Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Kasus Proyek Pustu Pastab Jae, DPRD Madina : Dinas Kesehatan Melanggar Peraturan Daerah. Kadis Kesehatan : Itu Tanggungjawab Saya, Yang Penting Dibangunkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
  • print Cetak
Imran Khaitamy dan Ismail Lubis

Imran Khaitamy dan Ismail Lubis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Kasus dugaan pengalihan lokasi proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) dari Desa Pastap Julu ke desa Pastap Jae terus bergulir.

Pihak DPRD Mandailing Natal (Madina) menilai pengalihan lokasi itu perbutan melanggar Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Madina TA 2015.

 “Itu sudah jelas-jelas menyalahi, kalau mau dipindahkan, ada prosedurnya. Tidak bisa secara sepihak dikutak-katik.Dan apabila sudah dikerjakan, itu pelanggaran terhadap Perda,” ujar anggota DPRD Madina, As Imran Khaitamy Daulay SH dari Komisi IV, pekan lalu.

Artinya, APBD tidak ada menampung anggaran untuk kegiatan di Pastap Jae. Kalau hari ini ada pembangunan di sana, patut dipertanyakan duitnya dari mana.

“Sebaliknya, oleh APBD justru mengamanahkan kepada pemerintah untuk membangun atau rehabilitasi Pustu di Pastap Julu. Kalau nanti sampai pada waktu yang ditentukan tidak ada dibangun, tentu juga akan dipertanyakan kemana anggaran yang sudah diplot untuk itu,” tegas Imran.

Jika tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka itu sudah patut diduga telah terjadi penyalah gunaan wewenang atau patut diduga terjadi tindak pidana korupsi.

Pelaksanaan proyek rehab dan pembangunan pagar Pustu Pastab Jae tersebut tidak bisa dikerjakan, karena sejauh belum didapat rekomendasi persetujuan dari DPRD. Karena untuk mengubah isi Perda itu ada prosedurnya.

“Kalau tetap dilakukan, itu pelanggaran terhadap Perda. Kalau melanggar perda tersebut pasti ada resikonya,” akhiri Imran.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Madina, Drg. Ismail Lubis yang dikonfirmasi, pekan lalu, mengakui bahwa mereka memindahkan lokasi pekerjaan proyek rehab Pastab Julu tersebut ke Pastab Jae akibat adanya kesalahan dalam prencanaan.

Disebutkannya, pada perencanaan awal yang akan dikerjakan adalah Pustu Pastab Julu, namun ternyata di Desa Pastab Julu hanya ada Polindes, sehingga proyek rehab dipidahkan ke Desa Pastab Jae.

Ketika ditanya apa dasar hukum untuk melaksanakan pekerjaan rehab Pastab Jae? Ismail Lubis mengatakan bahwa itu adalah tanggung jawabnya. Yang jelas, dananya disalurkan untuk rehab Pustu, yang menyalahi justru apabila tidak dibangunkan.

“Itu adalah tanggung jawab saya, yang jelas saya membangunkan anggaran yang sudah ada tersebut, yang menyalahi adalah apabila anggaran tersebut tidak dibangunkan,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editoor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

    Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Madina Cup I tahun 2023 yang diadakan di Lapangan Kompi Senapan B Mangga Dua dinilai penuh kontroversi. Pasalnya salah satu Tim peserta mengaku dirugikan. Hal tersebut diungkapkan Official Tim dan Manager Danger Fc Samsul Bahri kepada media saat melakukan konfrensi Pers di Markas Danger Fc di […]

  • 13 Desa di Panyabungan Timur Akan Gelar Pilkades, 3 Desa Jadi Perhatian Serius

    13 Desa di Panyabungan Timur Akan Gelar Pilkades, 3 Desa Jadi Perhatian Serius

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )-Demi menciptakan Pilkades damai yang akan digelar serentak 21 Agustus 2023 mendatang, Camat Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) menggelar rapat pematangan pelaksanaan Pilkades di wilayah nya Sabtu 19/8/2023. Rapat yang dihadiri Pihak Kecamatan, Polisi, unsur kepanitiaan Pilkades, Pj Kades dan BPD itu dipimpin langsung Rahmad Rizky Ramadhan selaku Camat Panyabungan […]

  • Bupati Madina Harus Bisa Jadikan BUMD Traktor PAD

    Bupati Madina Harus Bisa Jadikan BUMD Traktor PAD

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal, Ir Aspan Sofyan Batubara MM harus memutar balik keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Madina sebagai perusahaan plat merah yang di biayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) setiap tahun menjadi tractor Penghasilan Asli Daerah (PAD). “BUMD Madina harus punya SOP (Standar Operasional Prosedur) dan punya pemimpin yang punya kualifikasi dan […]

  • Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi (PUPE) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Chairul Windu Harahap menegaskan, perubahan mekanisme pembangunan kantor bupati dan DPRD tahun 2009 dari tahun tunggal (single years) ke tahun jamak (multi years) merupakan kebijakan Bupati Palas yang saat itu dijabat Basyrah Lubis. “Pengalihan dari single years ke multi years […]

  • Bupati Ingatkan Satpol PP Tegakkan Perda

    Bupati Ingatkan Satpol PP Tegakkan Perda

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution memimpin apel pagi khusus untuk Satpol PP dengan tujuan mengingatkan kembali tugas pokok dan fungsi Satpol PP, di antaranya menegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati. Apel pagi ini dilaksanakan di komplek Perkantoran Bupati Lama Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan, Senin (4/7). Bupati […]

  • Survey YRKI :  54,3% Publik Nyatakan Pemprovsu Tidak Tanggap Covid

    Survey YRKI : 54,3% Publik Nyatakan Pemprovsu Tidak Tanggap Covid

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) : Masa pandemi seperti saat ini seyogianya menjadi momentum pembuktian bagi pemerintah dalam menjalankan tugas dan kewajibannya untuk memberikan jaminan terhadap kegelisahan yang terjadi. Masyarakat menanti munculnya beragam kebijakan yang relevan dan mampu memberikan solusi yang tepat akibat dampak dari pandemi covid-19. Penantian tersebut terasa wajar, sebab dampak pandemi menggejala di hampir […]

expand_less