Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
  • print Cetak


SIPIROK-Ketua Umum (Ketum) Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya (IKAPSI) Sumatera Utara (Sumut), Ir Muhammad Yamin MM, menegaskan, bahasa daerah perlu diterapkan dan masuk kurikulum sekolah.

“Mata pelajaran aksara, bahasa, dan adat budaya daerah yang ada di Tapanuli Selatan (Tapsel) perlu dimasukkan dalam kurikulum setiap sekolah. Tujuannya, untuk menjaga kelestarian budaya, memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap generasi muda tentang pentingnya menjaga budaya sebagai kekayaan bangsa,” ujar Yamin kepada METRO, belum lama ini.

Menurut Yamin, pengetahuan dan pemahaman terhadap aksara, bahasa, dan adat istiadat daerah di kalangan pelajar sudah berkurang ditelan perkembangan zaman. Pasalnya, saat ini generasi muda cenderung mempelajari budaya dan bahasa asing.

Sementara itu Ketua Naposo Nauli Bulung Napa-Napa ni Sibualbulai (NBPS) Sipirok, Faisal Reza Pardede, kepada METRO, Minggu (14/11), mengatakan, saat ini generasi muda sudah mengedepankan kemampuan berbahasa asing dalam menghadapi dunia kerja yang kompetitif.

Kondisi tersebut sangat wajar, namun tidak boleh melupakan jati diri bangsa yang terdiri dari berbagai etnik dan suku. Sebab, hal itu merupakan kekayaan khasanah budaya bangsa termasuk kemampuan menguasai dan menggunakan aksara, bahasa, dan adat istiadat yang dimilki daerah.

‘’Etnografi Angkola Sipirok harus dapat kita lestarikan sedemikian rupa, seperti mengupayakan budaya daerah menjadi budaya nasional, sehingga anak-anak bangsa bisa memahami kebudayaannya dengan baik dan benar termasuk bahasa daerah tadi karena hal itu merupakan kekayaan bangsa,” katanya.

Faisal menambahkan, saat ini generasi muda cenderung mengedepankan pengetahuan modern dalam menyongsong persaingan global sehingga pengetahuan dan pemahaman kekayaan daerah terkesan dikesampingkan. Dan akhirnya kehidupan sehari-hari semakin banyak generasi yang tidak tahu bertutur sapa sesuai dengan yang diatur adat budaya Angkola Sipirok.

“Banyak generasi sekarang yang tidak bisa bertutur sapa dengan baik seperti tulang, nattulang, namboru, amangboru dan lainnya. Kondisi ini menjadi tanggung jawab kita bersama, misalnya dalam penggunaan tutur secara sederhana jika dibiasakan dalam lingkungan keluarga tentu akan terbiasa dalam kehidupan bermasyarakat. Tanggung jawab ini bisa dibiasakan orangtua kepada sesuai dengan tutur sapa dalam kebudayaan kita,” ungkapnya. (ran)
Sumber: Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Pekerja Asal Cina di PT SMGP Influenza dan Demam

    3 Pekerja Asal Cina di PT SMGP Influenza dan Demam

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga pekerja asal Cina di PT Sorikmarapi Geothermal Power di Mandailing Natal, Sumut menderita influenza dan demam. Ketiganya diketahui menderita influenza dan demam ketika tim medis dari Dinas Kesehatan Mandailing Natal melakukan tes kesehatan kepada 24 pekerja asal Tiongkok di PT SMGP, Selasa (28/1/2020) mengantisipasi sebaran virus corona. Kepala […]

  • DCS Dapil 2 Hanura Madina

    DCS Dapil 2 Hanura Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 Hanura Madina

  • PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut  membuka penjaringan dan pendaftaran bagi bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024. Pada temu pers di Aula Gusdur, Kantor PKB Mandailing Natal (Madina), Jl. Willem Iskander, Pidoli Lombang, Panyabungan, Kamis (25/4), Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar didampingi Direktur […]

  • Ibalun Amantaido Boto Ningna  Anggo Napatikal-Tikalkon

    Ibalun Amantaido Boto Ningna Anggo Napatikal-Tikalkon

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dompak libur ni pagawe tar rami-ramido manyogot kombur dilopo si Jabulelei salaos manyirup-nyirup kopi sanga tes manis otik gulona, songoni dei antong dompak baru-baru pemilihan Bupati kecek nihalakpe antong kecek politikma, baru-baru margonti Bupati kecek pagawe musema natarbege, tup-tap dom ilala Jabulele manambai aek milas arana mur mrsitutu kombur ni halak. Anggo udai si Karaddul […]

  • Urus Naik Golongan, Guru Dimintai Uang

    Urus Naik Golongan, Guru Dimintai Uang

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALUTA – Sejumlah guru di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengaku dipersulit beberapa oknum di Dinas Pendidikan (Disdik) Paluta saat hendak mengurus naik golongan. Mereka juga dimintai sejumlah uang dengan dalih untuk menghitung angka kredit jam kerja. Menurut guru-guru yang meminta namanya tidak dituliskan ini, meskipun sudah dimintai uang dengan nominal antara Rp1 […]

  • Kasus Taman Raja Batu, Tiga Pejabat Madina Ditetapkan Tersangka

    Kasus Taman Raja Batu, Tiga Pejabat Madina Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Asisten Intelejen (Asintel) Kejati Sumut, Leo Simanjuntak (kiri) dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut Irwan Sinuraya (kanan) akhirnya menetapkan 3 orang tersangka dalam Kasus Tapian Siri-Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (19/7/2019). (foto : Tribun Medan)   MEDAN (Mandailing Online) – Kejati Sumut akhirnya menetapkan tiga orang […]

expand_less