Kamis, 14 Mei 2026
light_mode

Calon Anggota DPRD Madina Bawa Perempuan Dinikahkan Paksa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Sahbana salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal terpilih periode 2014-2019 dari PAN bersama seorang kawannya bernama Sangkot terpaksa dinikahkan secara paksa dengan dua perempuan kencan mereka karena dicurigai berbuat tak senonoh di Desa Hutagodang Muda, Senin (21/7/2014).

Kedua perempuan tersebut berinisial LM berstatus gadis dan DL status janda. Keduanya warga Desa Huta Godang Muda, Kecamatan Siabu. Sedangkan Sangkot dan Sahbana warga Desa Mompang Kecamatan Panyabungan Barat. Sahbana dinikahkan dengan LM, sedangkan Sangkot dinikahkan dengan DL. Pernikahan ini dilakukan atas tuntutan orangtua masing-masing perempuan.

Berdasar keterangan warga, kejadian berawal dari kecelakaan lalu lintas. Saat itu, mobil yang dikemudikan Sahbana jenis Nissan Xtrail BK 1990 BR menabrak seorang anak bernama Amir.

Melihat kejadian itu, warga mengejar mobil tersebut. Sahbana dan Sangkot panik. Keduanya keluar dari mobil dan lari menuju rumah warga. Namun, pelarian keduanya kandas. Mereka berhasil diamankan warga.

Selanjutnya, warga yang emosi, memeriksa mobil Sahbana. Ternyata, di dalam mobil ada dua perempuan, LM dan DL. Setelah dipaksa keluar dari mobil, ternyata dua perempuan itu warga desa itu juga.

“Awalnya mereka menabrak anak-anak yang naik kreta. Melihat kejadian itu warga langsung mengejar. Ia masih berusaha lari. Namun akhirnya dia keluar dari mobil dan lari ke dalam rumah warga. Di situlah dia selamat. Lalu, warga melihat di dalam mobil ada perempuan makanya dipaksa keluar, dan dimintai pertanggungjawaban,” sebut Roil warga setempat.

Tami, warga lain menambahkan, yang menyulut emosi warga adalah karena saat ini bulan Ramadan, ditambah warga tahu Sahbana merupakan salah seorang caleg.

“Itu yang buat warga emosi, dan menurut warga, mobil ini sudah sering lewat belakangan ini dari desa kami. Rupanya inilah kejadiannya,” ucapnya.

Selain Tami, warga lain juga menerangkan, sore sebelum kejadian ada sejumlah warga yang melihat mobil itu menjemput LM dan DL, dan ternyata S menjemput kedua perempuan tersebut untuk dibawa ke Sidojadi guna makan malam bersama.

Kepala Desa Hutagodang Muda, Zulkarnen membenarkan ada dua warganya yang ditangkap di dalam mobil S, yaitu LM dan DL. Zulkarnen juga membenarkan pihaknya bersama tokoh masyarakat sudah menikahkan kedua pasangan itu.

“Mereka sudah dinikahkan atas tuntutan keluarga si perempuan,” kata Zulkarnen. Sementara Sahbana belum berhasil dikonfirmasi karena nomor handphonenya tidak aktif.

Sumber: Metro Tabagsel/Andalas
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sumut: Kaji ulang ambil alih jembatan timbang

    DPRD Sumut: Kaji ulang ambil alih jembatan timbang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kementerian Perhubungan diharapkan mengkaji ulang rencana pengambilalihan pengelolaan jembatan timbang di daerah yang selama ini dikelola Dinas Perhubungan. “Kita berharap agar rencana itu dievaluasi,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut HM Nezar Djoeli di Medan, hari ini. Menurut Nezar, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diharapkan dapat mememahi jika keberadaan jembatan timbang tersebut merupakan salah […]

  • Pandemi Covid-19, HUT Madina Berjalan Sederhana

    Pandemi Covid-19, HUT Madina Berjalan Sederhana

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berjalan sederhana. Tidak ada pawai atau karnaval sebagaimana biasanya. Peringatan HUT tahun ini dipusatkan di pelataran Masjid Agung Nur Alan Nur berupa ekspo ekonomi kreatif dan pagelaran kreativitas seni budaya. Usai mengikuti rapat paripurna istimewa HUT […]

  • Dana Desa Perlu Dievaluasi Nomenklatur dan Metode Pengelolaannya

    Dana Desa Perlu Dievaluasi Nomenklatur dan Metode Pengelolaannya

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Sekitar delapan tahun Dana Desa ( DD ) ditransfer ke daerah dengan jumlah rata rata per desa per tahun sekitar 1 milliar rupiah, anggap satu desa sudah menerima aliran dana segar ini 8 milliar rupiah kemudian coba dicek ke lapangan apa dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, ternyata dana sebesar itu tidak memberikan dampak signifikan […]

  • 10 Orang Penambang Liar Di Tangkap

    10 Orang Penambang Liar Di Tangkap

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal bersama Detasemen C Brimob Polda Sumatera Utara Kamis-Jumat (12-13/7/2012) menangkap 10 orang penambang liar tanpa izin (Peti).Penangkapan ini dilakukan pasca terjadinya kerusuhan dan pembakaran Base Camp PT Sorikmas Mining (SM) pada hari sabtu (7/7/2012) yang lalu di wilayah kontrak karya Sork Mas Mining perbukitan Sambung, Kecamatan Naga Juang. Selain warga Madina, pelaku […]

  • MERANTAU KE TANAH DELI

    MERANTAU KE TANAH DELI

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang)kemudian dipandang sebagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing. Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar terjadi pada tahun 1840-an. […]

  • Waspada! Gunung Sorik Marapi Aktif. Pemkab Madina Himbau Jaga Jarak

    Waspada! Gunung Sorik Marapi Aktif. Pemkab Madina Himbau Jaga Jarak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, melalui Camat Puncak Sorik Marapi, mengeluarkan surat edaran himbauan keamanan dan kewaspadaan aktivitas Gunung Sorik Marapi per tanggal 3 April 2026. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan diimbau untuk tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorik Marapi, serta menghindari area kawah rawan seperti Kawah […]

expand_less