Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
  • print Cetak

jhony allen 230912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kendati 70 % sumber pemasukan APBN berasal dari sektor pertambangan, pemerintah diharap untuk lebih berhati-hati dalam memberikan izin pertambangan bagi investor yang ingin melakukan eksplorasi tambang di daerah Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Itu ditegaskan Anggota Komisi VII DPR-RI, Jhonny Allen Marbun pada seminar bertajuk “Industri Pertambangan dan Dampak Ekologisnya di Mandaling Natal” yang digagas Perkumpulan Hijau Sumatra (PHS), di Payaloting Internasional Hotel, Panyabungan, Minggu (23/9).

Menurutnya, sektor pertambangan merupakan sumber daya alam yang seksi, namun bisa jadi membawa penderitaan jika tidak dikelola secara hati-hati.

“Saya perlu jelakan, dari 1.600 triliun anggaran belanja kita untuk tahun 2013, sebanyak 1.100 triliun atau 70 persennnya berasal dari sektor penambangan, seperti pajak dan royalti. Apakah APBN seperti ini cukup berhenti pada belanja 2013, 2014 atau lima tahun mendatang. Disinilah dimaksudkan perlu kehati-hatian dalam melakukan pertambangan,” tandasnya.

Menurut Jhonny, pertambangan adalah sumberdaya tidak terbarukan, berbeda dengan perkebunan atau perikanan. Karena itu, izin tambang yang diberikan harus diaudit dalam satu waktu.

“Kita telah mendorong untuk kegiatan audit pasca tambang untuk menjaga kesinambungan, dan apakah ini bisa bermanfaat untuk masa depan atau malah menciptakan kerusakan lingkungan hidup dan konflik horizontal. Ini yang belum kita lihat,” tegasnya.

Jhonny kemudian menyebut pertambangan timah di Dabo Singkep, Kabupaten Linggau, Kepulauan Riau yang tutup pada 1992 sebagai contoh kegagalan penambangan yang berdampak pada hancurnya ekonomi satu daerah.

”Selama 180 tahun sejak beroperasi pada 1812, daerah itu cukup sejahtera. Kini Dabo Singkep mengalami ghost town dan menjadi potret buram pertambangan di Indonesia. Ekonomi mati ketika pembangunan pasca tambang tidak direncanakan,” ujar Jhonny yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Karenanya, lanjut Jhonny, menanggapi kompleksitas permasalahan tambang di Tanah Air, maka diperlukan audit lingkungan pertambangan, lingkungan hidup, penataan ruang dan kehutanan secara menyeluruh dalam pengawasan kegiatan pertambangan.
Selain Jhonny, juga hadir pembicara lain, yakni Kepala Kantor Pusat Pengelolaan Ecoregion Sumatra Kementerian Lingkungan Hidup, Muhammad Ilham Malik dan Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Abet Nego Tarigan. Sementara Ketua Dewan Pengurus PHS, Safaruddin Siregar tampil sebnagai moderator. (lik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dan Muhammadiyah Kompak Lebaran 8 Agustus

    NU dan Muhammadiyah Kompak Lebaran 8 Agustus

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1434 H dipastikan akan jatuh pada Kamis, 8 Agustus 2013. Dengan demikian, tidak akan terjadi perbedaan hari raya Lebaran antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah yang sudah jauh hari menetapkan Idul Fitri pada 8 Agustus. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengatakan, bahwa […]

  • Zidan Rizky Ilman Ketua HIPMI Madina yang Baru

    Zidan Rizky Ilman Ketua HIPMI Madina yang Baru

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Mandaililing Natal selenggarakan pelantikan pengurus baru periode 2024 – 2027. Ketua Terpilih, Sekretaris dan Bendahara serta jajaran pengurus terbaru di lantik di Ballroom Ladang Sari, Gunung Tua, Panyabungan. Dalam pengurusan baru itu, Zidan Rizki Ilman sebagai Ketua, Mhd Syafril Wakil Ketua, Roni Margonda sebagai […]

  • Ibu Bunuh Anak Kandung, Buah dari Demokrasi

    Ibu Bunuh Anak Kandung, Buah dari Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Radayu Irawan, S.Pt Tinggal di Padangsidimpuan Lagi, dan terus berulang. Bak buih di lautan. Kali ini kasus pembunuhan anak kandung berasal dari Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara. Ibu muda (30) berinisial MT tega membunuh ketiga anak balitanya yang berinisial YL (5), SL (4), dan DL (2). Ketiganya tewas dalam keadaan leher tergorok. […]

  • Kebutuhan Tenaga Ahli Teknologi Informasi Mencapai 1.000 Orang per Bulan

    Kebutuhan Tenaga Ahli Teknologi Informasi Mencapai 1.000 Orang per Bulan

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sumber : Bisnis.com / Editor : Dahlan Batubara JAKARTA (Mandailing Online) – Jika Anda atau anak Anda bingung memilih jurusan di perguruan tinggi, dan mudah mencari kerja setelah wisuda, maka ini satu solusi. Permintaan terhadap tenaga ahli Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di Indonesia mencapai 1.000 per bulan. Tetapi akibat minimnya generasi muda yang menekuni […]

  • Anggota DPRD Madina Akhirnya Masuk Penjara

    Anggota DPRD Madina Akhirnya Masuk Penjara

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Ali Makmur Nasution dieksekusi tim Kejaksaan Negeri Panyabungan, Rabu (12/2/2014) sekira pukul 17.30 WIB. Di bawah kawalan pegawai Kejari Panyabungan, Ali Makmur berjalan di belakang petugas, bergegas masuk mobil menunuju Lapas klas II-B Sipapaga, Panyabungan. Kasi Intel Kejari Panyambungan, Muhammad Yusuf SH ketika dikonfirmasi mengatakan, […]

  • Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

    Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kehadiran KP-USU dalam usaha pembukaan kebun sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) masih pro kontra ditengah berlanjutnya sidang di PTUN Medan. Kasus KP-USU ini mencuat setelah pihak Polres Madina menyetop aktivitas KP-SU di lapangan pada bulan Oktober 2012 karena izin lokasi dan izin usaha perkebunan KP […]

expand_less