Kamis, 18 Jun 2026
light_mode

Yang Masih Hidup Takut Berkomentar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
  • print Cetak

Seputar Peristiwa Roboh Tambang Huta Bargot

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – para korban rubuh tambang liar Huta Bargot, Mandailing Natal sangat sulit untuk diawawancarai oleh wartawan. Secara mayoritas mereka takut memberikan keterangan jika untuk bahan pemberitaan di media massa.

Dari 12 orang yang ditemui Mandailing Online, hanya satu orang yang bersedia. Itupun dengan syarat nama dan alamat rumahnya dirahasiakan alias tidak boleh ditulis dalam naskah berita.

Secara umum, faktor yang membuat mereka takut memberikan keterangan tentang peristiwa robohanya lobang tambang batu emas itu menyangkut keamanan diri. Mereka khawatir akan dikejar para pengusaha pemilik lobang.

“Tolong jangan wawancara saya. Ini soal keamanan diriku,” kata salah seorang yang ditemui di Panyabungan, Rabu (6/2).

Para toke atau pengusaha atau pemodal yang membuka lobang tambang di perbukitan Huta Bargot Julu, menurut para korban selamat itu, diyakini akan menyimpan dendam terhadap mereka jika memberikan komentar kepada pers.

Pengakuan para korban selamat, kekhawatiran pada keamanan diri itu muncul, karena usaha pembukaan tambang tersebut berstatus liar yang penuh resiko hukum jika ada korban nyawa di lobang tambang itu yang tentunya para toke dan pemodal lobang tambang akan berakhir di penjara.

“Jika wartawan terus memberitakan kengerian yang bertambang emas itu, para toke khawatir pemerintah menutup lokasi tambang. Karena tambang ini kan tambang liar. Kami juga yang menggantungkan nasib kebutuhan keluarga dari hasil batu emas ini akan kehilangan pendapatan,”katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Finalisasi penyaluran bantuan sosial tahap I dari Pemprov Sumut di Madina terus molor. Pihak Pemprov Sumut pun sudah dua kali melayangkan Surat Teguran kepada Gugus Tugas Pemkab Madina. Akibatnya, Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mengungkap rasa kecewa kepada Pemkab Madina selaku penyalur. “Pembaguan bansos Prov di Madina berlarut, dapat […]

  • Warga Aek Marian Pasang Kayu dan Bendera di Lobang Jalan

    Warga Aek Marian Pasang Kayu dan Bendera di Lobang Jalan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Didorong rasa kecewa sekaligus untuk protes terhadap kondisi jalan yang berlubang, warga memasang kayu dan bendera merah di lobang badan jalan Lintas Sumatera titik Desa Aek Marian, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). pemasangan kayu dan bendera itu juga berguna sebagai rambu-rambu bagi para supir agar menghindari lobang yang […]

  • Optimalkan PAD, Komisi III Raker Dengan SKPD

    Optimalkan PAD, Komisi III Raker Dengan SKPD

    • calendar_month Sabtu, 12 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2016 Komisi III DPRD Mandailing Natal adakan rapat kerja dengan beberapa SKPD di gedung dewan, Jumat, (11/3). Rapat kerja ini selain membahas pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditahun 2016 juga membahas  kendala-kendala  yang dihadapi instansi tersebut dilapangan dalam pencapaian Pendapatan Asli Daerah  yang ditetapkan. […]

  • Perambahan Hutan Batang Natal dan Lingga Bayu Diduga Dibacking Oknum Aparat dan Dewan

    Perambahan Hutan Batang Natal dan Lingga Bayu Diduga Dibacking Oknum Aparat dan Dewan

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Aktifitas perambahan hutan alias praktek illegal logging di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayau Kabupaten Madina terus saja berlangsung secara terang-terangan dan tanpa memperdulikan, lingkungan, aparat dan masyarakat sekitar. Bahkan aktifitas tersebut juga disinyalir merambah sampai ke hutan lindung yang disulap menjadi perkebunan pribadi. Informasi diperoleh Portibi DNP, dari […]

  • Terkait Galian C Tanpa Izin, Jimmy Minta Maaf ke Gubsu

    Terkait Galian C Tanpa Izin, Jimmy Minta Maaf ke Gubsu

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)  – Waskita Karya-SMJ-Utama KSO mengakui adanya kesalahpahaman atau miskomunikasi terkait pemberitaan yang mengatakan percepatan rehabilitasi jalan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapatkan restu atau izin dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) untuk menggunakan material Galian C tanpa Izin. Hal ini diungkapkan Jimmy, yang merupakan penanggung jawab pekerjaan rehabilitasi jalan Propinsi di Kabupaten Madina […]

  • Agar Keluar dari PPKM Level 4, Madina Harus Capai Target Ini

    Agar Keluar dari PPKM Level 4, Madina Harus Capai Target Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak Inmendagri Nomor 40 keluar pada tanggal 6 September 2021 yang menetapkan Mandailing Natal (Madina) PPKM Level 4 Covid-19, sekolah kembali ditutup dan pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat harus diambil pemerintah. Untuk keluar dari PPKM level 4, Pemkab Madina minimal harus mencapai 20 persen dari total target vaksinasi. Target itu […]

expand_less