Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Perambahan Hutan di Hulu Sungai Bintuas Meresahkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Perambahan hutan di hulu Sungai Bintuas, Dusun Aek Putih, Desa Adangkahan, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meresahkan masyarakat, karena sudah berdampak pada berkurangnya debit air di sungai tersebut.
Demikian disampaikan anggota DPRD Madina Komisi II DPRD Madina, H Sariful Sarling Lubis kepada MedanBisnis, Selasa (7/2), di Panyabungan. Ia mengatakan itu sesuai laporan masyarakat yang mereka terima.

Politisi Golkar itu mengatakan, perambahan hutan ini sudah besar – besaran, yakni mencapai 40 Ha. Kayu yang ditebang merupakan hutan produksi terbatas (HPT), berada di hulu sungai.

“Kita ketahui bahwa HPT itu tidak boleh dirambah kecuali ada konversi, setatus hutan dialihkan melalui menteri, dan ini kita dengar belum ada diperoleh. Pada saat kita melakukan reses, masyarakat mengadukan perihal perambahan hutan tersebut,” katanya.

Terkait perambahan hutan ini, katanya, Fraksi Golkar sudah menyampaikannya lewat pandangan fraksi, namun belum ada tindakan konkrit dari Pemkab.

“Kita juga merasa heran kenapa pemkab belum mengambil tindakan, padahal inikan HPT, lokasinya pun berada di hulu sungai. Debit air Sungai Bintuas sudah berkurang. Ada oknum salah seorang pejabat, SA, diduga ikut bermain di belakang ini,” tegasnya.

Ia berharap Bupati melihat secara langsung ke lapangan untuk menjadi bahan evaluasi bagi stafnya yang lamban menyahuti aspirasi masyarakat.

“Inikan sudah menyangkut hanyat hidup masyarakat, jangan nanti setelah terjadi bencana alam dan menelan korban jiwa, baru kita bertindak,” ujarnya. (zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Kelangkaan Pupuk, Ternyata Akibat Pengurangan Kuota

    Soal Kelangkaan Pupuk, Ternyata Akibat Pengurangan Kuota

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengakui kebenaran kelangkaan pupuk bersubsidi di daerah ini. Penyebabnya, terjadi pengurangan kuota oleh pemerintah. Kepala Bdang Agribisnis Dinas Pertanian Peternakan Madina, Latifa Hannum menjawab wartawan, Jum’at (25/10/2013) mengungkapkan jenis kuota pupuk yang dikurangi adalah ZA, Ponska dan SP36. Penyebab kekurangan pupuk subsidi ini akibat kelengahan kelompok […]

  • KKM Serahkan Zakat Rp 5 juta ke Korban Kebakaran di Siabu

    KKM Serahkan Zakat Rp 5 juta ke Korban Kebakaran di Siabu

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) kemarin sore menyerahkan langsung dana zakat dengan total sebesar Rp 5 juta kepada Rohayati. Dia merupakan salah satu korban kebakaran rumah beberapa hari lalu di Kelurahan V Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, Sumut. Suaminya adalah Nasti Nasution. Rohayati adalah anggota Poken perkumpulan anggota KMM di Kelurahan […]

  • Taktik Kotor Tutupi Kesalahan, Kades Jambur Baru Batangnatal Suruh Warga Tandatangan Persetujuan Perusakan Aset Daerah

    Taktik Kotor Tutupi Kesalahan, Kades Jambur Baru Batangnatal Suruh Warga Tandatangan Persetujuan Perusakan Aset Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal|| Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy, diduga melakukan taktik kotor untuk menutupi kesalahannya. Setelah merusak aset daerah, ia kini mengutus orang-orangnya untuk mendatangi rumah-rumah warga dan membuat surat pernyataan bahwa masyarakat setuju dengan perbuatannya. Sebagian masyarakat sudah menandatangani karena terpaksa. “Warga dibujuk dan ditekan untuk menandatangani surat itu. Mereka menggunakan orang-orang PKK […]

  • Dor! Perampok Emas Rp1 Miliar Roboh

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Senjata Api Rakitan dan Lima Peluru Diamankan PALUTA- Sedikitnya lima polisi terlibat kejar-kejaran dengan tiga perampok emas senilai Rp1 miliar, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Gunung Tua, tepatnya di Simpang Hajoran. Bak dalam film laga, seorang perampok berusaha mencabut senjata api dari pinggangnya. Beruntung, polisi sigap. or! Timah panas lebih dulu meluncur ke kaki kiri […]

  • Besok Komisi III DPRD Madina Tinjauan Lapangan Proyek Jalan Pintu II Kantor Bupati yang Baru Berapa Bulan Selesai Sudah Retak

    Besok Komisi III DPRD Madina Tinjauan Lapangan Proyek Jalan Pintu II Kantor Bupati yang Baru Berapa Bulan Selesai Sudah Retak

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Terkait proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000 baru beberapa bulan seleai nanun sudah retak di bagian bahu jalan beton tanpa tulangan. Komisi III DPRD Madina akan melakukan kunjungan lapangan. Hal ini diungkapkan Teguh W Hasahatan selaku Wakil Ketua Komisi III DPRD Madina didampingi anggota Komisi  […]

  • Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Panyabungan (MO) – Pembakaran camp PT. Sorikmas Mining (PT.SM) di perbukitan Sambung pada Sabtu (7/7) lalu tidak terlepas dari dinamika aktivitas warga yang melalukan penambangan emas tanpa izin (PETI) atau penambang liar di sana. Sejak pertengahan November 2011, warga penambang emas tanpa izin mulai menjamur mengambil batuan di wilayah kontrak karya (KK) PT.SM di perbukitan […]

expand_less