Minggu, 4 Okt 2026
light_mode

Pimpinan Daerah se-Tabagsel Bahas Potensi Penerbangan Dua Bandara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • print Cetak

 

PADANGDISIMPUAN (Mandailing Online) – Kepala daerah se-Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) bertemu di Kota Padangsidimpuan, Jumat (22/5/ 2026) membahas pengembangan konektivitas dan peningkatan layanan transportasi udara di kawasan itu.

Diskusi yang juga melibatkan para ketua DPRD itu merupakan inisiasi Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution. Tempat pertemuan ditetapkan di Padangsidimpuan yang dipandang sebagai titik tengah lima kabupaten/kota.

Usai pertemuan, Bupati Saipullah mengatakan, koordinasi antar kepala daerah ini membahas rencana penerbangan perintis untuk Bandara Udara Aek Godang di Kabupaten Padang Lawas Utara dan Bandara Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution di Madina.

“Sesuai dengan informasi yang kami dapatkan, bulan Juni penerbangan itu akan diwujudkan. Dalam rangka itu tentu kami dengan bupati dan wali kota sepakat untuk mendukung sepenuhnya agar keberlangsungan penerbangan ini berjalan terus dengan kecukupan penumpang,” kata dia.

Saipullah menjelaskan, hasil pertemuan ini dituangkan dalam notulen yang akan ditindaklanjuti, termasuk bersurat kepada Kementerian Perhubungan dan perusahaan penerbangan. “Sekaligus juga kami nanti bersepakat untuk menyosialisasikannya di masing-masing kabupaten/kota kepada stakeholder,” ungkap dia.

Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe mengaku pihaknya konsisten mendukung percepatan pembangunan di Tabagsel, termasuk peningkatan pelayanan transportasi udara. ​”Kami siap melaksanakan apa yang disampaikan oleh Bupati Mandailing Natal dan juga tiga kepala daerah lainnya, kami siap untuk mendukung,” tegas dia.

Dukungan serupa disampaikan Anwar Beni Hasugian yang hadir mewakili bupati Padang Lawas Utara. “Kami siap mendukung bagaimana Bandara Abdul Haris Nasution dan Bandara Aek Godang bisa eksis sehingga kita tidak tertinggal dari kabupaten/kota lain di Indonesia,” tambah dia.

Sementara Ketua DPRD Padang Lawas Luat Hasibuan berharap Pemkab Madina dan Pemkab Palas serius menindaklanjuti upaya pembukaan jalan Hapung – Hutatinggi yang bisa memangkas jarak tempuh kedua kabupaten menjadi sekitar dua jam saja.

“Kami meminta kalau bisa ada peningkatan jalur transportasi langsung dari Padanglawas ke Madina karena jarak tempuh mungkin kurang dari dua jam kita akan sampai di bandara,” tutup Luat.

Pertemuan para kepala daerah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Madina dalam meningkatkatkan pelayanan penerbangan di Bandara Jenderal Besar AH Nasution. Sebelumnya, Bupati Saipullah menemui pimpinan Lion Air Rusdi Kirana untuk bersedia membuka jadwal penerbangan di bandara tersebut.

Pertemuan ini turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Ketua DPRD Padangsidimpuan Sri Fitrah Munawaroh, para kepala Dinas Perhubungan masing-masing kabupaten/kota, serta kepala Bandara AH Nasution dan Bandara Aek Godang. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) oleh Bupati Madina Aspan Sopian Batubara yang telah berlangsung beberapa kali menimbulkan persepsi negatif dan kontroversial di tengah masyarakat Madina. Reaksi keras datang dari beberapa elemen mahasiswa dan pemuda Madina menyikapi mutasi ini. “Kita mengecam pelaksanaan Mutasi ini karena menurut penilaian kita mutasi yang telah […]

  • MARJAGO TARUTUNG

    MARJAGO TARUTUNG

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Trimanto B. Ngaderi*) Musim durian telah tiba. Sudah menjadi kebiasaan penduduk huta, mereka marjago tarutung, siang dan malam. Mereka berlindung dari hujan dan angin malam di sopo, dangau atau biasa disebut bandar. Sebuah balai-balai terbuat dari bambu yang dibelah dan kayu diletakkan di dangau itu. Mereka tidur atau duduk santai di atas balai […]

  • Terkait Kades Jambur Baru Batangnatal. Dinas PMD Madina Tunggu Hasil Rekomendasi Inspektorat

    Terkait Kades Jambur Baru Batangnatal. Dinas PMD Madina Tunggu Hasil Rekomendasi Inspektorat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Irsal Pariadi, menyatakan akan menindaklanjuti hasil rekomendasi Inspektorat terkait Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy, yang diduga melakukan pengrusakan aset daerah. “Kita tunggu rekomendasi hasil riksus dari inspektorat. Apabila sudah keluar akan kami jalankan dan tindaklanjuti sesuai rekomendasi tersebut,” kata Irsal Pariadi Senin […]

  • Zubaidah Nasution : Musrenbang Harus Jadi Program Urgen di APBD

    Zubaidah Nasution : Musrenbang Harus Jadi Program Urgen di APBD

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NAGAJUANG (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina dari Dapil 5 Zubaidah Nasution menekankan agar Musrenbang Nagajuang memberi kontribusi besar bagi pembangunan sektor-sektor urgen yang dibutuhkan rakyat. Serta menjadi program penting APBD daerah. Itu dikatakan Zubaidah dalam sambutannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Naga Juang, Selasa (11/2). Dalam sambutannya, politisi Partai Golkar itu […]

  • Honorer Diberhentikan, DPRD Panggil Sekda Madina

    Honorer Diberhentikan, DPRD Panggil Sekda Madina

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemberhentian pegawai honor di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal mulai 2 Januari lalu berdasarkan Surat Edaran Sekdakab Madina M Daud Batubara, mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat dan elit politik. Pengamat pemerintahan dan politik di Madina beranggapan, kebijakan yang diambil Sekda M Daud Batubara tersebut sangat jauh dari visi misi Bupati Hidayat Batubara saat […]

  • Situs Islam di Barus dihantam banjir

    Situs Islam di Barus dihantam banjir

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Salah satu situs bersejarah, yakni makam para aulia (ulama) pengembang Agama Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami rusak dihatam arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang melanda daerah tersebut. “Makam aulia berlokasi di Desa Kinali, Kecamatan Barus tergerus banjir sepanjang 386 meter, dan rubuh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) […]

expand_less