Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Madina Terapkan e-KTP 2011

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
  • print Cetak

JAKARTA-; Mendagri Gamawan Fauzi mengingatkan bupati/wali kota di 197 daerah yang akan menerapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau e-KTP pada 2011. Khusus untuk Sumatera Utara, ada 12 kabupaten/kota, yakni Langkat, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal (Madina), Serdang Bedagai, Batubara, Labuhanbatu Selatan, Kota Pematangsiantar, Tanjung Balai, dan Binjai.

Melalui Surat Edaran (SE) tertanggal 13 Oktobe 2010, Gamawan mengingatkan daerah-daerah tersebut untuk mempersiapan diri. Antara lain, menyediakan genset di tempat pelayanan KTP bagi yang belum memiliki listrik dan yang sering mengalami pemadaman listrik. Selain itu, mempersiapkan dan menyediakan tenaga teknis pelayanan penerbitan e-KTP minimal empat orang di setiap tempat pelayanan.

“Menjaga akurasi data base kependudukan dengan melakukan pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil,” ujar Gamawan dalam surat edarannya itu. Sementara, Pelaksana Tugas Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Kemdagri, Irman, menjelaskan, e-KTp merupakan bagian dari proyek kependudukan. Jika proyek ini kelar, maka Indonesia akan memiliki data base kependudukan yang tingkat akurasinya bisa dipertanggungjawabkan.

Saat ini, Indonesia belum memiliki data base tersebut. Selain itu, dengan data base yang baik dan terintegrasi dari pusat hingga daerah, akan berguna bagi penertiban dokumen kependudukan, yang menjadi dasar bagi pembuatan dokumen lainnya.

“Salah satunya KTP, tanpa KTP orang tak bisa buat ATM, tak bisa buat sertifikat, tak bisa keluar negeri dan lainnya. Padahal sekarang, banyak KTP ganda atau palsu. Nanti kalau penertiban dokumen kependudukan sudah dilakukan, tak ada lagi yang bisa dipalsukan atau digandakan,” ujar Irman di Jakarta, kemarin (29/10).

Kalau data sudah akurat, kata Irman, yang namanya Daftar Pemilih Sementara (DPS) mungkin tak diperlukan lagi. Sebab sudah ada KTP elektronik (e-KTP), dimana didalamnya menampung tentang sidik jari pemegangnya. Jadi tak mungkin ada pemalsuan atau penggandaan KTP.

Di masa datang, kalau proyek e-KTP kelar, pemilu tak memerlukan lagi Daftar Pemilih Tetap (DPT), tapi menggunakan e-KTP sebagai kartu pemilih. Bahkan itu kian mempersempit gerak teroris dan pelaku kriminal lainnya, yang kerap menggunakan modus KTP palsu atau ganda.

“Dengan e-KTP, teroris tak bisa lagi sembunyi, selama ini mereka kalau berpindah, menggunakan KTP palsu. Dengan e-KTP tak mungkin lagi,” kata Irman. (sam)
Sumber : metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pihak PT SMGP Masih Mengkaji Langkah-langkah

    Pihak PT SMGP Masih Mengkaji Langkah-langkah

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait pencabutan IUP (izin Usaha Pertambangan) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) oleh Bupati Mandailing Natal (Madina), Selasa malam (9/12), pihak PT.SMGP masih mengkaji langkah-langkah yang akan ditempuh. Manager Sustainability PT SMGP, Rani Djandam yang dikonfirmasi Rabu (10/12) melalui telefon seluler mengatakan bahwa pihaknya sekarang ini sedang melakukan koordinasi […]

  • Sofwat Mendaftar di Golkar dan PPP

    Sofwat Mendaftar di Golkar dan PPP

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution hari ini mendaftar di Golkar dan PPP. Rabu siang (13/11/2019), Sofwat dan rombongan mengembalikan berkas di DPD Partai Golkar Madina di Pidoli, Panyabungan. Sedangkan di sekretariat DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Parbangunan, Madina. Sejauh ini Sofwat Nasution telah […]

  • Pilkada Madina, H. Aswin Mendaftar ke PDI Madina

    Pilkada Madina, H. Aswin Mendaftar ke PDI Madina

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Aswin Parinduri resmi mendaftar ke PDI Perjuangan Madina dalam pencalonan bupati untuk Pilkada Madina 2020. H. Aswin yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Madina tiba di sekretariat PDI Perjuangan Madina, Dalan Lidang, Panyabungan, Selasa sore (10/9/2019). Kedatangannya didampaingi Sekretaris DPD Golkar Madina, Erwin Efendi Nasution; Bendahara […]

  • Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan akhirnya angkat bicara soal pemberian “tiket” kepada putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Solo yang disebut-sebut bagian dari dinasti politik. Pencalonan Gibran telah melalui proses politik elektoral sejak di internal PDI Perjuangan dan […]

  • Pelantikan Bupati Padang Lawas Ditunda

    Pelantikan Bupati Padang Lawas Ditunda

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memutuskan pelantikan Ali Sutan Harahap sebagai bupati defenitif Padanglawas (Palas), Sumatera Utara ditunda. Keputusan PTUN Jakarta tersebut dikeluarkan Jumat (9/11) lalu.“Kami sudah menerima salinan putusan PTUN Jakarta itu,”kata kuasa hukum mantan Bupati Palas Basyrah Lubis dari Kantor Hukum Izha & Izha, Jamaluddin Karim di Jakarta, Minggu […]

  • Atika Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 

    Atika Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammu Nasution menyerahkah santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga warga di Madina. Tiga warga tersebut masing-masing mendapat 42 juta rupiah. “Ini dipergunakan secara baik ya, jangan untuk beli hp atau kereta (sepeda motor). Kalo untuk buka usaha boleh, dimanfaatkan yang baik,” […]

expand_less