Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kuasa Hukum Pemkab Tapteng Desak KPK Usut Ketua DPRD

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
  • print Cetak

JAKARTA – Hubungan Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan Ketua DPRD Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, memanas. Dari persoalan proyek, berpotensi merembet ke kasus suap sengketa pilkada Tapteng yang sudah menyeret Bonaran Situmeang.

Kuasa Hukum Pemkab Tapteng, Roder Nababan, berencana segera mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendesak agar Bakhtiar diusut dalam dugaan keterlibatan dia dalam kasus suap ke mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

“Dalam amar putusan untuk Bonaran itu, disebutkan Bakhtiar Sibarani punya peran penting. Dia itu bersama Irham Buana Nasution yang menghubungkan Bonaran dengan Akil. Jadi biar adil, KPK harus mengusut keterlibatan dia. Jangan hanya Bonaran yang kena,” ujar Roder kepada koran ini via ponselnya, kemarin (29/7).

Loh, ada apa rupanya? Roder mengungkapkan, langkah mendesak KPK ini terpaksa dilakukan karena sikap Bakhtiar yang menurutnya sangat arogan. Bukan hanya minta jatah proyek, kata Roder, Ketua DPC Partai Hanura Tapteng itu juga berupaya menjadi pengatur tunggal lelang proyek di lingkup Pemkab Tapteng.

Ada juga indikasi, Bakhtiar memanfaatkan posisinya sebagai ketua dewan untuk kepentingan pribadinya itu. Dimana, Bakhtiar mengeluarkan surat undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilayangkan DPRD Tapteng kepada Bupati H Sukran Jamilan Tanjung SE.

Surat itu juga memanggil 4 pimpinan SKPD yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Inspektorat, Kabag Hukum dan Unit Layanan Pengadaan (ULP), pada Selasa (28/7).

“Dalam surat itu, dengan dalih untuk kelancaran proses RPD tersebut, DPRD meminta para pimpinan SKPD itu membawa  daftar satuan harga, Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan hal-hal yang dianggap perlu. Nah, buat apa itu? Padahal data itu juga ada di Sekwan. Misal daftar satuan harga, itu dulu kan sudah mendapat persetujan dewan sehingga datanya juga ada di Sekwan,” ujar Roder, yang juga Kuasa Hukum Pemkab Taput itu.

Pengacara yang lama kerap beracara di MK itu menilai, sikap Bahktiar aneh dan arogan. Dia, menurut Roder, tidak paham fungsi DPRD  yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Menjelankan fungsi pengawasan itu, ya harus dilaksanakan dulu kegiatannya (oleh pemkab, baru dilakukan pengawasan oleh dewan,” kata Roder. Dengan nada nyinyir, Roder menyindir Bahktiar.

“Bakhtiar kayaknya inovatif, ingin menambah-nambahi fungsi DPRD, dari tiga menjadi empat. Yang keempat itu mengurusi tender proyek yang ujung-unjungnya meminta bagian proyek,” pungkasnya. (metrosiantar)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Purba Lamo adalah salah satu desa di kawasan Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal yang usaha pencaharian masyarakatnya mayoritas bertani, dan ada juga masyarakat yang beternak ikan tawar. Namun, kendala bagi yang beternak ikan tawar ini adalah kurangnya biaya. Terkait itu, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) memberikan bantuan […]

  • Jalan Longsor, 9 Desa di Ulu Pungkut Sempat Terisolasi

    Jalan Longsor, 9 Desa di Ulu Pungkut Sempat Terisolasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Curah hujan yang masih cukup tinggi menyebabkan tanah longsor melanda jalur Kotanopan-Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina), menyebabkan 9 desa di Kecamatan Ulu Pungkut terisolasi sejak Jum’at hingga Minggu pagi (22-23/11). Sejak Jum’at, pihak Dinas Bina Marga Provsu UPTD Kotanopan terus melakukan pembersihan material longsor dari jalan raya. Dan pada Minggu, jalur […]

  • Golkar Madina Salurkan Bantuan kepada Warga Muara Batang Angkola

    Golkar Madina Salurkan Bantuan kepada Warga Muara Batang Angkola

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Muara Batang Angkola (Mandailing Online) – DPD II Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Kamis (23/12). Desa Muara Batang Angkola menjadi salah satu desa terdampak banjir akibat luapan Sungai Batang Gadis pada Sabtu (18/12) pekan lalu. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Golkar […]

  • Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabid Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Madina, Sahri Ahmad KDT Harahap, Jum’at (4/1) mengakui pihaknya telah membayar 100 persen pada setiap paket proyek yang dikerjakan tahun anggaran 2012. Pengakuan Sari Ahmad ini kontan mengejutkan, karena masih banyak proyek yang masih terbengkalai alias tidak selesai dikerjakan 100 persen hingga limit […]

  • Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (3-habis)

    Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (3-habis)

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Terbuka dan Egaliter Oleh: Basyral Hamidi Harahap Sejarahwan Mandailing Land Hunter Istilah land hunter, pemburu tanah, yang ditulis oleh DR. Michel Van Langenberg dalam North Sumatra Under the Dutch Colonial Rule: Asfects of Structural Change yang dimuat dalam Review of Indonesian and Malaysian Affairs, vol.II no.1-2, 1997, dikutip oleh Prof. Dr. Usman Pelly dalam […]

  • Bawaslu Madina Sebut Tak Bisa Ungkap Nama Cakada yang Dipanggil

    Bawaslu Madina Sebut Tak Bisa Ungkap Nama Cakada yang Dipanggil

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) melalui Koordinator Penanganan Muhammad Amin menyebut pemanggilan calon kepala daerah (Cakada) tidak bisa diliput media karena merupakan bagian dari informasi yang dikecualikan. Hal itu dia sampaikan ketika dikonfirmasi mengenai ada-tidaknya Cakada yang dipanggil untuk klarifikasi. “Itu, kan, secara tidak langsung menjawab dari saksi, […]

expand_less