Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Alumni Musthofawiyah Raih Master of Arts di Yaman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
  • print Cetak

Ahmad Suhaimi (tengah) diapit dua temannya sesama mahasiswa di Tarim, Hadhramaut, Yaman. (Foto: Ahmad Raja Azani)

HADHRAMAUT, YAMAN (Mandailing Online) – Ahmad Suhaimi Nasution alumni pesantren Musthofawiyah berhasil melewati sidang tesis secara gemilang di Universitas Al-Ahgaff, Tarim, Hadhramaut, Yaman, Kamis (12/08/21).

Pria yang berasal dari Desa Darussalam (Pagaran Sigatal), Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara ini pun meraih gelar Master of Arts.

Di hadapan para Doktor Dewan Penguji, dia membawakan judul “Atsaru At-Thibbi AL-Hadis fi Tagyiri Al-Hukmi As-Syar’i / Pengaruh Ilmu Kedokteran Modern Terhadap Perubahan Hukum Fiqh” yang merupakan studi hukum fiqh, ushul fiqh dan kajian kontemporer dengan jumlah 250 halaman. Sidang tersebut berjalan dengan baik dan lancar selama kurang lebih 3 jam.

Sidang terbuka ini dipimpin oleh Dr. Abdullah bin Abdulqadir Al-Aydrus (Dosen Pengajar Fiqh di Universitas Al-Wasatiyah) selaku pembimbing tesis; Dr. Alwi bin Abdulqadir Al-Aydrus (Dosen Pengajar fiqh dan Ushul Fiqh di Universitas Al-Ahgaff) selaku penguji internal, dan Dr. Ahmad bin Salih bin Ali Bafadal (Dosen Pengajar Fiqh di Universitas Alquran dan ilmu Islam) selaku penguji eksternal.

Sidang tersebut berjalan dengan hangat dan disertai dengan diskusi dan bantahan dari kedua belah pihak. Lalu diakhiri dengan pengumuman kelulusan serta penganugerahan gelar Master of Arts oleh para dewan penguji kepada Ahmad Suhaimi Nasution yang telah bersusah payah menuliskan tesis ini selama kurang dari 6 bulan.

Ahmad Suhaimi bersama dewan penguji. (Foto: Ahmad Raja Azani)

Sebelum menuntaskan gelar Master ini, beliau terlebih dahulu menyelesaikan S1 di universitas yang sama pada 2019 lalu, pun ia merupakan lulusan Jurusan Hadis di Institut Darul Guroba’. Selain itu beliau juga sering mengikuti kajian di Rubath Tarim, Darul Mustofa dan beberapa halaqoh kajian masyaikh, juga sedang mengambil takhossus Ilmu Qiroat di Instansi Ma’had Al-Aydrus di Kota Tarim yang mulia ini.

Dalam menjalani program pascasarjana ini, beliau menempuh waktu kurang dari 2 tahun. Sebuah hal yang sangat membanggakan, memberikan motivasi, sekaligus menebarkan aura kegigihan yang seharusnya dimiliki oleh tholibul ilmi. Pasalnya selama ini belum ada mahasiswa yang bisa menyelesaikan pendidikan pascasarjananya secepat itu di Universitas Al-Ahgaff ini. Dan alhamdulillah beliau merupakan alumnus Magister ke-2 dari mahasiswa yang berasal dari Provinsi Sumatera Utara.

Serangkaian acara sidang pun akhirnya berakhir dengan rasa senang, gembira dan haru yang terlihat melekat pada wajah para hadirin dengan harapan agar estafet perjuangan ini terus berlanjut, agar Sumatera Utara khususnya Kabupaten Mandailing Natal tidak menyia-nyiakan asset besarnya ini, agar kelak dapat bermanfaat bagi Nusa, bangsa, dan Agama. Aamiin!

Melihat perjalanannya, Ahmad Suhaimi Nasution merupakan sosok mahasiswa yang gigih dengan segudang prestasi. Mulai dari peraih juara pada lomba MQK dalam beberapa bidang, anggota pengkaderan ulama daerah Madina, hingga meraih juara satu umum saat wisuda di pesantren Musthafawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal tahun 2014 silam.

Reporter: Ahmad Raja Azani, reporter Ikatan Pelajar Sumatera Utara di Yaman.
Alumnus PP Ar-Raudhatul Hasanah, Medan. Mahasiswa tingkat 2 di Universitas Al-Ahgaff, Yaman

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kriminalisasi Guru Marak, Tanggungjawab Negara Lemah?

    Kriminalisasi Guru Marak, Tanggungjawab Negara Lemah?

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Terpujilah wahai engkau, ibu-bapak guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku. Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku. Sebagai prasasti terimakasihku tuk pengabdianmu…engkau bagai pelita dalam kegelapan…engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan. Engkau pahlawan tanpa tanda jasa. Semua pasti tahu lirik lagu “Hymne Guru”. Karena sebelum meraih cita-cita, […]

  • Guru dan Kepsek Jarang Masuk, Proses Belajar di SD N 132 Huta Tua Amburadul

    Guru dan Kepsek Jarang Masuk, Proses Belajar di SD N 132 Huta Tua Amburadul

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR -Mandailing Online: Tahun ajaran baru ini harusnya menjadi hari yang menyenangkan bagi siswa, karena sekolah kembali masuk setelah libur kenaikan kelas. Namun hal ini ternyata tidak berlaku bagi siswa SD 132 Huta Tua di Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal. Proses belajar mengajar di sekolah itu amburadul, banyak tenaga pendidik tak masuk mengajar. Penelusuran […]

  • Atika: KIM Sangat Strategis Bantu Warga Tentang Informasi

    Atika: KIM Sangat Strategis Bantu Warga Tentang Informasi

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan keberadaan KIM memiliki fungsi sebagai penghubung dalam proses diseminasi dan aspirasi antara pemerintah dengan masyarakat maupun antar masyarakat. “Keberadaan KIM sangat strategis, untuk membantu pengelolaan informasi di masyarakat di dalam mendukung pembangunan daerah, oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berupaya untuk menguatkan […]

  • Proyek Pemkab Madina Dikhawatirkan  Tidak Selesai Tepat Waktu

    Proyek Pemkab Madina Dikhawatirkan Tidak Selesai Tepat Waktu

    • calendar_month Senin, 7 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Beberapa proyek Dinas Pekerjaan Umum Mandailng natal dikhawatirkan  tidak selesai pada tepat waktu. Utamanya proyek-proyek yang ditenderkan. Sebab, sampai pekan pertama Desember masih ada beberapa proyek yang belum dikerjakan. “Salah satunya pekerjaan Peningkatan Jalan Muara Sipongi-Huta Julu sepanjang sekitar 1.400 meter,” ujar  Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing, M.Suhairy Lubis,S.Fil kepada wartawan, […]

  • DCS Dapil 1 Gerindra Madina

    DCS Dapil 1 Gerindra Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Gerakan Indonesia Raya ( GERINDRA ) Dapil 1 Madina

  • Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampung Tambahtin ini berada di Pertang, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia.  Satu dari tiga kampung yang berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan. Penduduk kampung ini adalah etnis Mandailing yang bermigrasi dari Mandailing, Sumatera ke kawasan Negeri Perak di era 1800-an kemudian pindah ke kawasan Negeri Sembilan. Logat mereka berlanggam Mandailing Godang. Menurut Maznah Hasibuan, semua penduduk di […]

expand_less