Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Mutasi Dadakan di Madina: Jabatan Bergerak, Arah Penguasa Berubah?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

Di Mandailing Natal, mutasi tidak lagi sekadar rotasi jabatan. Ia telah menjelma menjadi pola konsentrasi kendali — dan kini, bola panas itu tidak bisa lagi berhenti di meja eksekutif.

Ia sudah mendarat di meja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Mandailing Natal.

Dan kali ini, DPRD tidak punya ruang untuk bersikap abu-abu.

Aturan Sudah Jelas, Bukan Wilayah Tafsir Bebas

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN menegaskan: pengelolaan ASN harus berbasis merit system, profesionalitas, dan akuntabilitas

PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS (jo. PP 17/2020): pengisian jabatan harus terukur, transparan, dan sesuai kebutuhan organisasi.

PermenPAN-RB Nomor 15 Tahun 2019: jabatan strategis wajib melalui proses yang terbuka dan dapat diuji publik.

Artinya sederhana: rangkap jabatan boleh dalam kondisi terbatas, tapi tidak boleh menjadi pola sistemik yang mengaburkan kontrol.

Pesan Tegas dari Pusat & Provinsi

Tito Karnavian menekankan:
– mutasi harus berbasis kinerja
– tidak menciptakan instabilitas
– dan tidak merusak tata kelola birokrasi

Bobby Nasution menegaskan:
– ASN harus profesional
– pelayanan publik tidak boleh terganggu
– rantai komando harus jelas

Kalau kita sandingkan dengan kondisi Madina hari ini:
– rangkap Sekda–Sekwan
– rangkap Diknas–Dinkes
– rangkap Asisten I–Plt PUPR
– mutasi cepat tanpa narasi

Maka pertanyaannya bukan lagi teknis. Ini sudah menyentuh kepatuhan terhadap arah pembinaan pemerintah itu sendiri.

DPRD: Tidak Ada Alasan untuk Diam

Dengan kerangka aturan dan arahan itu, posisi DPRD menjadi terang: bukan sekadar boleh mengawasi—
tetapi wajib menguji.

Jika DPRD diam, maka yang diabaikan bukan hanya dinamika lokal, tetapi:
– semangat UU ASN
– kerangka PP Manajemen PNS
– serta arahan Mendagri dan Gubernur

Dengan kata lain: diam berarti membiarkan penyimpangan dari standar nasional berjalan tanpa koreksi.

Konsekuensi Nyata: Legislasi & Pelayanan

1. Legislasi Melemah Secara Struktural
– Mitra kerja DPRD tidak jelas (karena jabatan bertumpuk).
– Pendalaman kebijakan jadi dangkal.
– Informasi tersentral pada sedikit orang.

Akibatnya: DPRD kehilangan fungsi kritisnya sebagai penguji kebijakan.

2. Pelayanan Publik Berisiko Jeblok
– Pendidikan dan kesehatan dikendalikan satu figur fokus terbelah.
– Infrastruktur dikendalikan dalam satu garis koordinasi-eksekus kontrol menipis.
– Birokrasi bawah kehilangan arah operasional.

Hasil akhirnya: pelayanan tetap berjalan, tapi kualitasnya tergerus tanpa terlihat.

Kesimpulan Tanpa Ruang Mundur

“Mutasi dadakan” di Madina bukan sekadar cepat. Ia dipandang menyimpang dari arah yang sudah digariskan oleh aturan dan pembinaan pemerintah.

Dan di titik ini, DPRD tidak bisa lagi bersembunyi di balik alasan:
– “ini kewenangan eksekutif”
– atau “ini kondisi sementara”

Karena faktanya:
– ketika pola sudah berulang dan sistemik,
– itu bukan lagi sementara—itu sudah menjadi arah.

Pertanyaan yang Harus Dijawab DPRD

– Apakah DPRD akan berdiri di sisi aturan dan pengawasan?.
– Atau membiarkan konsentrasi kekuasaan ini berjalan tanpa koreksi?.

Karena kali ini, yang dipertaruhkan bukan sekadar mutasi.

Tapi apakah tata kelola pemerintahan masih dijalankan sesuai prinsipnya—atau sudah bergeser menjadi kendali yang terpusat ?.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo, Mahasiswa Minta Walikota Copot Kadis PU

    Demo, Mahasiswa Minta Walikota Copot Kadis PU

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Revolusioner (Gemar) Bersatu Kota Padangsidimpuan (Psp) menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Sekretariat Daerah Pemko, Selasa (24/2). Dalam aksinya, mereka meminta Walikota Psp Andar Amin Harahap agar mencopot Kepala Dinas Pekerjaan Umum dari jabatannya atas banyaknya dugaan korupsi di intansinya. Ketua Umum Gemar Bersatu Kota Psp dalam […]

  • Terkait Galian C Tanpa Izin, Jimmy Minta Maaf ke Gubsu

    Terkait Galian C Tanpa Izin, Jimmy Minta Maaf ke Gubsu

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)  – Waskita Karya-SMJ-Utama KSO mengakui adanya kesalahpahaman atau miskomunikasi terkait pemberitaan yang mengatakan percepatan rehabilitasi jalan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapatkan restu atau izin dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) untuk menggunakan material Galian C tanpa Izin. Hal ini diungkapkan Jimmy, yang merupakan penanggung jawab pekerjaan rehabilitasi jalan Propinsi di Kabupaten Madina […]

  • Hingga September Realisasi PAD Madina Baru 65%

    Hingga September Realisasi PAD Madina Baru 65%

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasarkan data yang tercatat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) hingga September 2025 Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal senilai 125M dari target sekitar 191M. Kaban Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ahmad Yasir Lubis, SP., MM. Pada Mandailing Online mengatakan, capaian PAD tersebut terhitung hingga September, dan optimis memenuhi target yang […]

  • Tokoh-tokoh Nasional Asal Madina Bersiap ‘Turun Gunung’ Menangkan SAHATA

    Tokoh-tokoh Nasional Asal Madina Bersiap ‘Turun Gunung’ Menangkan SAHATA

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) kian tak terbendung. Kali ini sejumlah tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina) di Jakarta sepakat ‘turun gunug’ untuk memenangkan SAHATA menjadi bupati dan wakil bupati pada Pilkada Madina 2024. Dukungan putra-putra terbaik Madina yang berkiprah […]

  • Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Pasar diharapkan dapat memfasilitasi para petani kopi didalam koperasi kopi. Pendirian badan koperasi ini selain melindungi para petani kopi dari permainan harga para tengkulak juga berpungsi untuk menampung hasil panen masyarakat Salah seorang penggiat kopi Ali Musa […]

  • Video: Festival Nasyid di Kecamatan Siabu

    Video: Festival Nasyid di Kecamatan Siabu

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Festival Nasyid diselenggarakan di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu.

expand_less