Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat politik Madina, Amin Daulay mengungkapkan bahwa saat ini kondisi politik Mandailing Natal (Madina) mengarah pada situasi chaos.

Elit politik masing-masing memikirkan diri sendiri. Rakyat menjerit atau menderita dibiarkan saja. Jika ada rakyat yang berteriak, maka yang dicari adalah dalangnya, bukan substansinya. Bupati dan DPRD-nya sibuk dengan diri sendiri.

Semua sektor berada dalam posisi stagnan, tak ada gerak dinamika. Kacau. Ibarat perang, Madina masa kini tak ubahnya Vietnam. Rakyat pesimis.

Itu diungkapkan Amin Daulay dalam acara “Diskusi Publik Pilkada Madina 2015” dengan topik “Mencari  Figur Ideal Calon Bupati Madina”, Kamis (2/4) di café Hotel Rindang, Panyabungan yang diselenggarakan The Rindang Magnitude kerjasama dengan Malintang Pos, Mandailing Online dan radio Start 102,6 FM Panyabungan.

Disebutkannya, para elit politik saat ini telah lari dari semangat dan ruh pendirian Kabupaten Madina. Sehingga tiga ruh semangat pendirian kabupaten ini telah dihianati.

Ke tiga ruh itu adalah mendekatkan pemerintah kepada rakyat, menyelenggarakan administrasi pemerintahan bagi kesejahteraan rakyat serta menumbuhkan partisipasi rakyat dalam pembangunan.

Para pimpinan Madina telah berubah dari prinsip melayanin menjadi dilayani. Menerbitkan kebijakan berdasar birahi kepentingan diri dan kelompok.

“ Ini kacau, jangan mentang-mentang kita dibiayai negara malah pendapat kita yang benar,” katanya.

Salah satu indikator vakumnya pertumbuhan ekonomi di Madina adalah kota Panyabungan. Panyabungan sebagai ibukota kabupaten, sekarang tidak ada tanda-tanda sebuah kota. Jangankan menumbuhkan yang baru, mempertahankan yang kaya saja susah.

Makanya, Amin Daulay  mengharapkan kepada semua kalangan untuk mencari pemimpin yang tak “mangomo” dalam memimpin, tapi yang mensejahterakan, menyejukkan dan mendorong perbaikan semua sector.

Menurutnya, salah satu penyebab kondisi itu adalah rekrutmen kepemimpinan yang tak benar. Termasuk dalam pilkada. Antara yang dipilih dan yang memilih sama-sama bejat. Siapa yang bawa uang itu yang dipilih.

Oleh karenanya, dia menghimbau kepada partai politik agar di Pilkada Madina 2015 ini jika menjaring bakal calon bupati harus menjaring figur-figur ideal, jangan menetapkan bakal calon bupati berdasar kepentingan materi, tetapi harus berdasarkan semangat membangun Madina ke arah yang lebih baik.

Sebab, selaku institusi yang diamanatkan undang-undang menjaring bakal calon bupati, partai politik memegang peranan besar dalam menentukan bagus tidaknya calon yang akan ditetapkan untuk dipilih rakyat melalui bilik suara di hari H Pilkada.

Di sisi lain, peranan ulama dan mahasiswa sangat vital dalam upaya pencerahan dan pendidikan politik di tengah-tengah masyarakat, termasuk dalam tataran merubah kekacauan pola kepemimpinan Madina.

Ulama sudah harus meningkatkan kreativitasnya, harus mampu menjadi agen perubahan di semua lini dan aspek kehidupan, tidak melulu bicara akhirat.

“Bagaimana rakyat khusuk beribadah kalau “boltok male” katanya.

 

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maturutup Musema Boto Ningna  Uda

    Maturutup Musema Boto Ningna Uda

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Inda boto naatarantai namaturutp musema ibaen amanta, naiparsontungkon musema sada-sada inda porlu disia boto sude, pala naso tarbina natorus ibinasaonia do, namartamba-tamba dope dongan nasodong karosi dohot mejana, pala naso adong boto meja dohot karosi palanga singgang, na gopak domei laos manjurur-jurur, angke mangarti mahita antong nahancitpe nahona duri ancitan dope nairampingkon tile, ning bayo […]

  • Penganiayaan Wartawan, Arsidin: Ini Bahaya Secara Demokrasi

    Penganiayaan Wartawan, Arsidin: Ini Bahaya Secara Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus penganiayaan wartawan atas nama Jefry Barata Lubis yang terjadi pada Jumat (4/3) malam turut menjadi perhatian Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara. Arsidin menilai kasus ini bahaya bagi demokrasi yakni pers diperlakukan dengan kekerasan dan dibungkam. “Ini Bahaya secara demokrasi, di mana pers diperlakukan dengan kekerasan dan […]

  • Benarkah Negara Nyasar di Arse Tapsel?

    Benarkah Negara Nyasar di Arse Tapsel?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epcentrum   Ada bincang-bincang di Grup WA “Kami Sumut Bersatu dan Bersaudara”. Tajam, hiperbolis dan emosional. Muncul Pertanyaan tentang negara yang terlalu lama tersesat di jalan negara, jalan miliknya sendiri. Sekaligus mohon izin, kami angkat topik seru ini ke media. Teorinya, agenda media bisa jadi sama dengan agenda negara. Kadang-kadang, kegelisahan […]

  • Tok..Tok..Tok! 7 Daerah Dapat Ekstra Time Pendaftaran Balon Kada

    Tok..Tok..Tok! 7 Daerah Dapat Ekstra Time Pendaftaran Balon Kada

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya kembali memperpanjang masa pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah (balon kada), di tujuh wilayah yang sebelumnya baru memunculkan satu pasangan bakal calon. Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, perpanjangan dilakukan setelah penyelenggara pemilu mempelajari dan melakukan rapat pleno atas surat rekomendasi yang dikeluarkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), […]

  • Bupati Minta Kementerian ESDM Beri Pemkab Madina Kewenangan Awasi SMGP

    Bupati Minta Kementerian ESDM Beri Pemkab Madina Kewenangan Awasi SMGP

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Ja’far Sukhairi Nasution meminta Kementerian ESDM agar memberikan sebahagian kewenangan kepada pemerintah daerah mengawasi PLTP Sorik Marapi. Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sorik Marapi berada di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal, Sumatera Utara, dikelola PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dan berada di bawah kewenangan dan […]

  • Pemerintah-Swasta Harus Sejalan

    Pemerintah-Swasta Harus Sejalan

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengembangan ekonomi di Kabupaten Mandailing Natal itu titik beratnya berada di sektor agribisnis, karena wilayah ini merupakan daerah agraris. Terutama karet, kopi dan sawit. Perlu lebih dipertegas pola dan desain strategi bagi mendorong pertumbuhan sektor agribisnis tersebut oleh pemerintah daerah dan keterlibatan pihak swasta lokal serta […]

expand_less