Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Perang Narkoba di Madina Masuk Radar Mabes Polri: Jangan Main-main (Lagi?)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • print Cetak
Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*

 

Ada yang berubah dari denyut operasi narkoba di Mandailing Natal beberapa pekan terakhir. Intensitasnya meningkat, pola geraknya lebih sistematis, dan bahasa resmi aparat mulai terdengar seperti “operasi sapu bersih”, bukan lagi sekadar penindakan rutin.

Di permukaan, publik hanya melihat penggerebekan, pembakaran barak, dan parade tersangka. Tapi di balik itu, ada sinyal yang lebih besar: Madina tampaknya sudah masuk dalam radar serius pemberantasan narkoba tingkat pusat.

Polda Sumut dalam operasi 13–17 Mei 2026 membongkar ratusan kasus narkoba, menangkap 342 tersangka, serta menggempur puluhan sarang narkoba di berbagai daerah Sumut. (Radar Medan)

Yang menarik, nama Polres Mandailing Natal muncul sebagai salah satu titik pengungkapan menonjol dengan sitaan sabu dan ganja dalam jumlah signifikan. (Radarindo.co.id)

Ini bukan sekadar statistik kriminal biasa.

Di lingkungan kepolisian, ketika sebuah wilayah terus-menerus disebut dalam laporan operasi regional, maka wilayah itu sedang dipetakan sebagai simpul penting. Artinya, Madina bukan lagi dianggap titik lewat peredaran narkoba, melainkan diduga telah berkembang menjadi ekosistem yang punya rantai pasok, jaringan distribusi, bahkan perlindungan sosial tertentu.

Dan Mabes Polri biasanya tidak tinggal diam terhadap pola seperti itu.

Apalagi Sumatera Utara sendiri sejak lama dipandang sebagai salah satu medan perang narkotika paling rumit di Indonesia. DPR RI bahkan pernah memberi sorotan khusus terhadap intensitas pemberantasan narkoba di Sumut karena tingginya jaringan dan keterlibatan lintas wilayah. (Karosatuklik.com)

Di Madina, persoalannya menjadi lebih kompleks karena faktor geografis. Jalur perbukitan, konektivitas antarwilayah yang panjang, serta adanya kantong-kantong terpencil membuat pengawasan tidak mudah. Dalam konteks seperti ini, sarang narkoba bukan hanya tempat transaksi, melainkan sering menjadi titik konsolidasi sosial-ekonomi informal.

Karena itu, pembakaran barak narkoba sebenarnya mengandung pesan simbolik: negara ingin menunjukkan bahwa tidak boleh ada “wilayah otonom” narkoba di tengah masyarakat.

Namun pertanyaannya: apakah perang ini hanya berhenti pada pembakaran barak dan penangkapan lapangan?

Di sinilah publik mulai berbisik.

Sebab perang narkoba paling sulit bukan menangkap pengguna kecil, melainkan membongkar mata rantai pelindungnya. Setiap daerah yang peredaran narkobanya bertahan lama hampir selalu memiliki tiga lapis kekuatan:

  • jaringan ekonomi,
  • jaringan sosial, dan
  • jaringan backing.

Kalau salah satu masih hidup, maka barak yang dibakar hari ini bisa tumbuh lagi bulan depan.

Karena itu, operasi besar Polda Sumut sekarang terasa seperti fase awal pemetaan yang lebih luas. Bahasa “seluruh jajaran bergerak” yang berulang dalam rilis resmi kepolisian biasanya menjadi tanda adanya tekanan komando yang serius dari atas. (Humas Polri)

Madina sendiri kini sedang berada di titik sangat-sangat kritis. Maka, jika perang narkoba dilakukan konsisten, menyentuh bandar besar, aliran uang, dan dugaan pelindungnya, maka ini bisa menjadi momentum penyelamatan sosial daerah.

Tapi, jika hanya berhenti pada operasi periodik dan seremoni pembakaran barak atau pemusnahan barang bukti, maka publik akan membaca semuanya sebagai siklus lama: gaduh sesaat, lalu senyap kembali.

Dan justru di titik itulah radar Mabes Polri sedang diuji: Apakah benar-benar ingin memutus akar, atau sekadar mengguncang permukaan.***

*Wadah pemikiran, gerakan kritis dan motivasi untuk sinergi yang energik.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sawit Naik, Produksi Turun

    Harga Sawit Naik, Produksi Turun

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SINUNUKAN (Mandailing Online) – Meski harga tandan buah segar (TBS) sawit naik, namun produksi dalam posisi menurun pada beberapa minggu terakhir di  Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Penurunan produksi mencapai 50 persen. Penyebabnya karena saat ini lagi musim “trek” atau kelambatan perkembangan buah akibat transisi dari penghujan ke musim kemarau. “Turunnya hasil produksi TBS sudah […]

  • Hanya 3 Lokal, Dipakai Untuk Ruang Kelas Merangkap Kantor Sekolah

    Hanya 3 Lokal, Dipakai Untuk Ruang Kelas Merangkap Kantor Sekolah

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Di Kecamatan Ulu Pungkut ditemukan satu sekolah dasar kekurangan ruang belajar. Tepatnya SD Negeri 226, Desa Tolang Pasalnya, 3 sekolah ini hanya memiliki 3 ruang belajar untuk 172 jumlah murid plus untuk ruang kepala sekolah dan perkantoran. “Dengan siswa sebanyak 172 orang, ruang kelasnya hanya tiga lokal dan juga […]

  • POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

    POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DI BINANGA 1 TEWAS, 6 LUKA-LUKA PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pola yang diperlihatkan polisi di Naga Juang, Mandailing Natal, mengarah pada gaya preman terhadap para penambang emas di bukit Sihayo, Jum’at (22/3) lalu. Ini bertolak belakang dengan pencanangan Kapolri di awal tahun 2013 yang bersemangat pemberantasan premanisme yang dimulai dari Jakarta terbukti dengan penangkapan Hercules […]

  • Pemindahan Pedagang Untuk Tata Kota Panyabungan yang Nyaman dan Bersih

    Pemindahan Pedagang Untuk Tata Kota Panyabungan yang Nyaman dan Bersih

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan keliling kawasan pasar lama Panyabungan selama ini kumuh dan sumpek merusak citra ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu. Di sisi lain, kota Panyabungan sebagai wajah ibu kota kabupaten harus berbenah, menata diri menuju kota yang nyaman dan bersih. Kekumuhan jalan kelilinng itu akibat aktivitas pasar tidak teratur, jorok […]

  • Bupati Madina : DBH Sawit Diprioritaskan Untuk Pembangunan Infrastruktur

    Bupati Madina : DBH Sawit Diprioritaskan Untuk Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) diketahui mendapat jatah Dana Bagi Hasil ( DBH ) dari Sawit senilai Rp.9.150.000.000 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2022 tentang APBN 2023 dan Peraturan Presiden Nomor 130 Tahun 2022 tentang Rincian APBN Tahun Anggaran 2023, Madina menjadi salah […]

  • Harga TBS Sawit Cetak Harga 2.750/kg

    Harga TBS Sawit Cetak Harga 2.750/kg

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Harga TBS sawit di Sumatra Utara (Sumut) pekan ini mencetak harga baru di level Rp 2.750/kg. Pekan lalu sempat di angka Rp 2.580/kg. Medanbisnisdaily.com dalam laporannya menyebutkan harga ini merupakan yang tertinggi di tahun ini setelah sempat tembus di level Rp 2.600/kg dua pekan lalu. Sementara untuk harga rata-rata pekan ini […]

expand_less