Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat politik Madina, Amin Daulay mengungkapkan bahwa saat ini kondisi politik Mandailing Natal (Madina) mengarah pada situasi chaos.

Elit politik masing-masing memikirkan diri sendiri. Rakyat menjerit atau menderita dibiarkan saja. Jika ada rakyat yang berteriak, maka yang dicari adalah dalangnya, bukan substansinya. Bupati dan DPRD-nya sibuk dengan diri sendiri.

Semua sektor berada dalam posisi stagnan, tak ada gerak dinamika. Kacau. Ibarat perang, Madina masa kini tak ubahnya Vietnam. Rakyat pesimis.

Itu diungkapkan Amin Daulay dalam acara “Diskusi Publik Pilkada Madina 2015” dengan topik “Mencari  Figur Ideal Calon Bupati Madina”, Kamis (2/4) di café Hotel Rindang, Panyabungan yang diselenggarakan The Rindang Magnitude kerjasama dengan Malintang Pos, Mandailing Online dan radio Start 102,6 FM Panyabungan.

Disebutkannya, para elit politik saat ini telah lari dari semangat dan ruh pendirian Kabupaten Madina. Sehingga tiga ruh semangat pendirian kabupaten ini telah dihianati.

Ke tiga ruh itu adalah mendekatkan pemerintah kepada rakyat, menyelenggarakan administrasi pemerintahan bagi kesejahteraan rakyat serta menumbuhkan partisipasi rakyat dalam pembangunan.

Para pimpinan Madina telah berubah dari prinsip melayanin menjadi dilayani. Menerbitkan kebijakan berdasar birahi kepentingan diri dan kelompok.

“ Ini kacau, jangan mentang-mentang kita dibiayai negara malah pendapat kita yang benar,” katanya.

Salah satu indikator vakumnya pertumbuhan ekonomi di Madina adalah kota Panyabungan. Panyabungan sebagai ibukota kabupaten, sekarang tidak ada tanda-tanda sebuah kota. Jangankan menumbuhkan yang baru, mempertahankan yang kaya saja susah.

Makanya, Amin Daulay  mengharapkan kepada semua kalangan untuk mencari pemimpin yang tak “mangomo” dalam memimpin, tapi yang mensejahterakan, menyejukkan dan mendorong perbaikan semua sector.

Menurutnya, salah satu penyebab kondisi itu adalah rekrutmen kepemimpinan yang tak benar. Termasuk dalam pilkada. Antara yang dipilih dan yang memilih sama-sama bejat. Siapa yang bawa uang itu yang dipilih.

Oleh karenanya, dia menghimbau kepada partai politik agar di Pilkada Madina 2015 ini jika menjaring bakal calon bupati harus menjaring figur-figur ideal, jangan menetapkan bakal calon bupati berdasar kepentingan materi, tetapi harus berdasarkan semangat membangun Madina ke arah yang lebih baik.

Sebab, selaku institusi yang diamanatkan undang-undang menjaring bakal calon bupati, partai politik memegang peranan besar dalam menentukan bagus tidaknya calon yang akan ditetapkan untuk dipilih rakyat melalui bilik suara di hari H Pilkada.

Di sisi lain, peranan ulama dan mahasiswa sangat vital dalam upaya pencerahan dan pendidikan politik di tengah-tengah masyarakat, termasuk dalam tataran merubah kekacauan pola kepemimpinan Madina.

Ulama sudah harus meningkatkan kreativitasnya, harus mampu menjadi agen perubahan di semua lini dan aspek kehidupan, tidak melulu bicara akhirat.

“Bagaimana rakyat khusuk beribadah kalau “boltok male” katanya.

 

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal 11 Ranperda, Kini Pemkab Yang Tak Siap

    Soal 11 Ranperda, Kini Pemkab Yang Tak Siap

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembahasan 11 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang dibahas DPRD Mandailing Natal (Madina) sejak pekan lalu, kini mulai terbentur kendala. Rangkaian pembahasan sempat diskors dua kali karena pemerintah daerah tidak siap mengajukan draf ranperda yang mengacu pada ketentuan UU Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan serta Permendagri Nomor 53 Tahun […]

  • Kaum Ibu Perlu Berinovasi di Usaha Kuliner

    Kaum Ibu Perlu Berinovasi di Usaha Kuliner

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PKK diharap berupaya keras mendorong kaum ibu berinovasi di sektor usaha kuliner dalam menunjang ekonomi keluarga. Lebih jauh dari itu, kaum ibu juga harus mampu berkompetisi di era digital dalam dinamika potensi kuliner sehingga bisa bersaing di pasar konvensional dan pasar pola digital. Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal berposisi strategis mendorong […]

  • 417 Kg Ganja Dibakar

    417 Kg Ganja Dibakar

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 417 kilogram ganja siap edar dimusnahkan, Jumat (20/1) sekira pukul 09.00 WIB, di halaman Mapolres Mandailing Natal. Selain ganja siap edar, sedikitnya 5.954 batang ganja juga dimusnahkan dengan cara dibakar. Menurut Kabag Min Polres Madina Kompol Nurhakim Hasibuan, pemusnahan ganja tersebut merupakan bukti Polres komit memberangus peredaran daun haram itu. Sekaligus, indikasi sebagai […]

  • Oknum Pegawai Tukang Bagi-Bagi Proyek di PU Madina Hilang?

    Oknum Pegawai Tukang Bagi-Bagi Proyek di PU Madina Hilang?

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Penenderan proyek di Dinas PU Mandailing Natal (Madina) tahun ini diperkirakan bakal kacau. Pasalnya, seorang pegawai di instasi itu berinisial M yang selama ini dikenal sebagai tukang bagi-bagi proyek, sudah menghilang dalam sepekan terakhir. “Dia sudah menghilang. Uang yang kami tanam untuk mendapatan proyek pun nampaknya bakalan raib lah ini,” ungkap […]

  • Ima Madina Buat Seminar dan Petisi Tolak Narkoba

    Ima Madina Buat Seminar dan Petisi Tolak Narkoba

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal Dewan Pimpinan Cabang STAIN Selenggarakan seminar anti narkoba bagi anak muda di Aula SMAN 2 Plus Kota Panyabungan kamis 7/3/2024. Seminar ini beranjak dari  banyaknya kasus peredaran dan pemakaian narkoba di Mandailing Natal. Bekerjasama dengan Polres Madina, Dinas Kesehatan, BNNK Madina , seminar selain diisi pemateri dari […]

  • Setahun Pengganti Jakfar Sukhairi Tak Ada, PKB Kebiri Hak Politik Rakyat

    Setahun Pengganti Jakfar Sukhairi Tak Ada, PKB Kebiri Hak Politik Rakyat

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nyaris setahun sudah PKB tak bergeming menetapkan pengganti Jakfar Sukhairi Nasution di DPRD Madina. Sikap PKB itu dinilai mengkebiri hak politik konstituen PKB. Akibatnya, dari lima orang kader PKB di DPRD, kini hanya 4 orang yang duduk setelah Jakfar Sukhairi Nasution mundur dari DPRD karena mencalonkan diri sebagai wakil bupati Madina […]

expand_less