Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Kilau Emas Madina yang Habis Jadi Asap

  • account_circle webmaster
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • print Cetak

Wartawan: Bang Ucok, saya perhatikan tiap sore banyak penambang turun dari bukit bawa hasil. Emas di Mandailing Natal ini kan melimpah. Logikanya, keluarga penambang sejahtera, pasar desa ramai, dan kampung ini cepat maju. Tapi kenapa kelihatannya ekonomi di sini jalan di tempat?

Ucok (Penambang Lokal): (Menyesap kopi, tersenyum pahit) Kalau hitung-hitungan di atas kertas, betul kata Abang. Sehari kami bisa pegang uang ratusan ribu sampai jutaan. Tapi uang itu menguap sebelum sampai ke meja makan rumah.

Wartawan: Menguap ke mana, Bang? Bukannya ditabung untuk modal usaha atau sekolah anak?

Ucok: Jadi asap, Bang. Ke sabu-sabu. Narkoba sudah masuk ke lubang-lubang tambang. Awalnya bandar bilang ini ‘vitamin’ biar kami kuat melek, kuat menggali lumpur berjam-jam, tidak gampang sakit pinggang. Lama-lama penambang kecanduan. Uang jutaan hasil mendulang emas hari ini, habis malam ini juga buat beli barang haram itu.

Wartawan: Berarti uangnya tidak berputar di desa?

Ucok: Sama sekali tidak. Istri di rumah cuma dapat sisa recehan, kadang malah harus berutang di warung untuk beli beras. Anak-anak terancam putus sekolah. Warung makan, toko baju, atau toko bangunan di desa ya sepi, karena uang penambang tersedot semua ke kantong bandar narkoba.

Wartawan: Bang Ucok tahu? Kisah seperti ini persis dengan sejarah kelam di tambang-tambang Amerika Selatan dan Afrika.

Ucok: Oh ya? Jauh kali. Di mana itu, Bang?

Wartawan: Di Kolombia, misalnya, atau di kawasan tambang berlian Sierra Leone, Afrika. Dulu saat emas dan berlian ditemukan melimpah, orang luar berpikir warga lokal akan kaya raya. Kenyataannya? Mafia dan kartel narkoba masuk. Para penambang dicekoki narkoba dan alkohol agar terus bekerja bagai mesin.

Ucok: Jadi mereka juga tidak kaya?

Wartawan: Uangnya diputar di lingkaran setan. Penambang dapat uang dari emas, lalu uangnya diserahkan kembali ke bos atau bandar untuk beli narkoba. Akhirnya, emas di tanah habis dikeruk, alamnya hancur beracun, tapi masyarakatnya tetap miskin, penyakitan, dan generasi mudanya hancur karena kecanduan. Yang kaya raya dan bisa membangun gedung mewah cuma para bandar di kota.

Ucok: (Terdiam sejenak memandang bukit) Astaga… Berarti kami di Madina ini sedang mengulang kebodohan yang sama ya, Bang? Kami peras keringat menggali emas, merusak alam kampung sendiri, tapi hasilnya cuma untuk memperkaya bandar narkoba.

Wartawan: Begitulah kenyataan pahitnya, Bang. Emas yang seharusnya jadi berkah untuk menyejahterakan keluarga dan membangun kemajuan desa, malah berubah jadi kutukan. Selama rantai narkoba di tambang ini tidak diputus oleh hukum yang tegas, emas Madina tidak akan pernah jadi jalan keluar dari kemiskinan.

Ucok: Abang tulis saja obrolan kita ini. Biar orang di luar sana, dan para pejabat itu tahu. Emas kami bukan membawa kami ke masa depan, tapi sedang mengubur kami pelan-pelan.

Catatan Penulis: Kisah dari Mandailing Natal ini adalah potret nyata bagaimana kekayaan alam tidak selalu berbanding lurus dengan kesejahteraan. Tanpa adanya edukasi, pemberantasan narkoba yang tegas, dan pengawasan sosial, “emas” hanya akan menjadi bahan bakar yang mempercepat hancurnya masa depan sebuah daerah.

  • Penulis: webmaster

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Murid SD Adnani Juara Nasional Olimpiade PAI

    3 Murid SD Adnani Juara Nasional Olimpiade PAI

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga murid SD Islam Terpadu Adnani Panyabungan akhirnya meraih juara I Olimpiade PAI tingkat nasional di Bogor, Jawa Barat.   Ketiganya adalah Rian Rangkuti, Adinda Amelia Lubis, dan Nurjannah Angriani. Ketiganya utusan Sumut setelah sebelumnya memenangi Olimpiade PAI tingkat provinsi.   Di Bogor, mereka mampu menyingkirkan kontingen dari seluruh provinsi […]

  • Jalur Jembatan Merah-Muara Soma Hancur, Pemprovsu Dituding Pilih Kasih

    Jalur Jembatan Merah-Muara Soma Hancur, Pemprovsu Dituding Pilih Kasih

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Jalan jalur Jembatan Merah-Muara Soma, Mandailing Natal (Madina) dari tahun ke tahun selalu porak poranda. Warga pun akhirnya menuding Pemprovsu sebagai penanggungjawab pemeliharaan jalan ini dituding pilih kasih. Selain kucuran dana yang dinilai minim dalam pemeliharaan jalan, Pemprovsu melalui Dinas Perhubungan Sumut juga dinilai tak becus mengontrol truk-truk bermuatan […]

  • Mutasi Pejabat Bergulir di Madina

    Mutasi Pejabat Bergulir di Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Mutasi jabatan di Pemkab Madina masih terus bergulir, khususnya mulai dari pejabat eselon III hingga eselon II. Mutasi ini sebagai penyesuaian perda tentang susunan organisasi tata pemerintahan (suorta) baru yang telah disetujui Gubernur Sumatera Utara. Pebruari ini dimungkinkan ada dua kali lagi mutasi. Rinciannya, mutasi pertama yakni pejabat eselon III, terdiri dari Kabag dan […]

  • Sobir Lubis Apresiasi Kehadiran Saipullah Nasution di Kepengurusan Golkar Sumut

    Sobir Lubis Apresiasi Kehadiran Saipullah Nasution di Kepengurusan Golkar Sumut

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPD Golkar Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah melantik Saipullah Nasution, SH, MM sebagai Wakil Ketua Bidang Pertanahan dan Permukiman Rakyat DPD Golkar Sumut sesuai hasil revitalisasi kepengurusan partai, Sabtu (18/6). Bergabungnya mantan pejabat di Kementerian Keuangan ini mendapat respon positif dan apresiasi dari Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Mandailing Natal […]

  • BPD Desa Rantobi Mengaku Tidak Tau Soal Tambang Emas Ilegal Diwilayahnya

    BPD Desa Rantobi Mengaku Tidak Tau Soal Tambang Emas Ilegal Diwilayahnya

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): aneh. Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Desa Rantobi di Kecamatan Batang Natal , Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak tau menau soal tambang emas ilegal yang beroperasi di desa Rantobi. Hal itu diungkapkan Abdul Hadi selaku BPD Desa Rantobi saat dikonfirmasi Mandailing Online Rabu 7/5/2025. ” kami masalah […]

  • Si Balkom Manjalaki Rongkap (2)

    Si Balkom Manjalaki Rongkap (2)

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Na isuratkon: Ramli Hasibuan “Olo Umak, uingotima sipaingotni Umak i, sareto sipaingotni aya na jolo-jolo i,” mangalusi Si Balkom. Tai matani ia leng totop mangaligin tigor tu inangni ia i. “Umak, ra do Umak manangion au Umak. Adong dokonon ku tu Umak. Biado Umak?” ning ia lalu ipadonok ia ibani ia tu Umakni ia. Ipagulung […]

expand_less