Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Korban Banjir Butuh Makanan & Pakaian

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
  • print Cetak

17 Rumah Masih Terendam Air Setinggi 1 Meter
TAPSEL-METRO; Korban banjir di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, membutuhkan bantuan berupa makanan, air bersih, dan pakaian yang layak. Sebab, dari Sabtu (2/10) malam hingga Senin (4/10) warga masih bertahan di loteng. Mereka tidak berani turun ke bawah untuk mencari makan dan minum. Pakaian yang digunakanpun masih tetap yang kemarin karena pakaian yang lain basah terendam air.

Salah satu jembatan kayu yang rusak akibat banjir sedang diperbaiki Pemkab Tapsel bersama warga dan TNI Minggu (3/10) lalu.
“Saat ini yang paling dibutuhkan warga adalah makanan, air bersih, dan pakaian layak. Dan bantuan dari Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) belum datang, katanya hari ini, Selasa (5/10) akan disalurkan,” kata Camat Angkola Selatan, Hamdy S Pulungan SSos, kepada METRO, Senin (4/10).

Camat menambahkan, dari hasil pantauan yang dilakukan oleh staf kecamatan dan laporan penduduk sekitar, hingga Senin (4/10), 17 rumah masih terendam air setinggi sekitar semeter, sebelumnya sekitar 1,60 meter.

“Ketinggian air masih sekitar 1 meter. Selain itu, jalanan juga belum bisa dilalui kendaraan. Itu informasi terkini dari anggota yang terus stand by dan siaga di sekitar lokasi bencana,” ujarnya di posko bencana alam di kantor camat Angkola Selatan, Siais.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Kadisnakertransos) Tapsel, Samsul Bahri, kepada METRO, Senin (4/10) melalui telepon selulernya mengatakan, bantuan dari pemkab akan disalurkan kepada 17 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban banjir, Selasa (5/10). Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak sekitar 765 kilogram atau sekitar 45 kg untuk setiap rumah tangga.

“Rencananya akan disalurkan Selasa (5/10) untuk 17 rumah warga yang terendam sesuai dengan laporan camat. Jumlahnya sekitar 765 kilogram atau 45 kilogram setiap rumah,” kata Samsul.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinskes) Tapsel, Drs H Sarmadhan Harahap Apt melalui Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK), dr Sri Khairunnisa, menambahkan, sesuai laporan dari petugas kesehatan di posko kesehatan di Dusun Huta Baru yang dikoordinir Puskesmas Angkola Selatan belum ada ditemukan warga yang terkena penyakit, seperti diare, gatal-gatal, dan lainnya.

“Kita masih terus stand by sampai 2-3 hari ke depan. Kita lihat saja kondisinya bagaimana,” sebutnya.

1 Perahu Karet Disiagakan

Camat Angkola Selatan, Hamdy Pulungan, menambahkan, hingga kemarin ketinggian air sungai Aek Batang Salai masih sekitar 2 meter lebih. Hal ini disebabkan hujan masih terus mengguyur Angkola Selatan sejak malam hingga pagi, Senin (4/10).

“Saat ini ketinggian air sungai Aek Batang Selai masih sekitar 2 meter lebih karena hujan terus mengguyur. Untuk itu kita minta warga waspada dan hati-hati serta melakukan jaga malam. Dan jika terjadi sesuatu laporkan secepatnya agar bisa segera kita lakukan tindakan. Kita di posko bencana ini selalu stand by,” ujarnya.

Menurut Hamdy, pihaknya juga sudah menyiagakan perahu karet untuk sarana angkutan bagi korban banjir. “Satu unit perahu karet yang ada di kantor camat sudah kita siagakan di Dusun Gua Asom,” sebutnya.

Camat menambahkan lagi, jembatan kayu yang rusak di Gua Asom masih belum diperbaiki. Akibatnya, arus lalu lintas masih terputus dan kendaraan roda empat tidak bisa lewat ke Gua Asom. Kondisi ini di perparah lagi dengan masih belum juga diperbaikinya jalan longsor di Dusun Kampung Sedikit. “Kita harapkan jembatan dan jalan ini segera diperbaiki agar arus lalu-lintas kembali normal,” harapnya. (phn)
sumber:metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaja Do Napagaja, dohot  bibirpe manggenjal

    Gaja Do Napagaja, dohot bibirpe manggenjal

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songon nabiaso alak dikampung pula dung loja-loja marusaho tontu les natulopo ujungna maradian sareto giot laos manyirup-nyirup kopi paet. Songoni mada disada maso ima topetma diari Salasa dilopo nisi Jakombang, bahat ma tarpaida alak namarkumpul palidang-lidang pat dilopo i. Sareto diari I bahat alak dihutai mandung mandaek sarojitana pastimei mandung cerah ma nida parboi nialak […]

  • Pemkab Madina Akan Tertibkan Galundung Emas

    Pemkab Madina Akan Tertibkan Galundung Emas

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan menertibkan keberadaan galundung atau mesin pemisah emas dari batu dan tanah yang semakin marak bahkan sudah masuk inti Kota Panyabungan, Ibukota Madina. Hal itu disampaikan Sekda Madina Gozali Pulungan kepada wartawan di Panyabungan, Senin (21/03/2011). Dikatakan, pemerintah akan melakukan penertiban mesin galundung yang beroperasi di inti kota […]

  • In Memoriam H. Samad Lubis, SE

    In Memoriam H. Samad Lubis, SE

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan Kecil : Askolani Nasution “Hal yang paling membuat saya terharu dan selalu saya ingat, adalah ketika ibu saya meninggal dunia tahun 2008. Beliau menelepon saya, katanya baru mendengar kabar, lalu bertanya apa masih bisa beliau kejar untuk ikut menyolatkan almarhumah. Saya lihat beliau berlari-lari masuk mesjid untuk ikut mensholatkan.” Akhir tahun 2005, ketika saya […]

  • Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Warga dan jemaah Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, diminta untuk sementara waktu menjauh dari area masjid. Hal ini menyusul meningkatnya suhu panas di dalam masjid yang semakin memanas. Suhu panas yang muncul tiba-tiba dari bawah lantai kramik hingga ke tiang masjid kini semakin bertambah panas dan […]

  • Pulau Unggeh

    Pulau Unggeh

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pulau unggeh di Kecamatan Natal Kabupaten mandailing natal Propinsi Sumatera Utara

  • Madina Raih Anugrah Parahita Ekapraya 2020

    Madina Raih Anugrah Parahita Ekapraya 2020

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditetapkan sebagai daerah penerima Anugrah Parahita Ekapraya 2020. Anugrah itu ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Berdasar evaluasi Kementerian PPAP, Madina dan sejumlah provinsi, kabupaten kota dinilai berhasil mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG). Penghargaan ini dapat dikatakan suatu rekor, karena sepanjang […]

expand_less