Pameran di PRSU, Madina Tampilkan Produk UMKM
- account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

MEDAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menampilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan seni budaya Gordang Sambilan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tahun 2026.
PRSU 2026 berlangsung 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kawasan PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Acara resmi dibuka Jumat, (3/07/2026) malam.
Mengusung tema “Harmoni Emas”, PRSU tahun ini menjadi etalase investasi, pameran UMKM, dan ajang promosi potensi seluruh daerah di Sumatera Utara (Sumut).
Paviliun Pemkab Madina menghadirkan beragam olahan pangan lokal. Diantaranya labu jipang, alame, ubi jalar, kipang pulut, dan kopi Mandailing yang menjadi ikon daerah.
Selain makanan, paviliun juga memamerkan kerajinan tangan khas Madina. Yakni amak lampisan berbahan pandan dan berbagai produk rotan, serta hasil pertanian.
Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, momentum PRSU dimanfaatkan untuk menampilkan seluruh potensi UMKM Madina.
“Apa yang kita tampilkan di PRSU ke-50 menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung. Untuk menunjukkan bahwa Madina adalah daerah yang berpotensi untuk dikembangkan, baik dari sisi UMKM maupun pertanian,” ujar Saipullah.
Ia menjelaskan, Pemkab Madina akan menggandeng PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) melalui Ivan Iskandar Batubara untuk pengembangan UMKM.
“Ivan Iskandar Batubara merupakan tokoh nasional yang menjabat di Kadin Pusat. Beliau sangat memperhatikan UMKM di Kabupaten Madina. Tentu beliau akan membantu mengoptimalkan potensi yang ada di daerah kita,” katanya.
Di sisi lain, Ivan Iskandar Batubara menilai penguatan UMKM harus dilakukan melalui kolaborasi.
“Produk Madina sudah semakin hilir, nilai tambahnya sudah ada. Melalui PRSU ini merupakan titik terang. Ke depan, Madina menjadi daerah yang ramah bagi investasi,” ujarnya.
Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi menyebut paviliun Madina sebagai etalase miniatur daerah.
“Dengan potensi yang ada di paviliun, ini sebagai etalase miniatur Madina. Semoga produk kita semakin diterima di Sumut,” harapnya.
Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menambahkan, UMKM telah menjadi prioritas pemerintah sejak dulu. “Kita mendukung pengembangan UMKM di Madina dengan cara melakukan kolaborasi,” sebutnya. (dab/rel)
- Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

