungkinkan membangun 10 kilometer jalan per […]

  • Operasional RSU Panyabungan Panatapan Ditarget Tahun Ini

    Operasional RSU Panyabungan Panatapan Ditarget Tahun Ini

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution menegaskan pada masa awal pemerintahannya bersama Wabup Atika Azmi Utammi Nasution RSUD Panyabungan di Panatapan wajib difungsikan tahun ini. “Ini tidak ditunda-tunda lagi, wajib harus ditempati di tahun 2025 ini,” lanjut bupati usai meninjau rumah sakit tersebut didampingi Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Direktur dr. […]

  • Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Hasil kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun ini mencapai 99,90 persen dari 8.467 peserta. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui Sekretaris Khairul Bahri Batubara di Panyabungan, Sabtu (04/06/2011). Batubara menyampaikan, jumlah peserta UN SMP yang tidak lulus tahun ini sebanyak 9 orang dari jumlah peserta keseluruhan sebanyak […]

  • Sempat Disetop, Pembangunan Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Kembali Dilanjutkan

    Sempat Disetop, Pembangunan Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Kembali Dilanjutkan

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) sempat di setop akibat terjadi discomunikasi antara kontraktor dengan warga, pengerjaan pembangunan jembatan gantung sungai batang gadis di Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal bernilai Rp.4,6 Miliar hari ini selasa 6/6/2023 pengerjaan proyek kembali berjalan. Camat Panyabungan Utara Ahmad Fadhlan Lubis mengaku, hari ini selasa 6/6/2023, pekerjaan sudah dimulai […]

expand_less