Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Kuasahukum Kasus Dugaan Penganiayaan Protes Jaksa di Madina Karena Menahan Kliennya Tanpa Surat Perpanjangan Penahanan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • print Cetak

Tim kuasa hukum Najamuddin Siregar dalam kasus dugaan penganiayaan ( ist )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Pangiutan Tondi SH kuasa hukum Nazamuddin Siregar dalam kasus dugaan keterlibatan penganiayaan protes terhadap Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Madina) yang menahan kliennya tanpa ada surat perpanjangan penahanan. Nazamuddin diketahui sebelumnya diamankan kepolisian lantaran diduga terlibat dalam kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Sihepeng.

“Klien kami ditahan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada hari Kamis 20 Februari 2025 Sekira Pukul 21.00 Wib. Yang terjadi di Jl. Gang Masjid Al muttakim Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal,” Ujar Pangiutan. Sabtu, (30/08/2025).

Atas laporan si pelapor kata Pangiutan. Kliennya Najamuddin Siregar di tetapkan sebagai tersangka oleh Polres mandailing Natal sejak 23 April 2025 sampai 22 Mei 2025, 23 Mei 2025 sampai dengan 21 Juni 2025, Perpanjangan Penahanan tersangka di Pengadilan Negeri Mandailing Natal masih tahap Penyedikan di polres Mandailing Natal.

Kemudian diungkapkan Kuasa Hujum. Pada 21 Juni Sampai dengan tanggal 22 juni 2025 sampai dengan 03 Juli pihak dari kejaksaan Negeri Mandailing Natal Tidak Memberikan kepada tersangka surat Perpanjangan penahanan. Seterusnya, 30 Juni 2025 Kuasa hukum Tersangka melayangkan surat tersangka atas nama Najamuddin Siregar bebas dei hukum dengan nmor surat 19 / LO-PTL / PSP / VI / 2025 Kepada Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal.

Saat ini kata Pangiutan, surat laporan ke ketua komisi Nasional hak asasi manusia RI perihal laporan / pengaduan atas dilakukan penahan tersangka tanpa diberikan surat penetapan perpanjangan penahanan oleh ketua kejaksaan negeri Mandailing Natal cq kepala seksi tindak pidana umum cq jaksa penuntut umum dalam perkara pidana register nomor 86 / pid.B / 2025 pn Mdl kepada terdakwa atas nama Najamuddin Siregar sedang berjalan.

Ia berharap Agar kejari Mandailing Natal mengevaluasi kinerja dari Jaksa Penuntut Umum dalam perkara tersebut. Dan Semoga majelis Hakim yang menangani perkara Najamuddin ini memberikan yang seadil-adilnya sesuai dengan Fakta-Fakta yang terungkap di persidangan.

“Langkah selanjutnya, karna perkara ini sudah di limpahkan ke Pengadilan dan sudah masuk dalam agenda Pemeriksaan saksi, kami akan fokus dalam menggali Fakta-Fakta yang sebenarnya dalam persidangan,” Tandas Pangiutan.

Reporter : fikri

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maestro Cerpen Indonesia, Hamsad Rangkuti Meninggal Dunia

    Maestro Cerpen Indonesia, Hamsad Rangkuti Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 26 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dunia sastra kembali kehilangan sosok handal yang juga dikenal sebagai maestro cerpen Indonesia. Beliau adalah Hamsad Rangkuti, meninggal dunia di usia 75 tahun karena sakit komplikasi yang diidapnya. Pria kelahiran Medan 1943 silam itu terbaring selama sekitar 50 hari di rumah sakit sebelum mulai rawat jalan di rumahnya akhir Juli lalu. “Masuk rumah sakit […]

  • Lagi, LBH Terima 2 Pengaduan

    Lagi, LBH Terima 2 Pengaduan

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Memasuki hari ketiga pengaduan yang dibuka oleh LBH Medan tentang kecurangan proses seleksi dan pengumumam CPNS Pemko Medan, LBH kembali menerima pengaduan dua orang pelamar CPNS yang semula lulus diumumkan melalui website kemudian tidak lulus setelah diumumkan di media cetak. Kedua pelamar CPNS yang mengadu ke LBH Medan yakni Lenni Marlina Sirait dan Titin […]

  • Madina Butuh Parit antara Panyabungan – Pagur

    Madina Butuh Parit antara Panyabungan – Pagur

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Saat ini sedang berlangsung pembangunan dan rehabilitasi pemeliharaan jalan antara (Madina). Nilai proyeknya Rp1,038 milyar. Hanya saja rencana pembangunan jalan tersebut tidak disertai pembuatan parit, sehingga dikhwatirkan umur jalan tidak akan lama. “Kita mengharapkan Pemkab Madina untuk membangun parit jalan sepanjang proyek tersebut,” ujar Abdul Kholik Nasution, tokoh masyarakat Panyabungan Timur kepada MedanBisnis, Senin […]

  • Kajati Sumut ancam Waspada Online

    Kajati Sumut ancam Waspada Online

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penanganan kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa Tapanuli Selatan (TPAPD Tapsel), yang menjadikan Walikota Medan, Rahudman Harahap sebagai tersangka, mengundang keraguan publik. Meski Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menetapkan Rahudman sebagai tersangka, penuntasan kasus ini terkesan sengaja dibiarkan. Ketidakjelasan dan lambannya proses ini karena pihak Kejati Sumut disebut-sebut telah menerima […]

  • Disdag Madina Pantau Peredaran Minyakita Kemasan 1 Liter

    Disdag Madina Pantau Peredaran Minyakita Kemasan 1 Liter

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Perdagangan Mandailing Natal (Madina), Sumut, melakukan pengamatan dan pemantauan peredaran minyak goreng Minyakita kemasan 1 liter di Madina, Senin (10/3/2025). Pemantauan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak oleh semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia berdasar instruksi Direktorat Metrologi Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan melalui surat nomor MR.03.01/1093/PKTN.4/SD/3/2025 […]

  • Pers di Daerah Tidak Mati, Tapi Banyak yang Bunuh Diri Pelan-Pelan

    Pers di Daerah Tidak Mati, Tapi Banyak yang Bunuh Diri Pelan-Pelan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution*   Selamat Hari Kebebasan Pers. Saya sempat lupa, kemarin (3 Mei 2026) adalah hari kebebasan pers dunia. Banyak orang bicara tentang itu. Salah satunya, budayawan yang punya latar belakang jurnalistik, Askolani Nasution menurunkan artikel pendek: “Pers Kontekstual”. Dia menggali fakta: “Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, […]

expand_less