Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Widuri Diimingi Lulus CPNS
MADINA;
Pihak keluarga Widuri (nama samaran) membantah jika mereka ada melakukan pemerasan terhadap Djakfar S Nasution, anggota DPRD Madina. Sebaliknya, keluarga korban mengungkapkan, Djakfar pernah menjanjikan kepada Widuri akan diluluskan CPNS asalkan tidak memberitahukan kejadian asusila tersebut kepada orang lain.
Hal itu dikatakan sepupu Widuri, Ismed Harahap (30), warga Sihepeng, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina kepada METRO, Rabu (9/2) siang melalui telepon selularnya.
“Dia (Widuri, red) pernah bercerita kepada keluarganya jika Djakfar pernah menjanjikannya untuk diluluskan sebagai CPNS. Memang Djakfar lah yang memasukkan korban sebagai tenaga honor di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina sebulan sebelum kejadian tersebut,” kata Ismed.
Diutarakannya, usai perbuatan asusila tersebut, Widuri juga mengaku kepada keluarganya bahwa dirinya diberikan uang oleh Djakfar sebesar Rp2,5 juta agar pergi ke Jakarta untuk menutupi kejadian itu.
Ditambahkan Ismed, pihak keluarga Djakfar juga pernah mendatangi keluarga korban untuk meminta damai. Namun, ketika itu pihak keluarga Widuri tidak menerima perdamaian itu. Keluarga Widuri hanya meminta pertanggungjawaban Djakfar.
“Jadi dari segi mana dia bilang kami memeras? Bahkan keluarganya pernah mendatangi keluarga kami untuk berdamai, tapi keluarga sepakat untuk tidak menerima itu. Dan saat ini akibat rasa malu yang ditanggung oleh korban, sejak kejadian itu, dia (Widuri, red) memilih untuk tidak bekerja lagi dan dia (Widuri) berada di Medan,” sebutnya lagi.
Masih dikatakan Ismed, beberapa waktu setelah kejadian, Djakfar sempat mengaku kepada Ismed bahwa dirinya bersama Widuri di dalam kamar sebuah hotel. Namun, Djakfar mengaku hanya mandi saja.
”Ada pesan singkat Djakfar (SMS, red), dia katakan kalau dia bersama korban di kamar hotel itu, tapi hanya sekedar mandi saja,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Madina, Sariful Sarling Lubis saat dihubungi METRO melalui telepon selulernya mengaku belum menerima laporan atau pengaduan terkait persoalan yang menimpa Djakfar.
Dikatakan Sariful, dirinya mengetahui kabar tersebut dari media dan isu-isu yang disampaikan oleh rekannya di DPRD Madina.
”Kita di BK belum menerima laporan atau pengaduan soal kasus ini, dan kita ketahui baru dari media dan isu saja. Dan kalau tak ada laporan masuk, kita tak bisa memproses saudara Djakfar. Dan dari fraksi sendiri akan kita musyawarahkan dulu,” kata Sarling yang merupakan satu fraksi dengan Djakfar yakni Fraksi Golkar Plus.
Djakfar saat hendak dikonfirmasi METRO terkait pernyataan salah seorang keluarga Widuri tersebut melalui telepon selulernya, Rabu (9/2) sekira pukul 14.00 WIB tidak berhasil. Saat dihubungi, ponsel Djakfar tidak diangkat, meskipun ada nada panggil. Ketika di SMS, Djakfar tak kunjung membalasnya.
Sebelumnya, Djakfar S Nasution, mengaku telah difitnah terkait adanya pengakuan Widuri (nama samaran), pegawai honor di Pemkab Madina yang mengaku telah ditidurinya. Selain itu, politisi dari PAN ini juga menyebutkan ada unsur pemerasan terkait hal tersebut.
“Kita akan menuntut balik atas pencemaran nama baik dan pemerasan. Sebab pengakuan dan laporan dia (Widuri, red) tidak benar dan itu hanya fitnah belaka,” kata Djakfar ketika dikonfirmasi METRO melalui ponselnya, Selasa (8/2) sekira pukul 14.00 WIB.
Ketika ditanya pemerasan seperti apa? Djakfar enggan menjawabnya. “Nantilah kita adakan konferensi pers. Karena kita akan melaporkan dulu,” ujarnya.
Dijelaskan Djakfar secara singkat, saat ini dirinya sedang mempersiapkan bahan-bahan yang dianggap perlu untuk dibuat laporan pengaduan atas tuduhan tersebut. Karena, sebut Djakfar, dirinya memiliki bahan atau sejenis surat pernyataan untuk membuat pengaduan.
Saat ditanya surat pernyataan apa dan siapa yang membuatnya, Djakfar lagi-lagi enggan menjawabnya. “Yang pasti kita punya surat pernyataan. Nantilah kalau kami sudah melapor baru kami informasikan lagi, dan akan saya buat konferensi pers,” tegasnya sambil menutup teleponnya dan tidak mau memberitahu di mana keberadaannya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Moral Penduduk Madina Kian Merosot

    Moral Penduduk Madina Kian Merosot

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Saat ini kondisi pengamalan keagamaan di Mandailing Natal (Madina) cukup memprihatinkan. Akhlak dan moral manusianya sudah jauh dari ajaran Islam yang haikiki. Ini terlihat dari minimnya warga yang memakmurkan masjid, pengajian pengajian yang dilaksanakan warga sudah jauh berkurang. Rasa persaudaraan dan silaturrahmi sudah mulai pupus dan maraknya pelanggaran agama baik yang […]

  • Dua Tokoh Gunungtua Raya Suara Terbanyak di Pemilu 2019

    Dua Tokoh Gunungtua Raya Suara Terbanyak di Pemilu 2019

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 40 anggota DPRD Madina hasil Pemilu 2019 telah diambil sumah jabatannya, Senin (2/9/2019) di gedung Serbaguna, Panyabungan. Lalu siapa calon legislatif yang masuk peringkat pertama hingga keempat perolehan suara individu caleg di seluruh daerah pemilihan Madina? Ini dia daftar namanya : Erwin Efendi Lubis menjadi urutan pertama perolehan suara caleg terbanyak […]

  • Rahudman-Abdillah tersangka aset KAI, harus dibuka lebar

    Rahudman-Abdillah tersangka aset KAI, harus dibuka lebar

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Dengan ditetapkan Wali Kota Medan non aktif Rahudman Harahap dan mantan Wali Kota Medan Abdillah serta Handoko Lie sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung ( Kejagung)  dalam pengalihan tanah PT Kerat Api Indonesia (KAI) di Kota Medan mendapat apresiasi dari para kalangan di Sumatera Utara. Menurut  Ketua LSM Gerakan Transparansi Anggaran Rakyat ( GeTAR) […]

  • DPRD Madina Upayakan Bank Untuk Rakyat

    DPRD Madina Upayakan Bank Untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 25 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Belajar dari Bank Sleman di Yogyakarta, Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) melihat bahwa sudah saatnya Madina mendirikan bank yang dikelola pemkab untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. Bank Sleman telah terbukti mampu menggenjot laju pertumbuhan produksi di tingkat masyarakat bawah dalam berbagai sektor usaha sehingga kehadiran Bank Sleman telah menjadi […]

  • Raja-raja Mandailing Dukung Edy Rahmayadi

    Raja-raja Mandailing Dukung Edy Rahmayadi

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Raja-raja Mandailing bersepakat memberikan dukungan kepada Edy Rahmayadi untuk kembali maju sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara. Kesepakatan itu dilahirkan pada Sidang Adat di Sopo Godang Hutasiantar, Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal, Rabu (3/7/2024). Sekitar 80-an Anak ni Raja, Anak ni Namora hadir pada sidang adat tersebut. Meliputi Raja Panusunan, Raja Huta, Raja Ripe […]

  • Ledakan Keras di Sibolga, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

    Ledakan Keras di Sibolga, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIBOLGA (Mandailing Online) – Sebuah ledakan terjadi di Tangkahan Baringin, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), Senin (24/1). Akibatnya 3 orang dilarikan ke rumah sakit. Ledakan keras tersebut terjadi di sebuah gudang. Suara ledakan membuat warga di sana geger. Bahkan warga yang bermukim tak jauh dari […]

expand_less