Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

KPI STAIN Madina Siap Kembangkan Konten Promosi Wisata

  • account_circle Muktar Nasution
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • print Cetak

Suasana dialogis kunjungan 11 orang mahasiswa KPI STAIN Madina di kantor Dinas Pariwisata Madina. (Foto: Muktar)

 

Foto bersama di depan kantor Dinas Pariwisata Madina. (Foto: Muktar)

…

Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAIN Mandailing Natal semester 3 melakukan kunjungan edukatif ke Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal (29/9/2016).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai potensi pariwisata daerah sekaligus memahami strategi komunikasi dan promosi destinasi wisata melalui media digital.

Kunjungan tersebut didampingi oleh Assoc. Prof. Ahmad Salman Farid, M.Sos. selaku dosen pendamping. Rombongan mahasiswa KPI diterima Kepala Dinas Pariwisata diwakili  Mukhtar Syaikhuddin Nasution, S.Pd., Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal. Pertemuan berlangsung secara dialogis dengan membahas potensi destinasi wisata, pengembangan industri pariwisata, serta peluang keterlibatan mahasiswa dalam mempromosikan potensi daerah. Kegiatan kunjungan edukatif ini juga sejalan dengan tujuan kegiatan yang tercantum dalam surat permohonan Prodi KPI, yakni memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai strategi promosi wisata dan pemanfaatan media digital.

Dalam sambutannya, Mukhtar Syaikhuddin Nasution, S.Pd. menyambut baik kunjungan mahasiswa KPI STAIN Mandailing Natal. “Kami menyambut baik kunjungan mahasiswa KPI. Generasi muda memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi pariwisata Mandailing Natal melalui media digital. Kreativitas mahasiswa dapat menjadi kekuatan dalam mengemas potensi wisata menjadi konten yang menarik dan mudah diterima masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa promosi pariwisata saat ini tidak cukup hanya mengandalkan media konvensional. Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan destinasi kepada khalayak yang lebih luas. “Yang kita harapkan bukan hanya menampilkan tempat wisatanya, tetapi juga cerita, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, dan keunikan masyarakat yang ada di sekitar destinasi. Dengan begitu, orang yang melihat konten tersebut mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang Mandailing Natal,” tambahnya.

Assoc. Prof. Ahmad Salman Farid, M.Sos. mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran yang menghubungkan teori komunikasi dengan praktik di lapangan. “Mahasiswa KPI tidak cukup hanya belajar teori komunikasi di dalam kelas. Mereka juga perlu melihat secara langsung bagaimana komunikasi digunakan untuk memperkenalkan potensi daerah. Karena itu, kunjungan ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang praktik bagi mahasiswa,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa mahasiswa akan diarahkan untuk mengembangkan kemampuan produksi konten, storytelling, videografi, desain komunikasi visual, dan pengelolaan media sosial.

Sebagai tindak lanjut, 11 mahasiswa KPI semester 3 akan mengembangkan konten promosi wisata melalui platform TikTok. Konten tersebut akan diarahkan untuk memperkenalkan berbagai destinasi dan potensi ekonomi kreatif Mandailing Natal dengan pendekatan visual yang kreatif, informatif, dan komunikatif. Rencana ini juga sejalan dengan tujuan kunjungan yang diarahkan pada pengembangan karya Desain Komunikasi Visual seperti poster, konten media sosial, infografis, dan materi promosi destinasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal, Syukur Soripada Nasution, S.Sos., MAP., pada kesempatan lain turut menekankan pentingnya sinergi dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah. “Pengembangan pariwisata membutuhkan kolaborasi. Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri. Keterlibatan perguruan tinggi dan generasi muda sangat penting, terutama dalam menghadirkan kreativitas dan pemanfaatan media digital untuk memperkenalkan potensi Mandailing Natal,” ujarnya.

Melalui kunjungan edukatif ini, Prodi KPI STAIN Mandailing Natal dan Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal membuka ruang kolaborasi dalam bidang edukasi, komunikasi, kreativitas, dan promosi pariwisata. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk menghasilkan konten-konten positif yang memperkenalkan destinasi wisata, budaya, serta ekonomi kreatif Mandailing Natal kepada khalayak yang lebih luas. Kolaborasi tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghasilkan karya komunikasi yang relevan dengan kebutuhan promosi pariwisata di era digital.

 

 

  • Penulis: Muktar Nasution
  • Editor: Muktar Nasution

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla: Menunggu Status “Bencana Nasional” atau Menunggu Anak Bangsa Berhenti Bernapas?

    Karhutla: Menunggu Status “Bencana Nasional” atau Menunggu Anak Bangsa Berhenti Bernapas?

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Moechtar Nasution Forum Lintas Studi Tulila*   Coba bayangkan anda harus mengurung anak balita di dalam kamar seharian. Bukan karena nakal, tapi karena udara di luar rumah sudah berubah jadi abu-abu pekat dan berbau sangit. Anda terpaksa menambal setiap celah jendela dan lubang angin pakai lakban erat-erat. Di dalam ruangan yang pengap itu, anak […]

  • MERANTAU KE TANAH DELI

    MERANTAU KE TANAH DELI

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang)kemudian dipandang sebagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing. Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar terjadi pada tahun 1840-an. […]

  • Polsek Panyabungan Tangkap 2 Orang Pembawa 5 Kg Ganja Kering

    Polsek Panyabungan Tangkap 2 Orang Pembawa 5 Kg Ganja Kering

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polsek Panyabungan berhasil menangkap 2 orang membawa ganja kering seberat 5 kilo gram, Rabu (17/2). Kedua tersangka masing-masing bernama R (21) dan MS (21), keduanya warga Banjar Silangit Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan, Mandaliling Natal. Kedua tersangka beserta barang bukti 5 bal ganja kering itu ditangkap saat keduanya sedang tidur di […]

  • 5 Ranperda Inisiatif DPRD Dibahas

    5 Ranperda Inisiatif DPRD Dibahas

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) sedang dibahas DPRD Madina. Kelima Ranperda ini merupakan inisiatif DPRD. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Madina, Dodi mengungkapkan bahwa dari kelima Ranperda ini terdapat beberapa Ranperda yang memiliki kekhasan tersendiri yang disesuaikan dengan kekhasan dan kebutuhan daerah secara aktual. “Seperti Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan […]

  • Cara AS Membangun Pertanian

    Cara AS Membangun Pertanian

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Winarno Tohir Ketua Umum KTNA Nasional   Kemajuan pertanian Amerika Serikat (AS) terutama di bidang tanaman biji-bijian seperti jagung, kedelai, wheat, sorghum, dan padi, tidak terlepas dari kebijakan dan dukungan pemerintah yang konsisten terhadap petani.  Kebijakan dan dukungan  diberikan dan dinikmati langsung oleh petani dengan tujuan utama adalah untuk menjaga agar usaha pertanian […]

  • Kronologi Bentrok Dua Ormas di Tabanan Bali

    Kronologi Bentrok Dua Ormas di Tabanan Bali

    • calendar_month Minggu, 12 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ormas Baladika dan Laskar Bali bentrok saat warga Bali menggelar Hari Raya Kuningan. Hari Raya Kuningan bagi umat Hindu Bali, Sabtu 11 Februari 2011, sedikit terusik. Pasalnya pada hari itu dua organisasi kemasyarakatan justru bentrok di Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Kedua ormas yang terlibat bentrok itu adalah Laskar Bali dan Baladika. Bentrok dipicu […]

expand_less