Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
  • print Cetak

jhony allen 230912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kendati 70 % sumber pemasukan APBN berasal dari sektor pertambangan, pemerintah diharap untuk lebih berhati-hati dalam memberikan izin pertambangan bagi investor yang ingin melakukan eksplorasi tambang di daerah Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Itu ditegaskan Anggota Komisi VII DPR-RI, Jhonny Allen Marbun pada seminar bertajuk “Industri Pertambangan dan Dampak Ekologisnya di Mandaling Natal” yang digagas Perkumpulan Hijau Sumatra (PHS), di Payaloting Internasional Hotel, Panyabungan, Minggu (23/9).

Menurutnya, sektor pertambangan merupakan sumber daya alam yang seksi, namun bisa jadi membawa penderitaan jika tidak dikelola secara hati-hati.

“Saya perlu jelakan, dari 1.600 triliun anggaran belanja kita untuk tahun 2013, sebanyak 1.100 triliun atau 70 persennnya berasal dari sektor penambangan, seperti pajak dan royalti. Apakah APBN seperti ini cukup berhenti pada belanja 2013, 2014 atau lima tahun mendatang. Disinilah dimaksudkan perlu kehati-hatian dalam melakukan pertambangan,” tandasnya.

Menurut Jhonny, pertambangan adalah sumberdaya tidak terbarukan, berbeda dengan perkebunan atau perikanan. Karena itu, izin tambang yang diberikan harus diaudit dalam satu waktu.

“Kita telah mendorong untuk kegiatan audit pasca tambang untuk menjaga kesinambungan, dan apakah ini bisa bermanfaat untuk masa depan atau malah menciptakan kerusakan lingkungan hidup dan konflik horizontal. Ini yang belum kita lihat,” tegasnya.

Jhonny kemudian menyebut pertambangan timah di Dabo Singkep, Kabupaten Linggau, Kepulauan Riau yang tutup pada 1992 sebagai contoh kegagalan penambangan yang berdampak pada hancurnya ekonomi satu daerah.

”Selama 180 tahun sejak beroperasi pada 1812, daerah itu cukup sejahtera. Kini Dabo Singkep mengalami ghost town dan menjadi potret buram pertambangan di Indonesia. Ekonomi mati ketika pembangunan pasca tambang tidak direncanakan,” ujar Jhonny yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Karenanya, lanjut Jhonny, menanggapi kompleksitas permasalahan tambang di Tanah Air, maka diperlukan audit lingkungan pertambangan, lingkungan hidup, penataan ruang dan kehutanan secara menyeluruh dalam pengawasan kegiatan pertambangan.
Selain Jhonny, juga hadir pembicara lain, yakni Kepala Kantor Pusat Pengelolaan Ecoregion Sumatra Kementerian Lingkungan Hidup, Muhammad Ilham Malik dan Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Abet Nego Tarigan. Sementara Ketua Dewan Pengurus PHS, Safaruddin Siregar tampil sebnagai moderator. (lik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keselamatan Warga Prioritas Pemkab Madina

    Keselamatan Warga Prioritas Pemkab Madina

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ​PANTAI BARAT (Mandailing Online) – Keselamatan warga menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat bencana banjir dan longsor di tengah intensitas hujan yang tinggi sekitar dua pekan terakhir. ​Hal itu disampaikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi di hadapan para kepala desa di Kecamatan Batahan dan masyarakat Desa Banjar Aur, Kamis (11/12/ 2025). ​”Karena […]

  • Partai NasDem Madina dan Pasangan Calon Bupati/Wakil Hadiri Rakernas

    Partai NasDem Madina dan Pasangan Calon Bupati/Wakil Hadiri Rakernas

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Ketua Partai NasDem Mandailing Natal, H.M Daud Lubis dan Sekretaris Amir Husin Hasibuan bersama pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Dahlan Hasan Nasution/Jakfar Sukhairi Nasution foto bersama di sela acara Rakernas Partai NasDem dan Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (21/9). Pelaksanaan Rakernas ini merupakan ujung perjalanan […]

  • Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), As Imran Khaitamy Daulay SH menyatakan sejauh ini belum menerima surat dari Badan Legslasi (Baleg) DPRD Madina terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda. Penundaan 11 Ranperda itu terkait kengototan pihak Baleg melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi memperdalam peraturan daerah ditengah telah habisnya dana perjalanan dinas DPRD […]

  • Pengangguran di Indonesia 8,59 juta

    Pengangguran di Indonesia 8,59 juta

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUPANG : Pengangguran di Indonesia mencapai 8,59 juta orang atau 7,41 persen dari total angkatan kerja yang kini mencapai sekitar 116,5 juta orang, kata Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Anton Doni Dihen. Menurut Anton, di Kupang, Rabu 8 Desember 2010, secara nasional jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Agustus 2010 […]

  • Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Warga dan jemaah Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, diminta untuk sementara waktu menjauh dari area masjid. Hal ini menyusul meningkatnya suhu panas di dalam masjid yang semakin memanas. Suhu panas yang muncul tiba-tiba dari bawah lantai kramik hingga ke tiang masjid kini semakin bertambah panas dan […]

  • Baliho Caleg Semrawut, KPU Harus Sosialisasi Aturan Kampanye

    Baliho Caleg Semrawut, KPU Harus Sosialisasi Aturan Kampanye

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIANTAR, – Spanduk dan baliho para calon legislatif (caleg) bertebaran di sembarang tempat di Simalungun dan Kota Siantar. Terkesan tak ada aturan, padahal sudah ada peraturan tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Demikian disampaikan Anggota Panwas Simalungun Adil Saragih, Ketua Divisi Pengawasan dan Humas Panwaslu Simalungun, kepada METRO, Selasa (17/9). Adil […]

expand_less