Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Tingkatkan Kinerja Honorer, Dinas PU-PR Terapkan “No Work No Pay”

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya peningkatan kehadiran dan kinerja pegawai honorer, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Mandailing Natal (Madina) menerapkan no work no pay.

Dalam artian, dinas yang dipimpin Rully Andry ini membayar gaji pegawai sesuai kehadiran sebagaimana tertuang dalam surat bernomor: 600/0362/DPUPR/2022 tanggal 12 Mei 2022.

Hal itu disampaikan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Adelvina saat dikonfirmasi terkait adanya pengaduan pemotongan gaji honorer untuk bulan Mei dan Juni 2022.

“Sebenarnya bukan pemotongan, ini lebih sebagai upaya meningkatkan kehadiran honorer. Tidak adil membayar gaji dengan nominal yang sama antara yang hadir setiap hari dengan mereka yang jarang hadir,” katanya di ruang kerjanya, Jumat (8/7).

Lebih lanjut, Adelvina menambahkan, nominal pengurangan gaji itu dihitung berdasarkan jumlah ketidak hadiran honorer.

“Semua honorer, kan, gajinya sama satu juta rupiah. Jadi, itu dibagi jumlah hari kerja dalam sebulan dan dikurangi jumlah tidak hadir, itu makanya di laporan ini gajinya beda-beda,” jelas Kasubbag.

Ia menegaskan, kebijakan ini telah disampaikan kepada honorer sebelum menandatangani fakta integritas.

“Ini sudah kita sampaikan juga melalui surat dan tahun lalu pernah kita terapkan, tapi urung karena pandemi Covid-19,” terangnya.

“Sudah kita koordinasikan dengan pihak keuangan. Untuk gaji kita hanya mengambil sesuai yang dibutuhkan dalam artian sisa gaji honorer yang tidak penuh itu pembayarannya tetap di sana, tidak kita ambil,” tutupnya.

Sebelumnya, redaksi Mandailing Online menerima laporan adanya pemotongan gaji di Dinas PU-PR untuk bulan Mei dan Juni.

Sementara itu, beberapa honorer yang sedang bersiap-siap pulang di kantor Dinas PU-PR mengaku setuju dengan kebijakan tersebut.

“Kita merasa ini lebih adil. Kita hadir tiap hari, hujan pun kita tempuh masa gajinya sama dengan yang jarang hadir,” kata salah seorang di antara mereka sembari diaminkan yang lain.

No work no pay merupakan kebijakan yang banyak dipakai perusahaan dalam menentukan besaran jumlah gaji karyawan. Gaji didasarkan perhitungan jumlah hadir dan capaian kinerja. Untuk menerapkan kebijakan ini perusahaan diharuskan terlebih dahulu menyampaikan hal tersebut kepada karyawan sebelum tanda tangan kontrak.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

    Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Meski menimbulkan protes dari masyarakat, namun pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sepertinya ‘membiarkan’ tambang emas tradisional liar itu beroperasi. Soalnya, penambang masih melakukan aktivitasnya di lokasi tambang. Informasi dihimpun METRO, Senin (14/2) dari sejumlah warga, tambang emas masih sulit dihentikan kegiatannya karena beberapa warga sudah menikmati hasil dari tambang tersebut. Disusul dana penertiban penambang […]

  • Pemberitaan negatif PKS terbanyak 2013

    Pemberitaan negatif PKS terbanyak 2013

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi parpol yang paling banyak diberitakan soal korupsi di media selama tahun 2013. Namun pemberitaan yang mendominasi PKS adalah kasus hukum yang menyeret mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yuda mengatakan dari hasil survei yang dilakukannya selama tahun 2013, PKS paling mendominasi dalam pemberitaan […]

  • Festival Mandailing Sukses di Perak, Malaysia

    Festival Mandailing Sukses di Perak, Malaysia

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NEGERI PERAK, MALAYSIA (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Malaysia menggelar Festival Mandailing di Kampung Sungai Bil, Slim River, Negeri Perak, Malaysia, Rabu (19/7/2017). Festival sehari itu dilaksanakan atas gagasan kerajaan negeri Perak dan dibantu oleh Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI). Sekitar 300 masyarakat Mandailing turut menghadiri festival itu. Festival Mandailing ini diresmikan Menteri Besar […]

  • Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Sebagian ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah, Kecamatan Panyabungan Selatan menuju Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) makin rusak. Menurut pantauan MedanBisnis, Rabu (4/5), jalan antara Sipogu menuju Simpang Gambir sudah bagus, hanya saja dikhwatrirkan tidak akan bertahan lama akibat banyaknya mobil pembawa TBS dan mobil pengangkut kayu melewati jelan tersebut dan umumnya […]

  • Oknum DPRD Labuhanbatu Pukul Meja , Rapat Diskorsing

    Oknum DPRD Labuhanbatu Pukul Meja , Rapat Diskorsing

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT : Rapat pembahasan nota Keuangan tahun anggaran (TA) 2010 di gedung DPRD Labuhanbatu diwarnai insiden ‘ngamuk’nya seorang anggota DPRD setempat. Aksi itu dilakukan dengan pemukulan meja. Dampaknya, rapat di skors hingga Rabu, 10 Agustus 2011. Pada hari Selasa 9 Agustus 2011 seorang oknum anggota dewan pada rapat dengan SKPD Dinas Pendidikan menanyakan terkait penggunaan […]

  • Sumut Kucurkan 2,7 T untuk Perbaikan Jalan Provinsi, Madina Dapat 169 M

    Sumut Kucurkan 2,7 T untuk Perbaikan Jalan Provinsi, Madina Dapat 169 M

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menganggarkan senilai Rp2,7 triliun untuk perbaikan jalan provinsi. Ploting terbanyak diproyeksikan untuk jalan provinsi yang ada di wilayah Tabagsel, sebesar Rp 649,1 miliar. Untuk wilayah Mandailing Natal (Madina) diplot sebesar Rp169 miliar. Alokasi anggaran APBD Sumut tahun 2022 ini dilaksanakan secara multi years. “Pemprov Sumut, dalam […]

expand_less