Kamis, 28 Mei 2026
light_mode

Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 3)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month 41 menit yang lalu
  • print Cetak

Willem Iskander

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Willem Iskander dan Ironi Tokoh Besar yang Dilupakan Negara

 

Ada ironi besar dalam sejarah Indonesia:

> Tidak semua tokoh besar otomatis masuk ingatan nasional.

Sebagian tenggelam. Sebagian terlupakan. Sebagian kalah populer.

Dan Willem Iskander mungkin salah satu contohnya.

Padahal banyak penelitian menyebut keturunan Sutan Diaru ini termasuk pelopor pendidikan modern bumiputera di Mandailing.[1] Bahkan di Sumatera.

Namun dalam sejarah nasional, nama Willem Iskander kalah gaung dibanding figur lain yang muncul lebih dekat dengan era pergerakan nasional abad ke-20.

Kenapa bisa begitu?

Karena sejarah tidak hanya ditentukan oleh besarnya dan banyak jasa.

Tetapi juga oleh:

dokumentasi,
pusat kekuasaan,
produksi pengetahuan, dan
siapa yang paling sering ditulis.

Banyak tokoh daerah kalah bukan karena kontribusinya kecil. Tetapi karena tidak memiliki “mesin narasi” sebesar tokoh daerah yang sudah “nangkring” di eskalasi politik pusat.

Bahkan studi modern tentang arsip kolonial menunjukkan bahwa sejarah kolonial memang menyimpan bias. Yakni, banyak tokoh lokal dan kelompok pinggiran tidak tercatat secara proporsional dalam arsip resmi mereka.[2]

Artinya, “keterlupaan” Willem Iskander mungkin bukan kebetulan. Melainkan menjadi bagian dari cara politik sejarah bekerja. Dan, di sinilah pentingnya membaca ulang sejarah Indonesia:

Siapa yang selama ini terlalu sering diperingatkan, dan siapa yang diam-diam tertinggal di pinggir ingatan bangsa? (bersambung)

Referensi:

[1] [UNIMED Repository — Peranan Willem Iskander dalam Upaya Meningkatkan Pendidikan Masyarakat Mandailing](https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17993/?utm_source=chatgpt.com)

[2] [Arxiv — Unsilencing Colonial Archives via Automated Entity Recognition](https://arxiv.org/abs/2210.02194?utm_source=chatgpt.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

    1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), Mardiasmo menyatakan, seluruh Pemerintah Daerah harus mengalokasikan sedikitnya 1 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk dana pemberantasan korupsi, Rabu (15/1). Anggaran itu guna memper kuat pengawasan, mengingat masih maraknya tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah dan Kepala Daerah. “Hal ini sebenarnya sudah sudah disampaikan pak […]

  • Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

    Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Hutarimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandaing Natal, tenggela oleh banjir, Sabtu (18/12/2021). Banyak rumah penduduk yang hanya terlihat atapnya saja pada siang tadi. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan menyusul curah hujan yang intens sepekan terakhir. Ketinggian air di pemukiman mencapai sekira 4 […]

  • 6 Tersangka Ditetapkan Dalam Kasus Pembunuhan Ferdiansyah. Polisi Terus Lakukan Pengembangan

    6 Tersangka Ditetapkan Dalam Kasus Pembunuhan Ferdiansyah. Polisi Terus Lakukan Pengembangan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing  Online- Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang terjadi di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat, Rabu (8/4/2026). Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Ikhwan, mengatakan bahwa penetapan tersangka ini merupakan tindak lanjut penyelidikan intensif terhadap insiden yang sempat memicu kesimpangsiuran […]

  • Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Tebing Tinggi, 15 Formasi Masih Kosong LANGKAT-Jumlah pelamar CPNS tahun 2010 baru mencapai 5.210, menurun hingga 50 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 12.089 orang. Beredar isu, hal ini dikarenakan pelamar banyak yang kurang percaya dengan panitia seleksi CPNS Pemkab Langkat. Kabarnya, kuota CPBS tahun ini sudah diisi anak-anak pejabat dan ’orang kaya’ […]

  • Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, Masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terutama orangtua diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak-anak, penyebaran isu ini bukan hanya dari mulut ke mulut tapi juga menyebar melalui pesan singkat atau SMS. Akibatnya, orangtua yang memiliki anak di bawah umur dan anak remaja menjadi resah dan mereka berupaya agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari aksi […]

  • Adelin Lis Dibebaskan Setelah Jalani Hukuman dan Bayar UP

    Adelin Lis Dibebaskan Setelah Jalani Hukuman dan Bayar UP

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Terpidana perkara pembalakan liar hutan di Mandailing Natal, Sumatera Utara, Adelin Lis, keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan, Sabtu (6/9/2025) setelah beberapa tahun menjalani vonis dan membayar uang pengganti kerugian negara. Kepala Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan Herry Suhasmin mengungkapkan jika terpidana kasus pembalakan liar di Kabupaten Mandailing Natal […]

expand_less