Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Lagi, LBH Terima 2 Pengaduan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
  • print Cetak


Medan, Memasuki hari ketiga pengaduan yang dibuka oleh LBH Medan tentang kecurangan proses seleksi dan pengumumam CPNS Pemko Medan, LBH kembali menerima pengaduan dua orang pelamar CPNS yang semula lulus diumumkan melalui website kemudian tidak lulus setelah diumumkan di media cetak.

Kedua pelamar CPNS yang mengadu ke LBH Medan yakni Lenni Marlina Sirait dan Titin Mariani. Keduanya membuat pengaduan karena tidak terima dengan adanya perubahan pengumumam. Semula keduanya dinyatakan lulus di website resmi Pemko Medan. Namun pada pagi harinya, nama mereka sudah tidak ada di pengumumam.

Hal itu dikatakan keduanya saat berada di LBH Medan, Jalan Hindu, Medan, Kamis (30/12/2010). Keduanya sangat kecewa dengan adanya perubahan tersebut sehingga mereka berdua menjadi tidak lulus menjadi CPNS Pemko Medan.

Wakil Direktur LBH Medan Muslim Muis Tanjung ketika dikonfirmasi membenarkan bertambahnya jumlah pengaduan. LBH akan menerima pengaduan pelamar CPNS hingga 4 Januari 2011 mendatang.

Sampai saat ini yang terdata itu sudah 12 pelamar CPNS mengadu, yang semuanya korban website. Semula mereka lulus kemudian tidak lulus. Nantinya jika masa penerimaan pengaduan sudah selesai, LBH segera melakukan somasi terhadap Pemko Medan. Jika ini tidak dilakukan, LBH akan mengajukan gugatan citizen law suit kepada pemerintah.

Lebih lanjut Muslim menyatakan banyaknya pengaduan yang masuk menunjukkan indikasi kecurangan semakin kuat dalam seleksi CPNS Pemko Medan, meski dalam seleksi tersebut mengikutsertakan perguruan tinggi namun kecurangan masih saja terjadi.

LBH Medan membuka pengaduan pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. “Kita berharap langkah yang diambil ini sedikitnya bisa memberikan rasa keadilan bagi para peserta seleksi CPNS yang tidak lulus,” tandas Muslim. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution   SASTRA ENTERTAINMENT Sastra dalam lirik lagu patut ditandai sebagai bentuk sastra. Tentu karena kita meyakini bahwa lirik lagu merupakan musikalisasi puisi. Hal ini menjadi penting karena pada saat sastra literer Mandailing meredup, musikalisasi puisi tersebut menguat perannya. Lirik lagu Mandailing bukan hanya ungkapan perasaan, tetapi beberapa penulis lagu ternyata mampu […]

  • Jumlah Penerima Raskin Untuk Madina Tak Berubah

    Jumlah Penerima Raskin Untuk Madina Tak Berubah

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah keluarga miskin yang mendapat beras miskin (raskin) di Mandailing Natal (Madina) tahun tidak ada perubahan dengan tahun 2013. Tetap sebanyak 29.856 kepala keluarga. Data itu berdasarkan SK Bupati Madina Nomor:511.1/191/K/2014 tahun 2014 yang dilansir Pemkab Madina, Rabu (5/3/2014). “Jika kita lihat dari pagu raskin yang akan disalurkan dalam waktu dekat, […]

  • Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Garam oh garam kenapa engkau murah? Macam mana aku tak murah karena banyak garam impor. Impor oh impor kenapa garam di impor? Macam mana aku tak diimpor….karena terpaksa impor. Itulah sepenggalan lagu bernada mirip lagu bersambung dalam tontonan serial anak-anak Upin dan Ipin. Muatan lagu ini senada […]

  • Granat desak grasi Ola dicabut

    Granat desak grasi Ola dicabut

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) -Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencabut kembali grasi kepada Meirika Franola alias Ola. “Presiden tidak bisa menyatakan bertanggungjawab saja mengeluarkan grasi, namun juga harus mencabutnya kembali,” kata Ketua Umum Granat, Henry Yosodiningrat di Jakarta, Minggu. Sebelumnya, melalui Keppres Nomor 35 tahun 2011, Ola mendapatkan pengampunan dari semula hukuman […]

  • Kasus Kepala Babi di Musolla, Bupati Himbau Warga Tenang

    Kasus Kepala Babi di Musolla, Bupati Himbau Warga Tenang

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution menghimbau warga tetap tenang menyikapi pelaku peletak kepala babi di depan musolla. “Persoalan ini kita serahkan saja kepada aparat penegak hukum, biarkan mereka bekerja untuk mengusut kasus ini,” kata bupati kepada wartawan di Taman Raja Batu, Selasa (11/7/2017). Dia menghimbau agar masyarakat jangan mau […]

  • Lagi, Pembakar Camp PT ALM Ditangkap

    Lagi, Pembakar Camp PT ALM Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pelarian Kepala Desa Sukamakmur Khoirun Nasution dan Ketua LSM Badan Investigasi Nasional (BIN) Parlindungan Hasibuan, berakhir. Dua tersangka pembakaran camp PT Anugerah Langkat Makmur (ALM) di Desa Sukamakmur, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina ini, ditangkap petugas dari dua lokasi berbeda di Kota Padangsidimpuan. “Kita berhasil mengamankan keduanya dari lokasi berbeda di Padangsidimpuan pada Sabtu […]

expand_less