Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Infrasruktur jalan Muara Batang Gadis memprihatinkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Kondisi infrasruktur jalan dan jembatan yang ada di Kecamatan Muara Batang Gadis sampai saat ini masih buruk dan memperihatinkan dengan meliputi akses jalan ke Desa Suka Makmur, Aek Godang, Panunggulan dan beberapa desa lainnya.

“Untuk alternatif lainnya menuju desa itu jika musim hujan melalui sungai menggunakan perahu bot jenis robin dengan ongkos Rp.50 ribu/orang. Sedangkan kenderaan yang bisa masuk ke wilayah itu hanya mobil dengan gardang dua, dan untuk melalui jalan itupun walau dengan kendaraan tersebut tetap masih sulit jika musim penghujan,“ ujar Edius Harahap warga Desa Suka Makmur kepada wartawan, kemarin di Panyabungan.

Beliau mengatakan, untuk sampai ke desa mereka yang terletak sekitar 30 Km dari ibu kota kecamatan memerlukan waktu yang diperkirakan mencapai 3 jam dan itupun apabila situasi cuaca jika bagus.

Lain halnya dengan keterangan Holidin Pulungan yang juga salah satu warga Desa suka Makmur mengatakan, pembangunan dan peningkatan jalan ke kawasan mereka tergolong sangat lambat. Karena sudah lebih setengah abad Indonesia merdeka, kawasan tersebut ibarat pembangunan jauh panggang dari api. Jika pun ada pembangunan tidak bisa termanfaatkan dengan baik karena cepat rusak dan diduga pembangunannya tidak maksimal.

Kaur Pemerintahan Desa Suka Makmur, Yusuf menambahkan, masyarakat setempat sangat membutuhkan perhatian dan peng alokasian pembangunan untuk wilayah mereka dalam menunjang perbaikan ekonomi menuju sejahtera.

Selain jalan, juga sangat di butuhkan pembangunan sarana air bersih, madrasah, lampu listrik. Dan di harapkan perusahaan seluler bisa memperluas jaringan selulernya ke wilayah tersebut supaya warga tidak ketinggalan informasi.

Anggota DPRD Madina dari Partai golkar asal Dapem V yang juga putra asli pantai barat, Arsidin Batubara, SE mengakui jalur transportasi di wilayah Kecamatan Muara Batang Gadis masih memperihatinkan. Dan sangat di herankan infrasruktur jalan buruk sementara perusahaan perkebunan banyak mengambil ke untungan dari sana.

“Jikapun sampai saat ini jalan masih bisa di lalui kenderaan, itu karena masih adanya perusahaan perkebunan. Jika tidak, saya yakin pemukiman di kawasan itu banyak yang “tenggelam” di gilas ke adaan,” ujar Arsidin yang juga mantan Aktifis tersebut.

Untuk itu, Arsidin Batubara SE berharap, dikepemimpinan Hidayat – Dahlan sebagai Bupati dan Wakil Bupati saat ini bisa membawa perubahan dan bijak dalam mengalokasikan pembangunan,. Sehingga tidak ada satu desa pun yang merasa di anak tirikan.

Secara pribadi beliau juga berusaha mendorong pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal melalui kebijakan politik, supaya kawasan yang infrasruktur jalannya buruk bisa di perbaiki. Karena infrasruktur jalan merupakan kunci utama untuk meningkatkan perekonomian sebagai implementasi bangkitnya masyarakat itu sendiri dari kemiskinan.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nurdin Lubis Resmi Jadi Sekda Provsu

    Nurdin Lubis Resmi Jadi Sekda Provsu

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho melantik Nurdin Lubis menjadi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut di aula Martabe Pemprov Sumut di Medan. Pelantikan dihadiri unsur muspida dan seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Sumut, dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI nomor 145/N tahun 2011 tanggal 21 September 2011. […]

  • AKIBAT KEKUASAAN TERPISAH DARI AL-QURAN

    AKIBAT KEKUASAAN TERPISAH DARI AL-QURAN

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Islam adalah agama paripurna. Tak ada satu pun bidang kehidupan umat manusia yang tidak diatur oleh syariah Islam. Syariah Islam mengatur tatacara ibadah, akhlak, makanan dan minuman, berpakaian, muamalah hingga politik dan bernegara. Demikianlah kesempurnaan Islam. Ini sesuai dengan firman Allah SWT: الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ اْلإِسْلاَمَ دِينًا Pada hari […]

  • Kasus korupsi Poltekes rampung

    Kasus korupsi Poltekes rampung

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Poltekes senilai Rp9,3 miliar, kepada Jermias Sinaga sudah tuntas, kata Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan, pagi ini. “Sudah selesai tinggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan, ” tambah Dharmabella Tymbasz. Begitu tersangka pulih dari sakitnya, lanjut Dharmabella, langsung dilimpahkan. Dharmabelle menegaskan, timnya telah sudah menuntaskan penyelidikan […]

  • Terkait Dana Desa, Warga Tolang Laporkan Kades ke Kejari

    Terkait Dana Desa, Warga Tolang Laporkan Kades ke Kejari

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggunaan anggaran dana desa (DD) Tolang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022 diduga tak sesuai dengan perencanaan sehingga membuat BPD dan warga melaporkan kepala desa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Panyabungan. Tak hanya itu, warga juga melayangkan surat pengaduan kepada Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution, Ketua DPRD Erwin […]

  • Karut-Marut Dana Desa (Bagian 1)

    Karut-Marut Dana Desa (Bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution Budayawan/Sutradara   Ketika Musyawarah Desa, pendamping desa duduk diam di depan, membiarkan masyarakat bertikai soal bangunan yang urgen dan tidak urgen. Karena banyak pendamping desa yang tidak memadai kapabilitasnya untuk memberi solusi, mana program desa yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan bersama, mana yang tidak. Karena masyarakat juga tidak cukup kreatif […]

  • Golkar Madina Salurkan Bahan Pangan di Semua Dapil

    Golkar Madina Salurkan Bahan Pangan di Semua Dapil

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Madina, Senin (13/4/2020) menyalurkan bahan pangan dalam menanggulangi dampak sosial ekonomi akibat Covid-19. Bantuan ini bersumber dari gaji anggota DPRD Madina dari Partai Golkar yang dipotong 3 bulan. Bahan pangan itu meliputi beras 10 ton, minyak makan 1 ton dan telur 250 papan. Ditambah masker. Bantuan bahan pangan […]

expand_less