Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
  • print Cetak

jhony allen 230912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kendati 70 % sumber pemasukan APBN berasal dari sektor pertambangan, pemerintah diharap untuk lebih berhati-hati dalam memberikan izin pertambangan bagi investor yang ingin melakukan eksplorasi tambang di daerah Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Itu ditegaskan Anggota Komisi VII DPR-RI, Jhonny Allen Marbun pada seminar bertajuk “Industri Pertambangan dan Dampak Ekologisnya di Mandaling Natal” yang digagas Perkumpulan Hijau Sumatra (PHS), di Payaloting Internasional Hotel, Panyabungan, Minggu (23/9).

Menurutnya, sektor pertambangan merupakan sumber daya alam yang seksi, namun bisa jadi membawa penderitaan jika tidak dikelola secara hati-hati.

“Saya perlu jelakan, dari 1.600 triliun anggaran belanja kita untuk tahun 2013, sebanyak 1.100 triliun atau 70 persennnya berasal dari sektor penambangan, seperti pajak dan royalti. Apakah APBN seperti ini cukup berhenti pada belanja 2013, 2014 atau lima tahun mendatang. Disinilah dimaksudkan perlu kehati-hatian dalam melakukan pertambangan,” tandasnya.

Menurut Jhonny, pertambangan adalah sumberdaya tidak terbarukan, berbeda dengan perkebunan atau perikanan. Karena itu, izin tambang yang diberikan harus diaudit dalam satu waktu.

“Kita telah mendorong untuk kegiatan audit pasca tambang untuk menjaga kesinambungan, dan apakah ini bisa bermanfaat untuk masa depan atau malah menciptakan kerusakan lingkungan hidup dan konflik horizontal. Ini yang belum kita lihat,” tegasnya.

Jhonny kemudian menyebut pertambangan timah di Dabo Singkep, Kabupaten Linggau, Kepulauan Riau yang tutup pada 1992 sebagai contoh kegagalan penambangan yang berdampak pada hancurnya ekonomi satu daerah.

”Selama 180 tahun sejak beroperasi pada 1812, daerah itu cukup sejahtera. Kini Dabo Singkep mengalami ghost town dan menjadi potret buram pertambangan di Indonesia. Ekonomi mati ketika pembangunan pasca tambang tidak direncanakan,” ujar Jhonny yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Karenanya, lanjut Jhonny, menanggapi kompleksitas permasalahan tambang di Tanah Air, maka diperlukan audit lingkungan pertambangan, lingkungan hidup, penataan ruang dan kehutanan secara menyeluruh dalam pengawasan kegiatan pertambangan.
Selain Jhonny, juga hadir pembicara lain, yakni Kepala Kantor Pusat Pengelolaan Ecoregion Sumatra Kementerian Lingkungan Hidup, Muhammad Ilham Malik dan Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Abet Nego Tarigan. Sementara Ketua Dewan Pengurus PHS, Safaruddin Siregar tampil sebnagai moderator. (lik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekumpulan Anak Muda di Madina Gaungkan Tolak Politik Uang di Pilkada 2024

    Sekumpulan Anak Muda di Madina Gaungkan Tolak Politik Uang di Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menuju Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 (Pilkada) di Madina sekumpulan anak muda dan Mahasiswa selenggarakan kegiatan sosialisasi Koalesi Pemilih Millenial tolak dan lawan politik uang serta antisipasi polarisasi politik. Wadih Al Rasyid selaku Sekjen Indonesia Youth Epicentrum Mandailing Natal (IYE Madina) mengatakan, pengaruh peranan uang dan materil dalam proses politik punya […]

  • Jaringan Pasar Penyebab Harga Biji Kopi Rendah di Madina

    Jaringan Pasar Penyebab Harga Biji Kopi Rendah di Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jaringan pasar yang dinilai masih mandeg penyebab harga biji kopi di Kabupaten Mandailing Natal masih rendah. Demikian dikatakan Ali Musa Manto Lubis, salah satu petani kopi di Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan kepada Mandailing Online, Senin, (1/8). Diungkapkannya, hingga saat ini harga biji kopi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih jauh […]

  • Mobil Pajero Ber Plat Merah Dipakai Wakil Bupati Madina Ternyata Tidak Terdaftar Pergantian TNBK di Samsat

    Mobil Pajero Ber Plat Merah Dipakai Wakil Bupati Madina Ternyata Tidak Terdaftar Pergantian TNBK di Samsat

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – ternyata mobil yang dipakai Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami untuk menunjang pekerjaannyan pasca rusaknya mobil dinas yang biasa dipakainya, ternyata belum terdaftar pengajuan penggantian nomor polisi kendaraan dinas di Samsat Mandailing Natal. Dikutip dari Hayuara.net Baur BPKB SAMSAT Madina Bripka Ahmad Riadi menerangkan dalam beberapa waktu ke […]

  • Penyanyi Amerika Ini Masuk Islam Saat Belajar Bahasa Arab di Maroko

    Penyanyi Amerika Ini Masuk Islam Saat Belajar Bahasa Arab di Maroko

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    RABAT – Penyanyi asal Amerika, Jennifer Grout dilaporkan telah memeluk Islam saat tinggal di Maroko untuk belajar Bahasa Arab. Hal tersebut terungkap lewat sebuah video yang diunggah ke laman Youtube pada Ahad (5/1). Dalam video yang tidak dapat diverifikasi dari sumber lain itu, Grout muncul bersama seorang pemuda yang diduga merupkaan tunangannya dan seorang pria […]

  • Sumur Bor Panas Bumi Sarulla Meledak

    Sumur Bor Panas Bumi Sarulla Meledak

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPUT – Uji coba sumur bor panas bumi Sol Sarulla Operations Ltd di Sil I Desa Silangkitang, Kecamatan Pahaejae, Taput berujung ledakan, Rabu (11/12) sekira pukul 10.00 WIB. Puluhan warga sekitar panik mendengar dentuman keras dan kepulan asap tebal, beberapa di antaranya sempat pingsan karena ketakutan. Informasi dihimpun dari lokasi, setelah ledakan yang mengguncang kawasan sekitar, […]

  • Perambahan Hutan di Hulu Sungai Bintuas Meresahkan

    Perambahan Hutan di Hulu Sungai Bintuas Meresahkan

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Perambahan hutan di hulu Sungai Bintuas, Dusun Aek Putih, Desa Adangkahan, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meresahkan masyarakat, karena sudah berdampak pada berkurangnya debit air di sungai tersebut. Demikian disampaikan anggota DPRD Madina Komisi II DPRD Madina, H Sariful Sarling Lubis kepada MedanBisnis, Selasa (7/2), di Panyabungan. Ia mengatakan itu sesuai laporan […]

expand_less