Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Atika : Pebukaan Jalan ke Perkebunan Rakyat Satu Solusi Penting

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin.MFin

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan rakyat merupakan salah satu lapangan usaha rakyat yang terbesar dalam struktur ekonomi Madina di sektor pertanian.

Bahkan, secara kalkulasi, perkebunan jauh lebih rill memakmurkan petani ketimbang sawah.

Sebab, standar kepemilikan luas lahan sawah sejatinya adalah 2 hingga 3 hektar per kepala keluarga. Tetapi luas sawah itu tak bisa tercapai per kepala keluarga akibat luas lahan di desa-desa tak sebanding dengan jumlah keluarga petani.

Oleh karena itu, selain menggenjot laju pendapatan rakyat dari sawah yang sudah ada, pengembangan sektor perkebunan dan pembukaan lahan kebun mutlak disediakan untuk rakyat.

Itu diungkap Calon Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Urammi Nasution, B.AppFin,MFin menjawab wartawan, Sabtu (5/12/2020) di Panyabungan.

“Jika petani hanya memiliki 0,2 hingga 0,5 hektar sawah akan tetap sulit makmur. Bahkan banyak petani tak punya sawah, hanya berposisi penyewa lahan,” ungkap Atika.

Oleh karena itu, Atika melihat bahwa perkebunan merupakan solusi penting mengalihkan pendapatan utama petani dari sawah.

Karena, 3 hektar sawah itu setara dengan 1,5 hektar perkebunan dari sisi perolehan hasil.

Oleh karena itu, sektor perkebunan harus dipacu untuk menjadi sumber pendapatan utama rakyat.

“Hal yang pertama yang harus dilakukan adalah pembukaan jalan ke lokasi-lokasi perkebunan,” katanya.

Dan itu tertuang di dalam misi Sukhairi-Atika pada poin 1 yakni “Meningkatkan ekonomi di bidang agrikultur, industri dan pariwisata berlandaskan kearifan lokal guna terwujudnya kebijakan yang inklusif (menyeluruh) dan berkelanjutan.

Bahkan secara geografis maupun sosio ekonomi, perkebunan justru seharusnya menjadi salah satu solusi utama meningkatkan pendapatan mayoritas penduduk Mandailing Natal (Madina).

Secara geografis, wilayah Mandailing Julu dan Mandailing Godang atau dari Muarasipongi hingga Siabu; dari Lingga Bayu hingga Nagajuang, struktur ekonomi wilayahnya adalah kawasan perkebunan.

Tetapi, rakyat tidak memperoleh dukungan penting dari pemerintah daerah sehingga lapangan usaha perkebunan belum mampu secara signifikan mengangkat rakyat ke tingkat kemakmuran ekonomi.

Salah satu indikator tidak adanya perhatian itu adalah minimnya akses jalan ke lokasi-lokasi perkebunan rakyat.

“Infrastruktur berupa pembukaan-pembukaan jalan ke lokasi-lokasi perkebunan rakyat mutlak dilakukan. Keberadaan jalan yang lebar adalah faktor utama agar sektor perkebunan bisa bergairah,” sebut Atika.

“Rakyat akan selalu sulit mengembangkan perkebunan jika jalan tak ada, mobilisasi petani hingga angkutan saprodi dan angkutan hasil kebun akan selalu terkendala serta menjadi penghalang bagi rakyat,” katanya.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Megakorupsi Rp47 Triliun di Sumut

    Megakorupsi Rp47 Triliun di Sumut

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut terkait dugaan penyelewengan Rp47 triliun anggaran yang dilakukan 29 pemerintah daerah di Sumut dan dua perusahaan daerah, membuat sejumlah penegak hukum di Sumut terperangah dan mulai sibuk mengusutnya. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Oegreseno yang dihubungi koran ini Kamis (9/12), berjanji ikut […]

  • Letakkan batu pertama pembangunan irigasi

    Letakkan batu pertama pembangunan irigasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kadis Pertanian Kabupaten Mandailing Natal  M Taufik Zulhendra Ritonga, Asisten Tata Praja Zulkarnaen Siregar, Dandim 0212/TS Letkol Inf Uyat Harahap serta jajaran saat peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi di Desa Sitinjak Kec.Batang Natal Kab.Mandailing Natal (9/2). (hol)

  • 3.000 Massa Demo ke DPRD Minta Bupati Turun

    3.000 Massa Demo ke DPRD Minta Bupati Turun

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 3.000 massa yang dipimpin Aliansi Ulama-Masyarakat-Pemuda-Mahasiswa melakukan unjukrasa ke DPRD Madina, Kamis (17/1) meminta agar Bupati Madina Hidayat Batubara diturunkan dari jabatannya. Massa tiba di gedung dewan sekira pukul 11.00 WIB dengan mengendarai angkutan kota, sepeda motor dan mobil pribadi. Dihalaman gedung mereka memampangkan spanduk dan poster yang umumnya bertulis […]

  • Kenapa Inses Bisa Terjadi Secara Berulang?

    Kenapa Inses Bisa Terjadi Secara Berulang?

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan berita-berita yang menyayat hati. Serasa tidak ada habisnya, di berbagai daerah di negeri kita tercinta ini hampir setiap hari dikabarkan berita hamil karena hubungan inses dan pelecehan seksual yang dilakukan seorang ayah kepada anaknya, seorang paman mencabuli keponakannya, dan masih banyak lagi kasus yang tidak […]

  • Etnis Mandailing Desak Pemerintah Cabut Batak Mandailing di Sensus Penduduk 2020

    Etnis Mandailing Desak Pemerintah Cabut Batak Mandailing di Sensus Penduduk 2020

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemuka-pemuka Mandailing lintas profesi menerbitkan penolakan identitas “Batak Mandailing” di Sensus Penduduk 2020 oleh BPS. Pemerintah Indonesia melalui BPS diminta mencabut label Batak Mandailing di lembaran sensus tersebut. Penolakan itu tertuang dalam Surat Keberatan tanggal 11 Pebruari 2020 dari Koalisi Masyarakat Mandailing Peduli Identitas ditujukan kepada pemerintah Indonesia khususnya Badan Pusat […]

  • Bupati Madina Salat Subuh di Tambangan photo_camera 1

    Bupati Madina Salat Subuh di Tambangan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution memanfaatkan Ramadan 1447 Hijriah untuk berkunjung ke desa/kelurahan dalam rangka salat Subuh berjamaah dan mendengarkan keluh kesah atau aspirasi masyarakat setempat. Kamis (26/2/26), Bupati Saipullah didampingi Pj. Sekda Sahnan Pasaribu, Asisten II Afrizal Nasution, Inspektur Munawar sejumlah kepala bagian di sekretariat daerah, dan […]

expand_less