Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Titik Api Kebakaran Hutan di Madina Berkurang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan. Titik api akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), berkurang drastis akibat daerah itu diguyur hujan sejak Minggu (24/10) malam hingga Senin (25/10) dini hari.
Sebelumnya, dalam beberapa minggu terakhir, pembukaan lahan dengan cara membakar marak di daerah ini menimbulkan belasan titik api, namun pada Senin jauh berkurang.

Hujan deras pada Minggu malam hingga Senin dini hari diperkirakan cukup efektif memadamkan belasan titik api pembakaran lahan yang terjadi di kabupaten tersebut. Sebelumnya, udah hampir tiga minggu hujan tidak turun di Madina dan cuaca sangat panas. Kondisi ini dimanfaatkan warga untuk membakar hutan atau lahan untuk perluasan lahan perkebunan.

Meski melanggar karena berdampak pada kabut asap, cara ini tetap dilakukan masyarakat karena dianggap lebih efisien dan murah.

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mandailing Natal, sudah jauh-jauh hari memberi peringatan kepada masyarakat baik melalui pengumuman atau lisan namun tidak diindahkan.

Bahkan saat ini pembukaan lahan baru dengan cara membakar tidak saja terjadi dikawasan hutan produksi, namun sudah mulai merambah kawasan hutan lindung.

Kepala Bidang Bina Hutan Dinas Kehutanan Kabupaten Mandailing Natal, Amirullah, mengakui pembakaran lahan dan hutan marak di daerah ini namun akibat minimnya tenaga dinas kehutanan tidak bisa mengawasi seluruh hutan di Mandailing Natal.

“Kita sudah jauh-jauh hari memberi sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar dan kawasan hutan supaya tidak melakukan pembakaran baik melalui camat maupun kepala desa namun sejauh ini tidak berhasil,” ucapnya.

“Untuk pengawasan langsung kita tidak bisa karena untuk mengawasi hutan seluas 500 ribu hektar ini tenaga polisi kehutanannya hanya tujuh orang. Sarana penunjang seperti kenderaan bermotor juga tidak tersedia,” tuturnya lagi.

Pihaknya juga tidak bisa menindak tegas para warga yang membangkang karena tidak memiliki penyidik pegawai negeri sipil.

Selama ini pembukaan lahan dengan cara membakar sering terjadi di Mandailing Natal, namun tidak pernah ditindak tegas. Selain alasan keterbatasan personil juga karena masalah sosial masyarakat. ( ant)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota KUD Kuala Tunak Sepakati Kepengurusan Koperasi Dilanjutkan Pengurus Lama. Sakwan Lubis : Pihak Luar Jangan Berupaya Provokasi

    Anggota KUD Kuala Tunak Sepakati Kepengurusan Koperasi Dilanjutkan Pengurus Lama. Sakwan Lubis : Pihak Luar Jangan Berupaya Provokasi

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ndailing Online): Sesuai hasil rapat anggota tahunan ( RAT) Koperasi Kuala Tunak tahun 2024, pembahasan tentang akan berakhirnya masa jabatan pengurus dan pengawas sudah dilempar ke Forum Rapat Anggota. Hasil nya secara bulat anggota meminta pengurus saat ini untuk melanjutkan kepengurusan kedepan masa tugas 2025-2027. Hal ini dikatakan Sakwan Lubis selaku Ketua Pengawas KUD Kuala […]

  • Faslah, Ketua Tim Langganan MK

    Faslah, Ketua Tim Langganan MK

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Besok HM Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasuton, B.App.Fin, M.Fin akan dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Mandailing Natal priode 2021-2024. Pasangan yang populer dengan sebutan SUKA ini adalah pemenang Pilkada Madina 2020, pilkada yang tergolong panjang dan melelahkan karena dua kali masuk Mahkamah Konstitusi (MK). Ada catatan menarik menjelang detik-detik pelantikan ini. Catatan […]

  • Haji Dari Mandailing Era 1800-an

    Haji Dari Mandailing Era 1800-an

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Hari itu tahun 1884. Snouck Horgronje, ahli Islam berkebangsaan Belanda, sedang singgah di Konsulat Belanda di Jeddah. Ia melihat 13 orang jemaah haji dari Mandailing di depan konsulat. Lalu dipotretnya. Mereka, para jemaah haji itu sedang melengkapi berkas untuk melanjutkan studi di Mekah. Zaman itu, memang orang pergi haji tidak sebatas menunaikan […]

  • 500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 500 mahasiswa, pelajar dan organisasi kepemudaan berunjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Jum’at (27/9/2019) menolak revisi UU KUHP dan UU KPK. Unjukrasa ini berlangsung sejak pukul 9.20 WIB. Massa bergerak pawai dari masjid agung Nur Ala Nur menuju gedung DPRD Mandailing Natal (Madina) yang berjarak sekira 1,5 kilo meter. […]

  • Pemkab Madina Buka Pendaftaran Beasiswa Tahun 2016

    Pemkab Madina Buka Pendaftaran Beasiswa Tahun 2016

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Madina resmi membuka pendaftaran bagi mahasiswa yang hendak meraih beasiswa miskin berprestasi tahun 2016. Pembukaan pendaftaran dimulai sejak Senin kemarin, (14/11/2016) di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Demikian disampaikan Kasi Kurikulum Dikmenumjur Dinas Pendidikan Abdul Husin, S.Pd sebagaimana dilansir StArtNews, Senin (14/11). Seperti tahun-tahun sebelumnya, beasiswa ini diperuntukkan […]

  • Jalan Propinsi Pagur – Hapung Palas Menunggu Izin Menhut

    Jalan Propinsi Pagur – Hapung Palas Menunggu Izin Menhut

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Rencana pembukaan jalan propinsi yang menghubungkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Desa Pagur, Kecamatan Panyabungan menuju Hapung Kabupaten Padang Lawas, tinggal menunggu izin dari Menteri Kehutanan Republik Indonesia. Demikian disampikan Camat Panyabungan Timur Awaluddin kepada MedanBisnis, Rabu (23/3) di Perkantoran Pemkab Mandailing Natal, Parbangunan, Kecamatan Panyabungan. Dijelaskannya, usulan dari Madina telah disetujui oleh Badan Perencanaan […]

expand_less