Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Riani S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Kran investasi asing kian terbuka lebar, agaknya memberi peluang baru dunia perekonomian Indonesia, namun tentu perlu ditelisik ulang, karena investasi asing bisa jadi dua bilah mata pisau. Butuh siaga ketat dalam menerima investasi asing, jangan sampai rakyat dirugikan, karena sejatinya semua kebijakan negara harus ditujukan untuk kepentingan rakyat.

Ridha Wirakusumah menetapkan tiga rencana tata kelola Sovereign Wealth Fund usai ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai CEO Lembaga Pengelola Investasi(LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA). Ridha mengatakan bahwa mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Direksi merupakan tugas mulia. “Akan tetapi, penunjukan ini tidak ringan. Memang visi dan misi SWF itu luar biasa luasnya dan yang pertama yang ingin saya tekankan adalah kami ingin menciptakan sebuah iklim investasi sehingga para investor bisa masuk ke Indonesia dengan lebih nyaman dan lebih yakin,” kata Ridha dalam keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/2).

Investasi asing sering dianggap menjadi batu alas pembangunan ekonomi, menciptakan perusahaan-perusahaan baru, memperluas pasar, meningkatkan daya saing industri ekspor, merangsang ekonomi lokal melalui sektor keuangan dan sektor jasa/pelayanan, meningkatkan pajak pendapatan serta memperkuat nilai mata uang.

“Prioritas INA (Indonesia Investment Authority) ada tiga, infrastruktur. Termasuk optimalisasi market atau aset market di BUMN,” ujar  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam gelaran Economic Outlook 2021 ‘Menuju Pemulihan Ekonomi Indonesia 2021’, Kamis (25/2).

Investasi digadang-gadang membawa angin segar. Namun kenyataannya, investasi asing lebih tertarik untuk membeli perusahaan-perusahaan BUMN kategori untung/sehat  kemudian memprivatisasinya atau membeli perusahaan-perusahaan swasta dalam kategori yang sama. Tak hanya itu, derasnya kran investasi dengan digandeng UU Ciptakerja membuka peluang tenaga kerja asing sehingga menyisihkan tenaga kerja negeri sendiri.

Sungguh miris saat negara kian maju justru pengangguran meningkat, bukan karena tiada Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai modal, namun karena dari hulu ke hilir dikuasai asing. Negara seyogyanya menjadi tameng penjajahan modern dengan berkedok investasi, negara seyogyanya memperkuat dan meningkatkan SDM dan mengelola SDA dengan maksimal, agar tercipta kemakmuran di negara ini. wallahu’allam bi shawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Banjir Manyabar

    Kondisi Banjir Manyabar

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pasca Banjir Panyabungan, Mandailing Online. Kondisi Banjir Desa Manyabar yang dipenuhi sampah kayu berserakan dan endapan lumpur hingga 30cm. Masyarakat desa berharap perhatian penuh pemerintah daerah atas kondisi mereka yang sangat membutuhkan bantuan dan harapan supaya mereka yang terkena dampak langsung banjir dan yang mengalami kerusakan rumah bisa dialokasikan ke wilayah yang lebih aman dari […]

  • Mualaf Dubai Terbitkan Majalah

    Mualaf Dubai Terbitkan Majalah

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dubai terkenal sebagai kota nyaman bagi para mualaf dari berbagai belahan dunia. Tak hanya belajar rutin di bawah bimbingan ulama mufti Uni Emirat Arab, para mualaf di kota tersebut juga mendapat banyak fasilitas. Tak lama ini, mereka pun memiliki sebuah majalah, yakni The New Muslim Magazine. Di bawah organisasi mualaf Dubai, para mualaf tak lagi […]

  • Aneh, Lurah Longat Tidak Pegang RAB dan Keterangan Berubah-ubah

    Aneh, Lurah Longat Tidak Pegang RAB dan Keterangan Berubah-ubah

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Keanehan terus bermunculan pada penganggaran Dana Kelurahan Longat tahun 2021. Terbaru adanya pengakuan Lurah Longat Mukhlis Nasution yang tidak memegang RAB Dana Kelurahan. Padahal sesuai dengan Permendagri Nomor 130 tahun 2018 pasal 12 ayat 1 menyebutkan “Kepala daerah menetapkan lurah selaku Kuasa Pengguna Anggaran untuk melaksanakan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana […]

  • Relawan Alumni SMA Cabup Harun Mustafa Ajak Alumni Pilih nomor 1 di Pilkada Madina

    Relawan Alumni SMA Cabup Harun Mustafa Ajak Alumni Pilih nomor 1 di Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Relawan Alumni SMA Willem Iskandar Tanobato terus bergerak merangkul pemilih untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati madina nomo urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. Cara relawan alumni sealmamater Harun Mustafa merangkul pemilih cukup unik, mereka mendatangi setiap group keluarga alumni mulai dari group lulusan 86 sampai […]

  • Kontraktor Bandara Madina Bantah Pakai Galian C Tanpa Izin, Berikut Progres Pembangunannya

    Kontraktor Bandara Madina Bantah Pakai Galian C Tanpa Izin, Berikut Progres Pembangunannya

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) : PT. Modern Widya Technical menjelaskan semua supplier atau penyedia material kontruksi untuk Bandara Malintang Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) memiliki izin. Hal ini diungkapkan oleh Raharjo, salah seorang tim material dari PT. Modern Widya Technical. Menurut Raharjo, semua supplier yang diberikan tanggung jawab menyediakan material memiliki izin, sehingga dia […]

  • Kadisnaker Madina: UMK 2022 Sudah Diajukan ke Gubernur

    Kadisnaker Madina: UMK 2022 Sudah Diajukan ke Gubernur

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal, Kapsan Usman Nasution menyatakan bahwa daerah ini telah mengajukan UMK kepada Gubsu. Itu dikatakannya menjawab Mandailing Online via WhatsApp, Jum’at (3/12/2021). “Sudah kita usulkan ke gubernur, bang. Kita tunggu saja resminya setelah di tandatangani gubernur,” kata Kapsan dalam jawabanya. Tidak ada keterangan lebih lanjut […]

expand_less