Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Kontraktor Pasar Baru Panyabungan Belum Bayar Gaji Pekerja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
  • print Cetak

Bangunan Pasar Baru Panyabungan tahap penerjaan.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah pekerja mengaku belum memperoleh gaji bulan ini dari kontraktor pembangunan Pasar Baru Panyabungan.

Para pekerja yang berasal dari kawasan Kecamatan Panyabungan, yakni Desa Gunungtua Julu, Gunungtua Tonga dan Gunungtua Panggorengan kepada wartawan menyatakan sangat gelisah karena gaji yang tak pasti itu.

“Sudah sebulan ini kami tak terima gaji. Sudah terus disunggul. Janjinya tanggal 14, tapi tak datang juga, ini sudah (tanggal) 17 belum ada kabar ” kata seorang pekerja kepada wartawan di Gunungtua Julu, Rabu (17/11/2021). Dia tak bersedia namanya ditulis.

Tidak diketahui pasti penyebab kendala penggajian ini. Pihak kontraktor tak banyak memberi jawaban saat dikonfirmasi.

“Paling lama minggu depan,” kata Sitepu dari pihak PT. Batesta Mandiri menjawab wartawan, Rabu (17/11/2021) via layanan WhatsAap.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Madina, Jhon Amriadi manjawab wartawan via telefon, Rabu, menyatakan tidak berwenang mengomentari internal teknis pekerjaan fisik bangunan pasar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Madina, Rully Andri menjawab wartawan via telefon di hari yang sama, mengatakan dia telah menanyakan gaji pekerja itu kepada pihak kontraktor, dan kontraktor telah menyatakan komitmen mambayarnya dalam sepekan ini.

Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis kepada wartawan via WhatsAap, Rabu menyatakan bahwa tak ada alasan kontraktor menunda gaji.

“Sesuai dokumen kontrak dinyatakan bahwa pihak kontraktor mengatasi semua masalah yang timbul. Jika satu minggu gaji telat itu masih wajar, tapi jika sudah sebulan sudah….,” katanya.

Ketidakpastian penyebab kendala gaji ini dikhawatirkan akan menjadi masalah serius terhadap target waktu perampungan pembangunan bangunan pasar.

Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi kepada wartawan pada Juli 2021 menyatakan bahwa pihak kontraktor akan merampungkan bangunan pasar itu pada Desember 2021.

“Sesuai dengan hasil diskusi saya dengan pak Juntak (Direktur PT Batesda), estimasi kita pembangunan pasar baru ini selesai tepat waktu. Sudah banyak pertimbangan kami pikirkan, ditambah dari pengakuan direkturnya, pembangunan sudah mencapai angka 65 persen. Bulan September 2021 masuk tahapan finishing dan bulan Desember sudah selesai dikerjakan,” kata Atika saat itu di lokasi usai menunjau pengerjaan pembangunan bangunan pasar, tanggal 28 Juli 2021.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ||Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy, berusaha memperbaiki kesalahan dengan membangun kembali jalan lingkungan yang dirusak. Musyawarah desa dilakukan untuk mencari solusi, namun hasilnya menuai kritik dari warga. Warga desa mengungkapkan bahwa setiap kepala keluarga dipaksa menyetor 2 buah batu untuk material perbaikan jalan lingkungan yang […]

  • Gaji Bidan PTT 6 Bulan Tahun 2017 di Madina Raib

    Gaji Bidan PTT 6 Bulan Tahun 2017 di Madina Raib

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aneh bin ajaib, gaji Bidan PTT di Madina tak cair di bulan Maret hingga Agustus 2017, tetapi bulan September hingga Desember justru cair. Lalu raib kemana uang gaji selama 5 bulan itu? Puluhan Bidan PTT pun mengadukan nasib mereka ke DPRD Madina, Selasa (18/12/2018). Mereka diterima Ketua DPRD Madina H. Maraganti […]

  • Rumah Gubsu Syamsul Arifin di Jakarta Disita KPK

    Rumah Gubsu Syamsul Arifin di Jakarta Disita KPK

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita rumah tersangka penyalahgunaan APBD Langkat, Syamsul Arifin. Tim dari KPK bahkan sudah memasang papan penyitaan di rumah Gubernur Sumatera Utara tersebut. “Pukul 11.00 WIB, tim dari KPK memasang papan penyitaan,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dihubungi wartawan, Senin 10 Januari 2011. Rumah Syamsul ini terletak di […]

  • Karut Marut Dana Desa (bagian 2)

    Karut Marut Dana Desa (bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution   Lima tahun Dana Desa berjalan. Apa yang berubah? (1) Rapat beton bersilang di tengah perkampungan tanpa urgensi apa pun terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (2) Pertikaian masyarakat meninggi, antara mereka yang kecipratan dengan yang tidak. (3) Kesejahteraan Kepala Desa sebagian besar meningkat tajam, berbanding terbalik dengan kesejahteraan penduduk desa. Akumulasi dana […]

  • Abu Tholut Ditangkap dengan Senjata FN di Rumah Istrinya

    Abu Tholut Ditangkap dengan Senjata FN di Rumah Istrinya

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Abu Tholut alias Mustofa ditangkap Densus 88 Antiteror Polri sekitar pukul 08.00 WIB. “Ditangkap di kamar di rumah,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djihartono saat dihubungi, Jumat (10/12/2010). Abu Tholut, lanjut Djihartono, ditangkap tanpa perlawanan sekitar pukul 08.30 WIB. Dia ditangkap setelah Densus 88 memburu dan mengintainya sejak lama. Abu […]

  • Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Sepanjang Januari sampai Juni 2013, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menyelamatkan uang negara dari kasus korupsi sebanyak Rp 3,1 miliar. Kepala Kejati Sumut Bambang Setyo Wahyudi yang dijumpai di ruangannya usai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Senin (22/7/2013), uang negara dari kasus korupsi, yang ditangani tindak pidana khusus sebanyak Rp3.110.698.000. Adapun 98 […]

expand_less