Kamis, 11 Jun 2026
light_mode

Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 3)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • print Cetak

Willem Iskander

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Willem Iskander dan Ironi Tokoh Besar yang Dilupakan Negara

 

Ada ironi besar dalam sejarah Indonesia:

> Tidak semua tokoh besar otomatis masuk ingatan nasional.

Sebagian tenggelam. Sebagian terlupakan. Sebagian kalah populer.

Dan Willem Iskander mungkin salah satu contohnya.

Padahal banyak penelitian menyebut keturunan Sutan Diaru ini termasuk pelopor pendidikan modern bumiputera di Mandailing.[1] Bahkan di Sumatera.

Namun dalam sejarah nasional, nama Willem Iskander kalah gaung dibanding figur lain yang muncul lebih dekat dengan era pergerakan nasional abad ke-20.

Kenapa bisa begitu?

Karena sejarah tidak hanya ditentukan oleh besarnya dan banyak jasa.

Tetapi juga oleh:

dokumentasi,
pusat kekuasaan,
produksi pengetahuan, dan
siapa yang paling sering ditulis.

Banyak tokoh daerah kalah bukan karena kontribusinya kecil. Tetapi karena tidak memiliki “mesin narasi” sebesar tokoh daerah yang sudah “nangkring” di eskalasi politik pusat.

Bahkan studi modern tentang arsip kolonial menunjukkan bahwa sejarah kolonial memang menyimpan bias. Yakni, banyak tokoh lokal dan kelompok pinggiran tidak tercatat secara proporsional dalam arsip resmi mereka.[2]

Artinya, “keterlupaan” Willem Iskander mungkin bukan kebetulan. Melainkan menjadi bagian dari cara politik sejarah bekerja. Dan, di sinilah pentingnya membaca ulang sejarah Indonesia:

Siapa yang selama ini terlalu sering diperingatkan, dan siapa yang diam-diam tertinggal di pinggir ingatan bangsa? (bersambung)

Referensi:

[1] [UNIMED Repository — Peranan Willem Iskander dalam Upaya Meningkatkan Pendidikan Masyarakat Mandailing](https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17993/?utm_source=chatgpt.com)

[2] [Arxiv — Unsilencing Colonial Archives via Automated Entity Recognition](https://arxiv.org/abs/2210.02194?utm_source=chatgpt.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengacara TGSC Tagih Janji Polres Madina Periksa Saipullah Nasution” Semua Orang Sama Kedudukan Dimata Hukum”

    Pengacara TGSC Tagih Janji Polres Madina Periksa Saipullah Nasution” Semua Orang Sama Kedudukan Dimata Hukum”

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online  – Kasus dugaan pemerasan dan pencemaran nama baik yang dilaporkan Ketua Tim Gordang Sambilan Center (TGSC) Miswaruddin Daulay terhadap Saipullah Nasution jalan di tempat. Lewat SP2HP Nomor B/215/IV/RES.1.24./2026/Reskrim tertanggal 9 April 2026, Polres Madina menyebut akan menyurati Saipullah untuk dimintai keterangan. Namun hingga akhir April, pemanggilan itu belum terlaksana. Subur Siregar, kuasa […]

  • B A B I A T (Episode 4)

    B A B I A T (Episode 4)

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Halak Kotanopan Sekarang sudah tiga minggu sejak kemunculan sang harimau. Tapi belum ada kabar kalau si harimau sudah tertangkap atau setidaknya sudah meninggalkan area desa itu. Saat ini tidak cuma para petani yang resah, bahkan Oji Soleh, lelaki tua di desa itu itu mulai ikut uring uringan. Dia uring uringan karena sudah tiga minggu […]

  • Polda Sumut siap amankan pelantikan Gubsu

    Polda Sumut siap amankan pelantikan Gubsu

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara meyiapkan sebanyak 1.436 personel untuk mengamankan pelantikan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih pada 17 Juni 2013 mendatang. Kepala Biro Operasional Polda Sumut Kombes Pol Iwan Hari Sugiarto di Medan, mengatakan jumlah personel yang dikerahkan itu berasal berbagai satuan kerja yang ada di lingkungan Polda Sumut. Selain berpakaian dinas, […]

  • “Mambayu” di HUT RI

    “Mambayu” di HUT RI

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sejumlah gadis cilik Mandailing memperagakan aktivitas mambayu (mengayam tikar) dan marmasak (memasak) dalam kegiatan parade memperingati HUT RI di pasar Panyabungan, Mandailing Natal, tahun lalu.   Foto : Takesi

  • IMAMI Siapkan 80 Orang Etnis Mandailing Malaysia Lawat Tanah Leluhur

    IMAMI Siapkan 80 Orang Etnis Mandailing Malaysia Lawat Tanah Leluhur

    • calendar_month Sabtu, 17 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan etnis Mandailing Malaysia tahun ini akan kembali menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing, Sumatera Utara, Indonesia. Kedatangan rombongan ini merupakan program tahunan “Mulak Tu Huta” yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI). Jumlah rombongan “Mulak Tu Huta” tahun 2018 ini sebanyak sekitar 80 orang, hampir menyamai jumlah […]

  • Tiga Pemeran Yang Dipuja Penonton di Film “Marina”

    Tiga Pemeran Yang Dipuja Penonton di Film “Marina”

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada tiga pemain di film Mandailing “Marina” yang dipuja penonton. Ketiganya adalah bocah. Dua bocah laki-laki dan satu bocah perempuan. Ketiganya direkrut dari salah satu desa terdekat dari Rodang Tinapor, Desa Bonan Dolok Kecamatan Siabu. Kedua bocah laki-laki itu bernama Abdul Rosi dan Irpan Raja memerankan Lian dan Makbul. Mereka sehari-hari tak berbaju, dengan kulit […]

expand_less