Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

“Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
  • print Cetak
Layanan KK grafis

Layanan KK grafis

“Katanya bupati sekarang berjanji pelayanan ngurus KTP sama Kartu Keluarga mudah untuk rakyat Madina. Apanya yang mudah. Susahnya bikin darah tinggi saya naik,” kata Sarimuddin, warga Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan panyabungan, Sabtu (13/8) lalu di warung tak jauh dari Dinas Dukcapilsosnakertrans Madina.

Betapa tidak naik pitam, sejak hari Rabu (10/8/2016) dia mengurus Kartu Keluarga (KK), baru diperoleh Sabtu (13/8), itupun sore hari. Padahal dia butuh KK itu paling lambat hari Kamis untuk mengurus BPJ karena anggota keluarganya di RSU Panyabungan sedang sekarat.

Kepada Mandailing Online diceritakannya, kali pertama dia datang hari Rabu (10/8/2016), si pegawai memberitahu bahwa KK tidak bisa disiapkan hari itu karena blanko KK belum ada yang ditandatangani kepala dinas. Lantas si pegawai itu menganjurkan kepada Sarimuddin agar datang esok hari (Kamis) pukul 8.00 WIB.

Lalu, Kamis pagi dia datang. Tetapi si pegawai itu tak masuk kantor. Pegawai pengganti lain (pegawai II) mengaku tak tahu dimana arsip Sarimuddin disimpan pegawai yang kemarin (pegawai I). Pegawai II mempersilahkan Sarimuddin pergi ke ruangan sebelah menanyakan keberadaan surat panggilan.

Pegawai di ruang sebelah mengaku tak tahu surat panggilan itu. Pegawai itu mengatakan bahwa dia memperkirakan pegawai I meletakkannya di lemari arsipnya yang terkunci.

Harapan satu-satunya menunggu pegawai I datang. Ditunggu sampai jam 11.30 tak datang juga. Hingga sore tak ada lagi kabar berita nasib arsip KK-nya. Dia pulang dengan tangan kosong.

Jum’at pagi dia datang lagi. Semua pegawai yang ditanya tak mengetahui arsip Sarimuddiin. Lalu Sarimuddin disarankan mengurus surat panggilan baru. Sarimuddin pun kembali mengurus di ruang sebelah, lalu surat panggilan itu diserahkan kepada seorang pegawai (pegawai III) melalui loket. Si pegawai III menyatakan jam 3 sore KK bisa diambil.

Lalu pukul 3 sore Sarimuddin datang, tapi si pegawai III yang penerima berkas itu pun tak ada lagi. Pegawai lain mengaku tak tahu kemana si pegawai III itu. Surat panggilan pengganti itu juga tak diketahui kemana raibnya. Hari itu pun tetap tak ada hasil alias tangan kosong.

Lalu, Sabtu dia datang, tapi tak langsung ke Dinas situ, melainkan pergi ke kantor salah satu partai politik. Lalu seorang pengurus parpol itu menemani dia ke Dinas itu. Si pengurus parpol mendatangi para pegawai memaksa para pegawai menuntaskan KK itu.

Tetapi hingga siang hari, KK itu juga tak diterbitkan. Lalu si pengurus parpol menyuruh pengurus parpol lainnya mendatangi Dinas itu untuk memaksa para pegawai di Dina itu. Akhirnya, sore hari KK itu diterbitkan.

Dicatat oleh : Dahlan Batubara berdasar laporan Sarimuddin

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Staf BPN Deli Serdang Ditahan

    Staf BPN Deli Serdang Ditahan

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Pakam kembali menahan tersangka tindak pidana korupsi pengadaan lahan gardu induk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang berokasi di Dusun V Desa Petangguhan Kecamatan Galang. Kali ini Kejari menahan M Dachi (45) yang merupakan staf Badan Pertanahan Negara (BPN) Deli Serdang, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Penahanan itu […]

  • Kadis Pendidikan Madina: Sultan Sakit Akibat Konsumsi Makanan Kadaluarsa

    Kadis Pendidikan Madina: Sultan Sakit Akibat Konsumsi Makanan Kadaluarsa

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Arbiuddin Harahap menjenguk M.Sultan, siswa SD 116 Percontohan, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Jumat, (21/1/2022) Sultan jatuh sakit usai mengkonsumsi jajanan yang diduga kadaluarsa diberikan oleh pihak sekolah. Peristiwa yang dialami Sultan ini  mendapat perhatian serius dari  Arbiuddin karena Sultan masih berbaring lemah di […]

  • Warga Masih Buang Sampah, Parit kota Panyabungan Tumpat Lagi, Banjir Muncul Kembali

    Warga Masih Buang Sampah, Parit kota Panyabungan Tumpat Lagi, Banjir Muncul Kembali

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim dari Dinas PU Madina kembali melakukan pengerukan parit kota Panyabungan, malam ini, gegara kawasan Pasar Lama kebanjiran lagi. Pantauan Mandailing Online, sejumlah pekerja menemukan banyak sampah di parit kota penyebab tersumbatnya drainase. Banjir di Jl. Willem Iskander kawasan Pasar Lama dari titik toko Sakura hingga depan masjid raya Panyabungan terjadi […]

  • KPK Imbau PNS Tak Gunakan Mobil Dinas Saat Mudik

    KPK Imbau PNS Tak Gunakan Mobil Dinas Saat Mudik

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada para pegawai negeri dan pejabat negara agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi pada saat mudik lebaran. Sebab, kendaraan fasilitas negara seharusnya digunakan untuk kepentingan kedinasan bukan untuk kepentingan keluarga. “Sedapat mungkin diimbau untuk tidak menggunakan kendaraan dinas. Kecuali kendaraan dinas itu namanya kendaraan dinas dan keluarga. […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 46)

    MARSIDAO-DAO (episode 46)

    • calendar_month Jumat, 9 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Songon namargunom doma alai i tano i namangaluk pompar Si Siti i. Martangisan matunguk-nguk marsidokonon sidokononna, paluas lungun ni rohana. Marbolas taon painte-inte boruna, sanga na ijia ngada binoto. On, madung do ro pomparna maroban tompa ni inangna dohot tompa ni amangna. “Mana ibumu, Nak,” ning ompungna. “Ibu kami […]

  • Prof David Keldani, Pendeta yang Menemukan Kebenaran Islam

    Prof David Keldani, Pendeta yang Menemukan Kebenaran Islam

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Saya tidak bisa menghubungkan sebab-sebab saya memeluk Islam, kecuali kepada petunjuk Allah RabbulAlamin. Tanpa petunjuk Allah, segala pelajaran atau ilmu, pembahasan dan lain-lain usaha untuk menemukan kepercayaan yang lurus ini bahkan mungkin menyebabkan orang tersesat,” ujar Prof Abdul-Ahad Dawud B.D, bekas Pendeta Tinggi di David Bangamni Keldani, Iran. Pendeta David Benjamin Keldani,B.D, merupakan namanya sebelum […]

expand_less