Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode

ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi dinilai terlalu memaksakan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk pencitraan. Akibat sistem yang tidak siap, pengelolaan KJP menjadi tidak berjalan maksimal.

Riset Indonesia Corruption Watch (ICW) melansir adanya temuan sejumlah masalah dalam program KJP. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Agus Pambagio meyakini 90 persen data yang diungkapkan ICW adalah benar adanya.

Agus yakin ICW tidak main-main mempublikasikan data soal kelemahan program KJP. Ia pun menilai sistem KJP belum siap mengingat wilayah Jakarta yang jauh lebih luas dari Solo.

“Solo itu kan cuma sekecamatan Cilandak. Ketika program ini (KJP) dibawa ke Jakarta yang penduduknya 8-9 juta jiwa dan warga miskinnya 4,9 juta jiwa, itu menjadi ribet. Dana besar dan sistem mekanisme rumit. Sudah pasti tidak siap. Terburu-buru diluncurkan akhir tahun 2012 dengan menggunakan sisa anggaran,” papar Agus saat dihubungi wartawan, Selasa (1/4).

Agus menambahkan, program KJP tak bisa disebut prestasi Jokowi karena cuma sekedar janji kampanye sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, mantan Wali Kota Solo itu baru bisa dibilang berprestasi, jika mampu menjaga sistem KJP tetap lancar dan mengatasi masalah klasik di Jakarta seperti kemacetan.

“Menurut saya, kepala daerah kalau waktu kampanyenya janji free pendidikan dan kesehatan, itu bukan prestasi. Itu kewajiban dia. Yang digembar-gemborkan bukan itu. Tapi bagaimana supaya enggak macet, bagaimana supaya orang nyaman tinggal di Jakarta,” ujar Agus.

Ia juga menegaskan, pelayanan kesehatan dan pendidikan sebenarnya bukan program terobosan. Tetapi, sebuah kewajiban untuk dipenuhi oleh pemerintah, siapapun pimpinannya.

“Kalau kesehatan dan pendidikan, di seluruh dunia kewajiban seorang kepala daerah atau kepala negara untuk berikan pelayanan pada publik,” tandas Agus.

Seperti diberitakan, ICW menemukan sejumlah masalah dalam program KJP. Riset ICW menemukan potongan sebesar Rp 50 ribu-Rp 100 ribu pada penerima program KJP. Sebanyak 19,4 persen penerima KJP atau hampir setengah triliun dana KJP tidak tepat sasaran. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Natal Praperadilkan Kacabjari Natal

    Camat Natal Praperadilkan Kacabjari Natal

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Riplan, S.Sos selaku camat Kecamatan Natal tidak menerima ditetapkan sebagai tersangka korupsi Dana Desa. Melalui kuasa hukum Ridwan Rangkuti, SH.MH mengajukan permohonan Praperadilan terhadap Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Madina di Natal, Kamis (26/8/2021). Permohonan praperadilan itu tercatat pada Register Perkara No.02/Pid.Pra/2021/PN.Mdl. Ridwan Rangkuti dalam rilis pers diterima Mandailing Online menyatakan bahwa […]

  • BELAJAR DARI TEROBOSAN BERANI GUS IRAWAN DI LAHAN PASCABENCANA TAPSEL

    BELAJAR DARI TEROBOSAN BERANI GUS IRAWAN DI LAHAN PASCABENCANA TAPSEL

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Ludfan Nasution Koordinator Mandailing Epicentrum/ Tenaga Ahli Ketua DPRD Madina 2019-2021/Anggota DPRD Madina 2014-2019   … Ketika Bencana Tidak Dijadikan Alasan untuk Menunggu, tetapi Momentum untuk Mengubah Cara Berpikir Ada sebuah pesan optimisme yang menarik perhatian dari akun media sosial Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu. Pesan itu datang dari sebuah tempat yang […]

  • Jalan Masih Amburadul, Warga Tanjung Mompang Tagih    Janji Politik Anggota DPRD Madina

    Jalan Masih Amburadul, Warga Tanjung Mompang Tagih Janji Politik Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Infrastruktur jalan di Desa Tanjung Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, sama sekali amburadul tak perah diperbaiki pemerintah. Masyarakat desa berpenduduk 423 KK tersebut pertanyakan janji politik keenam Anggota DPRD Madina yang berasal dari Dapil Madina 5. Kepala Desa (Kepdes) beserta Sekretaris Desa (Sekdes) Tanjung Mompang mengungkapkan hal itu kepada […]

  • INSTING HEWAN DALAM BENCANA

    INSTING HEWAN DALAM BENCANA

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Moechtar Nasution Fenomena munculnya hewan langka yakni kambing hutan (capricornis sumatraensis) dipemukiman masyarakat pada saat erupsi gunung Sinabung tahun lalu tentunya menjadi perhatian yang perlu untuk dipelajari guna menambah perbendaharaan ilmu bencana yang dimiliki bangsa ini. Kenapa hewan-hewan yang ada dihutan gunung Sinabung mulai keluar dari habitatnya? Apakah ini menjadi bahan perhatian […]

  • Wabup Atika Pimpin Rapat Pleno TPAKD 2022

    Wabup Atika Pimpin Rapat Pleno TPAKD 2022

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membuka secara resmi Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Madina 2022 di Aula Kantor Bupati, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Senin (5/12/2022). Dalam sambutannya Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan kunci keberhasilan suatu program berawal dari kolaborasi yang […]

  • Panwaslu Adakan Sosialisasi Di Lapas Klas IIB Panyabungan

    Panwaslu Adakan Sosialisasi Di Lapas Klas IIB Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan, Untuk memperkecil pelanggaran Pemilu serta memberikan pengetahuan terkait tata cara pemilu kepada masyarakat binaan (narapidana) , Pengawas Pemilu Mandailing Natal (Panwaslu Madina) melakukan sosialisasi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Panyabungan, selasa (4/2) Ketua Panwaslu Madina, Hendri Pulungan, S.sos yang didampingi anggotanya Ahmad Husein, SH dan Sekretaris Panwaslu Madina, Sarman Nasution, Sag dihadapan para anak […]

expand_less