Senin, 19 Okt 2026
light_mode

Korban Banjir Butuh Makanan & Pakaian

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
  • print Cetak

17 Rumah Masih Terendam Air Setinggi 1 Meter
TAPSEL-METRO; Korban banjir di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, membutuhkan bantuan berupa makanan, air bersih, dan pakaian yang layak. Sebab, dari Sabtu (2/10) malam hingga Senin (4/10) warga masih bertahan di loteng. Mereka tidak berani turun ke bawah untuk mencari makan dan minum. Pakaian yang digunakanpun masih tetap yang kemarin karena pakaian yang lain basah terendam air.

Salah satu jembatan kayu yang rusak akibat banjir sedang diperbaiki Pemkab Tapsel bersama warga dan TNI Minggu (3/10) lalu.
“Saat ini yang paling dibutuhkan warga adalah makanan, air bersih, dan pakaian layak. Dan bantuan dari Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) belum datang, katanya hari ini, Selasa (5/10) akan disalurkan,” kata Camat Angkola Selatan, Hamdy S Pulungan SSos, kepada METRO, Senin (4/10).

Camat menambahkan, dari hasil pantauan yang dilakukan oleh staf kecamatan dan laporan penduduk sekitar, hingga Senin (4/10), 17 rumah masih terendam air setinggi sekitar semeter, sebelumnya sekitar 1,60 meter.

“Ketinggian air masih sekitar 1 meter. Selain itu, jalanan juga belum bisa dilalui kendaraan. Itu informasi terkini dari anggota yang terus stand by dan siaga di sekitar lokasi bencana,” ujarnya di posko bencana alam di kantor camat Angkola Selatan, Siais.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Kadisnakertransos) Tapsel, Samsul Bahri, kepada METRO, Senin (4/10) melalui telepon selulernya mengatakan, bantuan dari pemkab akan disalurkan kepada 17 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban banjir, Selasa (5/10). Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak sekitar 765 kilogram atau sekitar 45 kg untuk setiap rumah tangga.

“Rencananya akan disalurkan Selasa (5/10) untuk 17 rumah warga yang terendam sesuai dengan laporan camat. Jumlahnya sekitar 765 kilogram atau 45 kilogram setiap rumah,” kata Samsul.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinskes) Tapsel, Drs H Sarmadhan Harahap Apt melalui Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK), dr Sri Khairunnisa, menambahkan, sesuai laporan dari petugas kesehatan di posko kesehatan di Dusun Huta Baru yang dikoordinir Puskesmas Angkola Selatan belum ada ditemukan warga yang terkena penyakit, seperti diare, gatal-gatal, dan lainnya.

“Kita masih terus stand by sampai 2-3 hari ke depan. Kita lihat saja kondisinya bagaimana,” sebutnya.

1 Perahu Karet Disiagakan

Camat Angkola Selatan, Hamdy Pulungan, menambahkan, hingga kemarin ketinggian air sungai Aek Batang Salai masih sekitar 2 meter lebih. Hal ini disebabkan hujan masih terus mengguyur Angkola Selatan sejak malam hingga pagi, Senin (4/10).

“Saat ini ketinggian air sungai Aek Batang Selai masih sekitar 2 meter lebih karena hujan terus mengguyur. Untuk itu kita minta warga waspada dan hati-hati serta melakukan jaga malam. Dan jika terjadi sesuatu laporkan secepatnya agar bisa segera kita lakukan tindakan. Kita di posko bencana ini selalu stand by,” ujarnya.

Menurut Hamdy, pihaknya juga sudah menyiagakan perahu karet untuk sarana angkutan bagi korban banjir. “Satu unit perahu karet yang ada di kantor camat sudah kita siagakan di Dusun Gua Asom,” sebutnya.

Camat menambahkan lagi, jembatan kayu yang rusak di Gua Asom masih belum diperbaiki. Akibatnya, arus lalu lintas masih terputus dan kendaraan roda empat tidak bisa lewat ke Gua Asom. Kondisi ini di perparah lagi dengan masih belum juga diperbaikinya jalan longsor di Dusun Kampung Sedikit. “Kita harapkan jembatan dan jalan ini segera diperbaiki agar arus lalu-lintas kembali normal,” harapnya. (phn)
sumber:metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Karnaval Budaya, Dua Kelompok Pemuda di Panyabungan Saling Hantam

    Usai Karnaval Budaya, Dua Kelompok Pemuda di Panyabungan Saling Hantam

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Keributan terjadi usai karnaval budaya memeriahkan HUT ke 78 RI di Mandailing Natal ( Madina ) rabu 16/8/2023. Dua kelompok pemuda saling lempar batu di depan kantos Kas Bank Mandiri Panyabungan. Belum diketahui pemicunya, namun sejumlah warga seleaai menonton kegiatan karnaval budaya itu terkena imbasnya. Seorang pemuda dikabarkan mengalami luka bocor […]

  • Kades Jambur Baru Riswan Haedy Terjerat Pencemaran Nama Baik Dengan Warganya Berujung Damai

    Kades Jambur Baru Riswan Haedy Terjerat Pencemaran Nama Baik Dengan Warganya Berujung Damai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Riswan Haedy Kades Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal kembali menjadi sorotan. Setelah kasus perusakan aset daerah. Kini ia terjerat kasus pencemaran nama baik. Sesuai kronologis kejadian dari Polsek Batangnatal, bahwa Kades Riswan Haedy lewat media sosial chat WhatsApp menuding keluarga Erisandi Nasution pengedar narkoba. Kasus ini pun dilaporkan Erisandi Nasution ke […]

  • DCS Dapil 3 PBB Madina

    DCS Dapil 3 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 PBB Madina

  • Lakukan Penyerangan, Dua Ustadz Jadi Tersangka

    Lakukan Penyerangan, Dua Ustadz Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam mendatangi Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Informasi diperoleh Tribun di Polresta Medan menyebutkan, kedatangan puluhan ormas islam ini lantaran ada dua orang ustadz yang dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Medan. Menurut sumber di kepolisian, dua orang ustadz yang ditetapkan sebagai tersangka adalah ustadz IS dan SU. […]

  • Gas LPG 3 Kg Langka, Pemkab Madina Gelar Operasi Pasar

    Gas LPG 3 Kg Langka, Pemkab Madina Gelar Operasi Pasar

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal melakukan operasi pasar terkait kelangkaan gas LPG 3Kg beberapa pekan terakhir. Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Madina Jhon Amriadi, Senin (25/4) menyatakan operasi pasar ini berlangsung sejak tanggal 22 hingga 30 April 2016. Operasi pasar dilakukan  di beberapa lokasi yang mengalami kelangkaan seperti kota Panyabungan dan Siabu. Kelangkaan gas […]

  • Si Balkom Manjalaki Rongkap (2)

    Si Balkom Manjalaki Rongkap (2)

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Na isuratkon: Ramli Hasibuan “Olo Umak, uingotima sipaingotni Umak i, sareto sipaingotni aya na jolo-jolo i,” mangalusi Si Balkom. Tai matani ia leng totop mangaligin tigor tu inangni ia i. “Umak, ra do Umak manangion au Umak. Adong dokonon ku tu Umak. Biado Umak?” ning ia lalu ipadonok ia ibani ia tu Umakni ia. Ipagulung […]

expand_less