Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
  • print Cetak

jhony allen 230912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kendati 70 % sumber pemasukan APBN berasal dari sektor pertambangan, pemerintah diharap untuk lebih berhati-hati dalam memberikan izin pertambangan bagi investor yang ingin melakukan eksplorasi tambang di daerah Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Itu ditegaskan Anggota Komisi VII DPR-RI, Jhonny Allen Marbun pada seminar bertajuk “Industri Pertambangan dan Dampak Ekologisnya di Mandaling Natal” yang digagas Perkumpulan Hijau Sumatra (PHS), di Payaloting Internasional Hotel, Panyabungan, Minggu (23/9).

Menurutnya, sektor pertambangan merupakan sumber daya alam yang seksi, namun bisa jadi membawa penderitaan jika tidak dikelola secara hati-hati.

“Saya perlu jelakan, dari 1.600 triliun anggaran belanja kita untuk tahun 2013, sebanyak 1.100 triliun atau 70 persennnya berasal dari sektor penambangan, seperti pajak dan royalti. Apakah APBN seperti ini cukup berhenti pada belanja 2013, 2014 atau lima tahun mendatang. Disinilah dimaksudkan perlu kehati-hatian dalam melakukan pertambangan,” tandasnya.

Menurut Jhonny, pertambangan adalah sumberdaya tidak terbarukan, berbeda dengan perkebunan atau perikanan. Karena itu, izin tambang yang diberikan harus diaudit dalam satu waktu.

“Kita telah mendorong untuk kegiatan audit pasca tambang untuk menjaga kesinambungan, dan apakah ini bisa bermanfaat untuk masa depan atau malah menciptakan kerusakan lingkungan hidup dan konflik horizontal. Ini yang belum kita lihat,” tegasnya.

Jhonny kemudian menyebut pertambangan timah di Dabo Singkep, Kabupaten Linggau, Kepulauan Riau yang tutup pada 1992 sebagai contoh kegagalan penambangan yang berdampak pada hancurnya ekonomi satu daerah.

”Selama 180 tahun sejak beroperasi pada 1812, daerah itu cukup sejahtera. Kini Dabo Singkep mengalami ghost town dan menjadi potret buram pertambangan di Indonesia. Ekonomi mati ketika pembangunan pasca tambang tidak direncanakan,” ujar Jhonny yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Karenanya, lanjut Jhonny, menanggapi kompleksitas permasalahan tambang di Tanah Air, maka diperlukan audit lingkungan pertambangan, lingkungan hidup, penataan ruang dan kehutanan secara menyeluruh dalam pengawasan kegiatan pertambangan.
Selain Jhonny, juga hadir pembicara lain, yakni Kepala Kantor Pusat Pengelolaan Ecoregion Sumatra Kementerian Lingkungan Hidup, Muhammad Ilham Malik dan Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Abet Nego Tarigan. Sementara Ketua Dewan Pengurus PHS, Safaruddin Siregar tampil sebnagai moderator. (lik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HIPMI Madina dan Rendahnya Jumlah Usahawan

    HIPMI Madina dan Rendahnya Jumlah Usahawan

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Saya teringat seorang teman etnis Tionghoa di Medan tahun 1993. Dia masih berusia 23 tahun. Bersama pamannya mendirikan pabrik bolu di belakang rumah sang paman, rumah kecil berdinding tepas. Mereka berdua yang mendirikan pabrik itu dan hanya mereka dua saja pekerjanya merangkap pimpinan pabrik. Maklum, pabrik itu masih kecil, hanya […]

  • Menang di Hari Kemenangan

    Menang di Hari Kemenangan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ummu Taqiyya   Sebulan penuh Allah beri kesempatan bagi ummat muslim untuk sayembara memperoleh limpahan berkah, rahmat dan ampunan di bulan suci Ramadhan. Di penghujung ramadhan mencapai garis finish kemenangan, semakin banyak rintangan, godaan dari hawa nafsu untuk lengah, hampir menyerah dan kembali berleha-leha dalam ibadah. Tak mudah untuk menang melawan hawa nafsu […]

  • Jaringan Seluler Ambruk Tahun 2013

    Jaringan Seluler Ambruk Tahun 2013

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Pertama Anda sulit mengunduh video dalam YouTube. Bosan menunggu unduhan tak kelar-kelar, Anda beralih ke Twitter, dan ternyata ini pun lamban. Anda lalu menoleh e-mail, dan ya ampun, lagi-lagi “loading”-nya lama banget. Itu semua terjadi ketika jaringan telepon seluruh dunia ambruk. Bulan-bulan berikutnya, Anda bahkan akan sangat sulit untuk sekadar menelepon. Ini tiga tahun […]

  • DCS Dapil 4 DEMOKRAT Madina

    DCS Dapil 4 DEMOKRAT Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 DEMOKRAT Madina

  • Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Madina Ternyata hanya Pemandian Air Panas Hutaraja. Ini Anggaran Perjalanan Dinas Pariwisata Madina

    Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Madina Ternyata hanya Pemandian Air Panas Hutaraja. Ini Anggaran Perjalanan Dinas Pariwisata Madina

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski destinasi wisata cukup banyak di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata tidak dapt mendongkrak pendapatan asli daerah. pasalnya dari sekian banyak destinasi wisata itu, hanya satu saja yang bisa yang bisa dikelola dan menghasilkan retribusi yakni pemandian air panas yang terletak di Desa Hutaraja Kecamatan Panyabungan Selatan. Kepala Dinas […]

  • Breaking News: Puluhan Warga di WKP PT SMGP Dilarikan ke Rumah Sakit

    Breaking News: Puluhan Warga di WKP PT SMGP Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga diduga korban kebocoran gas beracun kembali terjadi di wilayah kerja PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), Selasa (27/9) petang. Dari informasi yang diterima redaksi Mandailing Online, setidaknya 21 warga telah  dilarikan ke rumah sakit umum dan Permata Madina. Dari penuturan salah satu warga yang dihubungi melalui seluler membenarkan kejadian […]

expand_less